Introducing My New “Blue Moon” – Bajaj “Bajuri” Pulsar 200 DTS-i
July 12, 2008 by heldi
Filed under Motorcycles and Bike

Akhirnya tercapai juga keinginan untuk punya motor yang bisa diandalkan baik dari segi tampilan, kenyamanan dan kekuatannya. Sebelumnya saya sempat jatuh hati pada yamaha scorpio dan V-ixion, namun ketika muncul produk keluaran baru dari Bajaj, Pulsar DTS-1 200cc, hati saya langsung jatuh cinta pada motor ini, ini dia nih, body cocok dengan badan saya yang beratnya hampir berganti satuan menjadi kuintal, kemudian dicoba test drive; ternyata kaki-kakinya empuk dan nyaman, posisi duduk juga tidak terlalu tegak dan tidak terlalu condong, wenak pokonya.
Akhirnya awal Juli kemarin Bajaj “Bajuri” Pulsar DTS-i 200cc dikirim ke rumah saya di Sindangbarang Indah, besoknya langsung dipake ke kantor buat dipamerin sama temen-temen
jangan ngiri yah… inikan hasil kristalisasi keringat dari sampingan-sampingan dan asli dijamin halal loh bukan hasil korupsi
Kalau untuk spesifikasi teknis lengkap silahkan kunjungi di home page berikut ini: Bajaj Pulsar atau Bajaj Indonesia
Namun yang jelas dari pengalaman pribadi memakai motor ini, berikut adalah beberapa kelebihannya:
1. Kaki-kaki (shock breaker) sangat nyaman dan cocok untuk dikendarai di jalanan kota bogor yang banyak sekali lubangnya dan aspal yang bergelombang
2. Tangki berukuran besar (kapasitas 15 lt) sehingga tidak perlu sering2 ke pom bensin, cukup isi full tank cukup untuk 2 minggu lebih pemakaian sehari-hari ke kantor. BBM nya irit juga loh, saya hitung2 untuk 1 liter ini bisa digunakan untuk 40km-an lebih.
3. Tenaga Responsif dan Full sensor, waktu hari sabtu kemarin saya dengan keluarga dan teman saya badru dan oho sempat menjajal sambil berekreasi ke curug di kaki gunung salak daerah cinangneng, baru terasa tarikannya, tanjakan-tanjakan lebih dari 45 derajat meskipun boncengan dengan istri dan dua anak, libasss… terus… nyaris tidak kesulitan berarti. Plus pada speedometer, semua kontrol sudah full sensor digital (kecuali putaran mesin), kecepatan sudah digital, kemudian ada sensor indikator BBM, side stand (standar satu), oli, suhu, serta trip meter. oke punya bro…. tambahan lagi meskipin cc nya besar namun suara mesinnya nyaris halus… begitu pula suara knalpotnya… nyaris tak terdengar, seperti suara pesawat helikopter airwolf ituloh… seeeeuungggg…. meskipun bersuara rendah namun nuansa mesin bertenaga garang tetap terdengar.
4. Lampu depan sekelas mobil, terang banget… plus dua lampu kecil seperti mata phantom yang tajam, dengan desain tudung lampu yang garang
, Body besar memang nampaknya tidak cocok untuk orang Indonesia, nampaknya ini di desain untuk orang India yang berbadan besar. Namun untuk saya yang oleh teman-teman dijuluki “Bajuri” sepertinya pas banget deh… tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi, pokoknya cocok dah… jadilah Bajaj “Bajuri” Pulsar “Blue Moon”, dipilih warna biru karena Biru menandakan kemandirian dan kekuatan, juga melihat banyak motor berwarna hitam yang cepat kusam karena lebih banyak menyerap sinar matahari dibanding warna lainnya.
Wissss deh pokonya puasss… Alhamdulllillah… terima kasih ya Allah atas semua rejeki-Mu yang selalu berlimpah untuk hamba-Mu ini, mudah-mudahan bisa disyukuri dengan maksimal… amien… seeeuunnngggg……. weennaaakkkk teeenaaannn….






@Iwancumi
rekomen saya sih pakai P180 saja, kalau yg 125cc kekecilan dan kalau P200 agak ketinggian, saya pakai P200 dengan tinggi badan 175cm dan berat badan sudah ganti satuan ke kwintal sih enak-enak aja pakainya
P180 banyak yang pakai dan dari segi ekonomis nya lebih irit dan sama-sama bandel juga mesinnya.
demikian mudah2an berguna, terima kasih sudah berkunjung.
heldi
Bogor City (English)
Bogor Guide (Indonesia)
Bogor Map
Bogor City Street Map
Bogor Photo
Bappeda Kota Bogor
Konsultan Indonesia
Make Money Website
Make Money from Survey
TransPakuan
All About Motorcycles
WORDPRESS Resources
JOOMLA! Free Download
mas, sebenernya sdh lama saya pengen punya pulsar (dulu yg P180) tp keburu beli megapro… Nhaaa, skrg pengen punya pulsar yg 200. Cuma, brp sih tinggi minimum rider pulsar yg masih dianggap pas? soalnya saya bertinggibadan 164cm..hehehe…. Trus, apakah dimensi body P180 dgn P200 sama persis?
@soni
Solusinya kalau untuk saya pribadi; Untuk dalam kota gunakan sepeda bike to work, kalau luar kota baru pake pulsar
Kalau macet mesin pulsar memang jadi panas, tetapi selama saya pakai tidak pernah sampai overheat atau indikator suhu di panel berkedip-kedip, Pengalaman terakhir waktu ada pekerjaan di sukabumi, sering bolak-balik bogor-sukabumi yang banyak pasar nya, sama sekali tidak ada masalah dengan suhu mesin. Pernah ber jam-jam kena macet di pasar gara-gara SBY mau ke sukabumi juga, nga masalah tuh bos…
Beberapa tips yang biasa saya pakai sih paling:
ini mempercepat depresiasi motor hehehehe…
dan pasti pengaruhnya besar sekali ke mesin, apalagi sekarang musim hujan nih, sering2lah dibersihin, jangan menunggu berkarat di knalpot dan bodi mesin pulsar.
1. Setiap ganti olie tambahkan juga larutan, apa namanya sih, suka dijual kok di service resmi bajaj.
2. Kalau macet jangan banyak-banyak tutup kopling, kalau berhenti di netralkan saja! Makanya penjagaan kondisi “gigi” salama masa “indreyeun” sangat penting biar perpindahan gigi tidak ada masalah. Sampai saat ini pulsar saya gampang-gampang saja di netral kan giginya.
3. Yang bener memang seharusnya pulsar pakai premium, kalau pakai BBM biasa, mesin agak lebih bersuara, sehingga pastinya mesinpun cepat panas.
4. Kurangi turing
5. oh iyah satu hal lagi, kebersihan motor, kalau motor bersih, rantai bersih, mesin bersih, pokoknya mengkilap terus, itu juga lumayan berpengaruh besar, motor jadi lebih ringan, lancar, suaranya halus dan licin
Demikian, ditunggu sharingnya bro…
heldi
broo,,motor bajaj p 200 kalo buat di dalam kota apa lagi macet itw temperature nya cepat naik y,,,,mesin nya panas,,,
tolong dunnn solusi nya,,,
tq broo,,,
@rudy009
kayanya sih mungkin bisa sampai 130 km/j tapi saya belum pernah coba sampai segitu, paling cepet pernah di bekas tol rajamandala hanya berani sampai 110 km/j dan putaran mesin pada gigi 5 masih di 6000 rpm, berarti masih ada sisa untuk nambah kecepatan.
Maklumlah saya body nya gede sudah mau ganti satuan nih jadi kwintal hehehe, so kalau bajaj digeber oleh yg body nya masih normal, seharusnya bisa lebih dari itu
terima kasih sudah berkunjung bro
salam
heldi
bro heldi dah coba brapa top speed ni motor??
kabarnya bisa 130km/h ya? kasih tau ya
di rudye2space@yahoo.com
@Pry_ox

Saya baru 3 bulanan pake pulsar,
pertama pakai emang mesinnya agak kasar, trus service gratis ke-1, kasarnya drastis menurun, namun tarikan kadang agak kurang lancar, baru setelah service ke-2 mesin terasa halus sekali, dan tarikan juga di putaran rendah sangat lembut namun bila putaran mesin dah nyampe 5000 dijamin terasa tonjokannya
kalau masalah ban, selama ini enak-enak aja sih, memang ada isu banyak yang bilang bannya licin, trus ulir/kembang ban pulsar tidak seperti lajimnya motor-motor biasa (seperti kebalik), saya akhirnya jadi berhati-hati kalau hujan, tapi ternyata tidak terasa licin atau kesulitan apa-apa sih kalau jalan lagi hujan, atau sayanya yang kurang kebut yah
tapi secara pribadi saya puas dengan motor produksi india ini
salam
heldi
mas, ud pake pulsar berapa lama?
denger-denger bannya licin?
trus mesin kasar ya?
bener g sich?
sudah bu… lihat aja di tempat parkir lap badminton belakang, cari aja motor yang paling keren
makasih atas kunjungannya bu vivi, bagaimana jarimatikanya bu?
wasalam
heldi
bagus ih…. udah di pake ke bina marga belum???
walah… masih inget juga, atau databasenya masih komplit nih…
dah tua kita om anton… semoga sehat selalu aja deh
makasih atas ucapan selamatnya, salam buat keluarga…
di bubat itu rumah paman saya, sekarang ditempati sama saudara yg lain
Btw, selamat ulang tahun nih Kang Heldi. Walapun seumuran kita sudah gak jamannya lagi ngerayain pesta ulang tahun hihihihihi. Ehya, rumah yang di terusan buah batu, masih ditempatin??
Keren, Hel. Saya juga sudah melalui survey selama kurang lebih 1 tahun. Sampai ikutan miliz bajaj_pulsar_indonesia@yahoogroups.com … disana banyak cerita suka duka, sampai ada informasi motor baru, TVS Apache. Weisss, keren oge. Pas di Bandung ada dealer yang baru (buah batu), jadi we, kepincutnya sama si Black Macho. Kalo pas di jalan ketemu, kasih lampu dim atau toet-toet aja. Sama-sama dari India sih … hehehee