Basa Basi – Basi Basa Jalan rusak di Kota Bogor

March 29, 2009 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - Kota Bogor, PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Judul dari postingan ini adalah Basa Basi dan Basi Basa dari Jalan Rusak di Kota Bogor, kenapa judulnya seperti itu?

Basi Basi? ya memang tulisan ini hanya sekedar basa basi saja, sangat tidak mungkin mengharapkan suatu tindakan atau perubahan yang signifikan dari tulisan ini, sangat tidak mungkin dengan adanya tulisan ini maka seluruh jajaran dinas terkait dan pemkot Bogor dapat segera melakukan tindakan-tindakan signifikan untuk memperbaiki kinerjanya… namanya juga basa basi… yups sekedar basa-basi… sekedar mengisi blog saya yang sudah lama tidak diisi dengan content tulisan sendiri yang fresh from the brain 🙂 So tulisan ini jangan terlalu dianggap serius, kalaupun ada yang kesenggol-senggol dikit, yah… instropeksi diri aja deh 🙂

Basi Basa? Maksudnya bahasa/Basa atau isi dari bahasan dalam tulisan ini sebenarnya sudah Basi, materi tentang hal ini (jalan rusak) sebenarnya sudah banyak dibahas dalam media-media lainnya dan sudah sejak dari tahun-tahun sebelumnya dikeluhkan oleh banyak masyakat Bogor atau pengguna jalan di kota Bogor, sejak saya masuk jadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) kota Bogor tahun 2005, jalan Kemang Baru atau sekarang namanya menjadi Jalan Soleh Iskandar pada waktu itu rusak berat seperti kubangan, tahun berikutnya ada perbaikan dari propinsi, beberapa bulan kemudian hujan turun tiap hari=> jalan kembali rusak berat, kemudian tahun berikutnya diperbaiki kembali, kali ini seperti agak lebih baik dari tahun sebelumnya, namun ternyata masuk musim hujan => jalan kembali rusak berat!! Yups… itu memang bukang tanggungjawab pemkot Bogor, Jalan Soleh Iskandar statusnya adalah Jalan Propinsi, jadi yang harus memperbaiki jalan tersebut adalah PU Propinsi… Basi kan yah? namanya juga tulisan Basi Basa

Basi!!! kata si kabayan mah, kabayan juga yang teu bodo-bodo acan pasti tahu, namanya juga kota Bogor = Kota Hujan = Kota dengan curah hujan tertinggi di dunia = pastilah sering hujan, jadi basi deh kalau basa hujan dijadikan alasan rusaknya jalan-jalan di kota Bogor. Tapi yah memang Hujanlah yang menjadi masalah di kota Bogor ini, di depan komplek saya aja di Sindang Barang Jero… baru aja minggu kemarin di tambal-tambal… terus kemarin-kemarin turun hujan, sekarang mulai kelihatan lagi bolong-bolongnya, kecil sih.. tapi nanti hujan lagi, terjadi genangan, dan akhirnya… bolong lagi… gara-gara hujan tuh…

Makanya kata si kabayan mah coba semua jalan di Bogor itu dipasang tenda/atap yang kuat, sehingga jalan kalau hujan tidak kehujanan. Daripada di tambal terus kehujanan bolong lagi, ditambal lagi bolong lagi, tambal sulam… kalau baju mah; jalan di kota Bogor ini sudah kaya baju pengemis, bolong-bolong, sobek-sobek, dan tambal sulam di mana-mana, tambalannya pun tidak karuan bentuknya, ada yang tebel ada yang tipis, ada yang nonjol ada yang “dekok”, ada yang buleut, ada yang kotak, kotak tidak beraturan, dsb… begitulah seperti bajunya pengemis yang tambal sulam disana sini. Makanya kalau menurut si kabayan yang teu bodo-bodo acan, coba tuh; pasang Tenda / Atap yang bagus di atas jalan, warnanya bisa biru (jadi tenda biru), bisa merah, atau pink, tergantung selera masyarakat atau pejabat/PPK yang membuatnya.

Jadi kalau bisa tolong tuh usulkan ke atas; Usulan dari kabayan; Membuat tenda atau atap di sepanjang Jalan di Kota Bogor, agar Hujan tidak lagi dapat dijadikan alasan sebagai rusaknya jalan di Kota Bogor. Jadi tidak ada istilah lagi jalan rusak akibat hujan, tidak ada lagi pejabat atau pegawai PU yang mengeluhkan ” Duh Hujan Gede… Jalan Baru di perbaiki sudah rusak lagi” seperti yang di katakan temen saya di facebooknya hari ini. Jadi masalah Hujan di Kota Bogor sudah teratasi, tidak akan ada masalah lagi dengan hujan. Mau hujan tiap hari, mau hujan gede, dijamin jalan tidak akan rusak, karena jalan tidak kena air hujan… dijamin aman !!!

Eh tapi sebentar… sebaiknya usulannya jangan diungkapkan sekarang, soalnya ide membuat atap ini termasuk ide yang cerdas, cemerlang, brilian, fenomenal, frontal, mutakhir, fantastis, bombastis, kritis, analitis, narsis, spektakuler, super, kereeen, luar biasa, hebat, canggih, update, modern , dan menggairahkan jadi kalau kita mengusulkan hal ini wah bisa bahaya tuh, namanya juga budaya pemerintahan, nanti aja tunggu moment yang tepat untuk mengusulkannya atau tunggu sampai ada alasan yang kuat dan AMAN untuk mengusulkannya. Seperti itulah… seperti yang di Situ Gintung, kalau  sudah ada korban yang signifikan lumayan banyak, barulah aman untuk mengusulkan perbaikan-perbaikan danau-danau yang ada. Kalau kemarin-kemarin mengusulkannya mana bisa diterima? bahkan kalau terlalu berani dan vokal ngomongnya bahwa itu membahayakan masyarakat/penduduk yang tinggal di sekitar situ, wah bisa dipindah/mutasi/leuleupkeun ke dalam Situ/Danau kita tuh.

Yang namanya juga kerja di pemerintahan, kalau kata senior si kabayan mah, kerja di pemerintahan itu harus cari aman saja, ikuti arus saja, jangan melawan arus, yes man, yes bos, cium tangan atasan, hormat sedalam-dalamnya, jangan kritis, jangan vokal, dan yang terpenting kata teman kabayan di kantor; harus   pinpinbo kalau kita pintar harus pura-pura bodoh dan kalau bodoh harus pintar-pintar menjilat 🙂 Makanya si kabayan yang teu bodo-bodo acan mah nga bakalan maju2 jadi PNS teh, udah tidak pinter (boro-boro pinter, bodo aja enggak => namanya juga teu bodo-bodo acan), menjilat juga nga bisa… wah sudah deh… keleuleup deh di Situ Gede… padahalkan yang namanya karyawan itukan perlu duit, perlu jabatan, perlu posisi, perlu eksistensi, perlu tempat dan sistem kerja yang nyaman… maka jelaslah dengan kondisi demikian sudah pasti sampai kapanpun tidak akan bisa jalan-jalan di kota Bogor bisa bagus, kuat, mulus, halus, leucir, bebas bolong, bebas tambalan, bebas asap rokok kecuali…. seperti usulan kabayan tadi… buat tenda/atap yang kuat di sepanjang jalan-jalan di kota Bogor… dijamin 100% Bagus. Tapi usulan itu juga sudah sangat jelas tidak mungkin bisa direalisasikan, boro-boro direalisasikan, mengusulkannya juga kapan… harus nunggu dulu waktu yang aman, mana ada yang berani mengusulkannya, hasil survey menunjukkan 99% PNS cari aman! dan tidak punya keberanian! tidak percaya? masih perlu bukti? coba aja; kalau anda PNS; (maaf… punten… ) raba di bagian tengah anda, masih ada nga? kalau ada masih punya rasa “malu” dan masih punya “keberanian”, berarti kemaluan dan kejantanan anda masih ada, kalau tidak itu namanya “impotensi dini” dan sudah pasti anda cocok jadi pejabat… tinggal menunggu waktu, sedikit sikut kiri kanan, plus deketin pejabat kepegawaian, atau cantolan lain, kasih dia bunga 7 rekening bank… atau minimal dijilat-jilat dikitlah maka dijamin 100% sebentar lagi anda akan diangkat jadi pejabat dengan jabatan yang basaaaahhh. itu dia namanya juga Pegawai Nurut dan Sabar, ya sudahlah “atuda” kalau sudah atuda akhirnya jadi  “wayahna”, atuda sieun.. atuda kumaha… atuda bisi dipindah… atuda bisi teu meunang honor, atuda bisi teu jadi pejabat…  atuda… ya atuda jadi wayahna…  namanya juga tulisan Basa Basi.

Mending jadi “Go-BLOG” aja deh, terserah di artikan apa; kalau kata pejabat sih: orang yang benar-benar goblog yang karena tidak ada kerjaan jadi kerjaannya tiap harinya  hanya ngisi blog.

Waduh… Nanti sambung tulisannya, keburu HUJAN nih jemuran belum diangkat… hehehe… makanya jemurannya kasih atap!!! kata si kabayan teh… namanya juga Bogor Kota Hujan.. basi deh!!!

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi wwww.heldi.net via HP. 081111-64-600- email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: heldi_y@yahoo.com , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Comments

2 Responses to “Basa Basi – Basi Basa Jalan rusak di Kota Bogor”
  1. Nana says:

    Hatur nuhun masukannya….betul sekali hujan jangan dijadikan penyebab, tapi dijadikan tatangan untuk menangani perbaikan jalan agar lebih baik. Sedia Payung Sebelum Hujan…bukan begitu “Kabayan”

Trackbacks

Check out what others are saying about this post...
  1. […] dengan ditulisnya konten tentang jalan rusak ini, ada perbaikan yang permanen untuk jalan rusak yang berlokasi di depan/sebelum komplek lapangan […]



Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!