Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick REVEALED!!!! – part 1)

March 25, 2009 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - Pengadaan Barang Jasa

Hati hati dengan konten artikel ini, ketika penulisan artikel ini masih berlaku Peraturan yang lama yaitu Keppres 80/2003, sehingga disarankan para pembaca untuk membaca juga Perpres 54 tahun 2010 dan perubahannya (download disini). Artikel dibawah ini masih bereferensi pada aturan yang sudah aot of date (sudah tidak berlaku lagi)

Sesuai dengan Keppres nomor 80 tahun 2003 pasal 27 tentang Sanggahan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa dan Pengaduan Masyarakat, bahwa peserta pemilihan penyedia barang/jasa yang merasa dirugikan, baik secara sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain, dapat mengajukan surat sanggahan kepada pengguna barang/jasa apabila ditemukan:
1.    penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa;
2.    rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan yang sehat;
3.    penyalahgunaan wewenang oleh panitia/pejabat pengadaan dan/atau pejabat yang berwenang lainnya;
4.    adanya unsur KKN di antara peserta pemilihan penyedia barang/jasa;
5.    adanya unsur KKN antara peserta dengan anggota panitia/pejabat  pengadaan dan/atau dengan pejabat yang berwenang lainnya.

Dari dasar hukum tersebut di atas, dapat dipahami bahwa dengan dasar 5 (lima) point itulah penyedia jasa dapat menyampaikan sanggahannya kepada pangguna anggaran atau kuasanya (KPA/Pejabat Pembuat Komitmen/PPK). Apabila materi sanggahan dari penyedia jasa di luar dari 5 (lima) point tersebut di atas maka sanggahan akan dinyatakan tidak diterima oleh PPK.

Seringkali penyedia barang/jasa yang melakukan sanggah (penyanggah) lebih cenderung “menyerang” terhadap kekurangan dari pemenang atau ke arah kecurigaan terjadinya KKN (korupsi kolusi nepotisme) antara panitia dengan peserta pemilihan, dengan tanpa disertai dengan bukti-bukti serta dasar yang kuat, sehingga materi sanggahan dengan mudah dapat dinyatakan tidak diterima. Untuk itu agar dapat memberikan sanggahan yang benar-benar sesuai dengan kenyataan yang ada penyedia barang/jasa harus benar-benar mencermati beberapa hal sebagai berikut:
Mencermati dan mengumpulkan bukti-bukti pelanggaran terhadap dokumen pengadaan atau keppres no. 80 tahun 2003 dalam keseluruhan proses pemilihan mulai dari tahapan pengumuman sampai dengan pengumuman pemenang barang/jasa, antara lain:
–    PENGUMUMAN, pengumuman di koran dan papan pengumuman umum; di koran => 1 (satu) hari pada awal dan selama 7(tujuh) hari pada papan pengumuman, untuk pengadaan di atas 1 milyar pengadaan harus diumumkan di koran nasional sedangkan di bawah 1 milyar cukup di koran propinsi. Apabila ada hal tersebut yang tidak dilaksanakan maka peserta pemilihan dapat mengajukan sanggahan dengan point nomor 1. Yaitu terjadinya penyimpangan terhadap ketentuan yang ada dalam keppres no. 80 tahun tahun 2003 yang merupakan dasar untuk penyusunan dokumen pengadaan. Dan jangan lupa kumpulkan dan rekam bukti pelanggaran yang terjadi, misalkan apabila panitia tidak mengumumkan paket pekerjaan pada papan pengumuman umum (papan pengumuman kantor dinas/instansi terkait), usahakan setiap hari selama masa pengumuman rekam/photo papan pengumuman umum tersebut, sehingga kita mempunyai bukti fisik bahwa memang selama 7(tujuh) hari kalender dalam masa pengumuman tidak pernah dipasang pengumuman paket pekerjaan tersebut. Lihat juga di koran (nasional-Media Indonesia atau Propinsi) pada tanggal awal pengumuman apakah ada pengumumannya atau tidak, kalau tidak diumumkan/tidak ada, simpan korannya untuk nanti dijadikan alat bukti sanggahan. Kalau diumumkan di koran pada hari ke-2 atau selanjutnya, itu juga merupakan pelanggaran terhadap keppres 80 tahun 2003.
–    DOKUMEN PENGADAAN; seringkali peserta lelang kurang mencermati secara kritis dokumen pengadaan yang diambil ketika melakukan pendaftaran. Sebenarnya di dalam keppres 80 tahun 2003 telah diatur tentang syarat minimal (sekurang-kurangnya) tentang penyusunan dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Dalam Lampiran I Bab I huruf F (lihat lampiran di bawah), sekurang-kurang ada 12 point persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadikan sebuah dokumen pengadaan dapat memenuhi persyaratan. Sehingga apabila ada salah satu saja syarat tersebut tidak dipenuhi maka peserta pemilihan dapat menyanggah dengan materi sanggahan point no. 1 juga akibat terjadinya penyimpangan isi dokumen pengadaan terhadap keppres 80 tahun 2003. Dokumen pemilihan/pengadaan yang tidak memenuhi persyaratan masih banyak sekali beredar dalam pemilihan di daerah-daerah, hal ini terjadi karena kurang komprehensifnya pengetahuan dari panitia pengadaan, padahal sebenarnya bappenas telah menyediakan format standar yang disesuaikan dengan persyaratan dalam keppres 80 tahun 2003 yaitu MDPN (Model Dokumen Pengadaan Nasional) mulai untuk pengadaan barang sampai dengan pemborongan dan jasa konsultansi.

Dokumen Pangadaan yang tidak sesuai dengan 12 point yang ditentukan dalam Keppres 80 tahun 2003 dapat dijadikan salah satu materi sanggah dalam surat sanggahan.

–    AANWIJZING / Penjelasan Lelang

Aanwijzing adalah satu-satunya sarana yang disediakan untuk para peserta lelang agar dapat memahami keseluruhan dari proses pelelangan melalui penjelasan dokumen pengadaan yang disediakan oleh panitia pengadaan. Sehingga untuk itu, para peserta lelang harus benar-benar dapat menilai sampai sejauh mana kualitas dari dokumen pengadaan yang disediakan dan sampai sejauhmana para panitia memberikan penjelasanya. Dalam Lampiran I Keppres 80 tahun 2003 disebutkan beberapa hal yang harus dijelaskan dalam proses aanwizing antara lain:

a) Metoda pengadaan/penyelenggaraan pelelangan;
b) Cara penyampaian penawaran (satu sampul atau dua sampul atau dua tahap);
c) Dokumen yang harus dilampirkan dalam dokumen penawaran;
d) Acara pembukaan dokumen penawaran;
e) Metode evaluasi;
f) Hal-hal yang menggugurkan penawaran;
g) Jenis kontrak yang akan digunakan;
h) Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri;
i) Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada usaha kecil termasuk koperasi kecil;
j) Besaran, masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan penawaran

Seringkali taktik atau trik yang digunakan panitia pengadaaan adalah hanya dengan membacakan semua “bab/kalimat” dalam dokumen pengadaan tanpa menjelaskan bagaimana esensi dari isi dokumen, panitia membacakan bab per bab sambil menanyakan, bagaimana ada pertanyaan? kalau tidak ada kita lanjut ke bab berikutnya, atau dengan statement, “bab ini standar saja isinya” kita lanjut ke bab selanjutnya. Bagaimana bisa lebih jelas kalau panitia hanya sekedar membacakan isi dokumen pengadaan. Begitu pula seringkali karena keterbatasan pemahaman peserta lelang dalam memahasi proses pengadaan, peserta lelang hanya sekedar menjawab “pass/lanjut” saja, padahal biasanya panitia memasang ranjau-ranjau yang disembunyikan dalam dokumen pengadaan dan tidak dijelaskan secara rinci pada saat aanwijzing apabila tidak ada yang menanyakannya.

Jadi pahami dokumen pengadaan, catat segala kekurangannya, dan tanyakan pada saat Aanwijzing, dan teliti apakah panitia sudah membahas semua hal-hal yg harus dijelaskan (lihat a sd i di atas). Apabila ada hal yang belum jelas/sepakat; ukur waktu antara BAP annwijzing dengan waktu pemasukan penawaran, karena seringkala salah satu trik dari panitia pengadaan adalah dengan memberikan dokumen susulan (secara sengaja atau tidak) setelah aanwijzing dilaksanakan, padahal hal tersebut sebenarnya akan memberatkan peserta lelang karena setelah aanwijzing peserta lelang tidak dapat bertanya lagi kepada panitia apabila dokumen susulannya juga tidak jelas atau masih belum lengkap.

Penjelasan yang tidak lengkap dan tidak jelas dalam acara Aanwijzing dapat dijadikan materi sanggah dalam surat sanggahan, dengan alasan pelanggaran terhadap Keppres 80/2003 Lampiran I BAB II.A.1.d. Penjelasan Lelang (Aanwijzing)

–    PEMASUKAN DAN PEMBUKAAN PENAWARAN

Saran yang sangat penting dari saya pribadi untuk para peserta lelang; JADILAH SAKSI dalam pembukaan penawaran. Kenapa? Dengan menjadi saksi kita dapat melihat bagaimana kualitas dokumen penawaran dari lawan-lawan kita!

Apabila anda menjadi saksi dalam pembukaan penawaran, minimalnya lihat persyaratan administrasi dari dokumen pengadaan lawan;

1. Surat Penawaran; lihat nama paket/kegiatan, alamat ditujukan, jangka waktu pelaksanaan, masa berlaku surat penawaran, nilai penawaran, dan semua hal2 yang dipersyaratkan harus ada dan harus sesuai dalam surat penawaran (lihat persyaratannnya dalam dokumen penawaran). Apabila ada ketidaksesuaian maka bisa kita anggap peserta pengadaan tsb sudah gugur (meskipun tidak dapat menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan penawaran).

2. Jaminan Penawaran; sama dengan point nomor 1

3. Dokumen administrasi lainnya.

4. Dokumen Teknis yang dipersyaratkan.

Lihat kembali persyaratan2 dalam dokumen penawaran, apa saja yang menjadi syarat wajib dalam dokumen penawaran, karena seringkali berbeda dalam tiap pelelangan, tergantung dari seberapa komprehensip pemahaman panitia lelang ttg dokumen pengadaan dan jenis pengadaan barang/jasa yang akan diadakan.

Apabila ada satu saja persyaratan yang disyaratkan dalam dokumen pengadaan, tapi tidak dipenuhi dalam dokumen penawaran, maka kita dapat langsung meminta panitia untuk mencatatnya untuk digugurkan dalam tahapan evaluasi nanti, dan apabila memungkinkan segera dokumentasikan kesalahan tersebut dengan camera atau sejenisnya. Dengan kesalahan yang sudah terbuka atau diketahui oleh semua peserta pengadaan tapi kemudian panitia tetap memenangkannya, hal ini merupakan saran empuk dalam materi sanggahan. Kalau panitia masih berani seperti itu; Nekad namanya… 🙂

2. Pemetaan Lawan

Dalam acara pemasukan dan pembukaan penawaran, kita juga seringkali dapat “memetakan” kubu-kubu yang menjadi lawan kita dalam pelelangan, atau bahkan apabila panitianya “ceroboh” kita dapat melihat panitia “condong” ke peserta mana… Salah satu contoh, saya pernah memperoleh video dari konsultan yang menjadi klien konsultan lelang yang saya garap yang berisi penawaran dari 2 (dua) peserta pengadaan yang dimasukkan dalam satu kantung plastik. Bagaimana cara/trik agar dapat memperoleh gambar/video tersebut tanpa dicurigai/diketahui panitia atau peserta lain nanti akan saya jelaskan pada bagian berikutnya. Dengan adanya video tersebut, panitia sudah tidak dapat berkutik lagi untuk dapat memenangkan kubu/grup tersebut, karena sudah ada bukti dari indikasi KKN.

–    PENGUMUMAN PEMENANG LELANG

Pemenang lelang diumumkan dan diberitahukan oleh panitia/pejabat pengadaan kepada para peserta selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya SPPBJ dari pejabat yang berwenang. Ini yang sering lupa dilakukan oleh panitia, yaitu memberitahukan kepada peserta lelang, seringkali mereka hanya menempelkan pengumuman pemenang di papan pengumuman tanpa mengirimkan pemberitahuan kepada peserta lelang. Kalaupun lelang dilakukan dengan e-procurement, minimalnya pemberitahuan dapat dikirimkan via email.

Kalau panitia lupa, materi ini dapat dijadikan sebagai bahan sanggahan karena sudah terjadi pelanggaran tehadap keppres 80 tahun 2003 Lampiran I BAB II. A. 1. j. tentang pengumuman lelang.

bersambung ke bagian-2

Part -2.    pihak-pihak yang terkait dengan pengadaan barang/jasa,
Part -3.    barang/jasa yang akan diadakan, dan
Part-4.    hal-hal lainnya yang terkait dengan pengadaan/pemilihan tersebut.

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi wwww.heldi.net via HP. 081111-64-600- email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: heldi_y@yahoo.com , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Comments

148 Responses to “Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick REVEALED!!!! – part 1)”
  1. razif says:

    om bagi ilmuuu yaa

    kalo HPS si pemenang di bawah 80% masih sah gak om? apa bias kita sanggah?

    • heldi says:

      Sah, asal di klarifikasi dan pokja ulp yakin dengan hasil “demonstrasi” penyedia, bahwa pekerjaan dapat diselesaikan walau harganya di bawah 80%

    • razif says:

      1.pak kami mengikuti lelang di lpse.. perusahaan kami dinyatakan oleh pokja ulp tidak lulus dalam satuatu lelang dikarenakan tidak ada peralatan minimal yang di tawarkan, dan tidak ada peralatan yang ditawarkan, padahal kami telah menyertakannya di data isian kualifikasi spse dan mengupload di dokumen penawaran.. Mohon saran untuk dasar hukum menyanggah pokja ulp nya.

      2. apakah benar dalam pembuktian kualifikasi kita bias melihat dan cek data dari penyedia lain.

      terima kasih atas perhatian dan ilmu nya.

    • heldi says:

      1. Harus dibedakan antara isian form kualifikasi (IFK) dengan dokumen penawaran.
      Perlatan yang di IFK belum berarti ditawarkan di Penawaran, karena penilaian IFK untuk menilai kualifikasi penyedia, penilaian dok penawaran untuk ke barang/jasa nya.
      2. Kalau diijinkan pokja nya silahkan.

    • heldi says:

      Berlaku surut untuk semuanya

  2. Bondan Sdr says:

    Terimakasih pak heldi, Sangat membantu saya untuk artikel seni membuat suarta sanggahan lelang ..

    Saya selaku sebagai perusahaan rekan / pendukung, banyak mempelajari dari website pak heldi ..

    Salam Bondan SH

  3. Rere says:

    Terimakasih atas sharingnya, sangat bermanfaat..

    Salam kenal Kang Heldy,

    Saya ada pengalaman pahit, perusahaan kami pernah memberikan surat dukungan kepada perusahaan yang ikut lelang, setelah dia menang ternyata mereka tidak ambil barang di perusahaan kami malah ambil ke perusahaan lainnya yang harga barangnya lebih murah. Apakah jika saya tarik surat dukungan maka pemenang lelang tersebut akan di batalkan oleh panitia lelang? sedangkan mereka sudah tandatangan kontrak.

    Mohon Pencerahannya. terimakasih

    Salam
    Rere

  4. lucky hermawan says:

    Salam kenal P Heldy
    Saya mau bertanya skaligus brkonsultasi :
    Untuk ketentuan surat penawaran apabila terjadi kesalahan nama paket apakah menggugurkan ?
    Krn dlm dok. Pengadaan bab VI bentuk Dok penawaran pada format surat penawaran sdh di tuliskan nama paket yg di lelangkan

    • heldi says:

      Kalau ada surat dan suratnya sampai ke rumah kita.

      Alamat nya salah tapi isi banar untuk kita, apakah akan dikembalikan ke tukang pos atau tetap kita terima?
      alamatnya salah tapi isinya untuk kita, dan sudah nyampai juga ke rumah kita?
      coba kira kira bagaimana ya?

  5. andi says:

    pak mau tanya,
    perusahaan tempat saya bekerja sedang mengikuti suatu lelang alat berat, senilai 3M lebih, kita sudah menawarkan harga terendah, tetapi dibatalkan/digugurkan/kalah.
    dengan alasan kita tidak melampirkan sertifikat iso enviromental management system.
    yang ingin saya tanyakan:
    1. apakah panitia telah melakukan kecurangan/kesalahan dengan hal ini?
    2. apakah sertifikat iso tsb sangat penting/berpengaruh?
    3. bagaimana sebaiknya inti sanggahan yang harus dibuat untuk mereka? (terkait masalah ini
    terimakasih
    (mohon kirim balasan ke email andii_wahyono@yahoo.co.id

    • heldi says:

      @andi
      1. perlu penyelidikan lebih dalam tentang kecurangan ya…
      2. coba ditanyakan ke panitianya kenapa mempersyaratkan ISO?
      3. ya tentang hal ISO tersebut coba ditanyakan.

  6. eka says:

    dear pak heldi.

    saya mau tanya contoh format surat sangahan banding untuk kasus lpse bagaimana? kondisinya adalah perusahaan saya ikut tender lpse kemenkes
    berhubung tender awal itu hanya diikuti dua peserta tender itu melakukan tender ulang karena minimal peserta tender ada 3 peserta. pada saat saya buka lpse notifikasi untuk tender ulang itu muncul
    lalu ketika saya login dengan account perusahaan saya tender ulang itu tidak muncul pak, yang muncul hanya tebder awal saja sehingga perusahaan saya tidak bisa upload berkas untuk mengikuti tender tersebut dan perusahaan saya berniat untuk mengajukkan sanggahan. saya harap bapak bisa memberikan contoh draft surat sanggahan beserta acuan hukumnya

    best regads,
    eka

  7. muhamad rozali says:

    apa sanksi ULP/panitia pengadaan yang telah melakukan pelanggaran selain tender ulang apabila terbukti melakukan kecurangan….

  8. Yosi says:

    mo tanya nih Mas, klu masa Upload dokumen penawaran dan kualifikasi 30 Juli 2012 09:00 s/d 31 Juli 2012 09:00, sedangkan server LPSE tdk bs di akses dari tgl 29 (19.00) s/d 30 (20.30). Apakah ini sdh melanggar Perpres 50 Thn 2010 Pasal 61(e), kami berasumsi waktu upload jd berkurang dan panitia tdk memberikan kompensasi waktu upload yang berkurang. Terima Kasih

    • heldi says:

      @Yosi
      Ya hal ini bisa jadi bahan komplain terhadap pokja ULP, namun mohon dimengerti juga bahwa memang hal ini kadang sering terjadi dan di luar jangkauan pokja ulp, hal ini bisa diakibatkan karena cuaca (petir) yang mengakibatkan server eproc down, atau down dari lpse pusat nya. Begitu pula kalau bisa saling mengerti, seharusnya peserta pengadaan jangan mengupload dokumen pada detik-detik terakhir pemasukan penawaran. Tapi ya kalau memang sudah banyak menyita waktu untuk pemasukan panawaran ya silahkan di sanggah atau disampaikan saja keberatannya kepada pokja ULP, saya yakin kalau pokjanya mengerti juga harusnya memberikan tambahan waktu untuk pemasukan penawaran.

      Demikian mudah-mudahan dapat membantu.
      Salam Pengadaan dari Bogor
      heldi y

  9. dion says:

    mas heldy,

    bagaimana menyanggah hasil lelang karena alasan panitia menggugurkan jaminan penawaran saya kurang satu hari. panitia mencantumkan masa berlakunya jaminan penawaran adalah n hari SETELAH batas akhir pemasukan penawaran. tp saya mencantumkan jaminan penawaran adalah n hari sejak batas akhir pemasukan penawaran. Apakah Perpres 54 th 2010 menjadi acuan atau LDP panitia yang menyatakan setelah batas akhir pemasukan penawaran ini bisa diterima?

    • heldi says:

      @dion

      Suda dijawab ya… semoga tidak puas, biar sering sering berkunjung ke heldi.net 🙂

      Salam Pengadaan dari Bogor
      heldi y

  10. AKHMAD NABIHAN says:

    Assallamu Allaikum.Wr.Wb.

    Pak Saya mau Konsultasi ,saat Ini saya Mengikuti lelang dan sudah pada Masuk masa Sanggah.. dalam Lelang yang saya Ikuti HPS nya Rp 957.150.000,00 urutan penawar yang paling rendah (1).569.185.200,00 urutan ke 2 Rp 622.147.500,00 Urutan Ke 3 Rp 650.862.000,00 dan saya berada Diurutan Ke 2. Setelah Diundang panitia lelang Untuk klarifikasi data saya datang,tetapi pada saat klarifikasi data yg datang cuma urutan ke 2 dan ketiga dan urutan ke 1 tidak datang,pada saat itu itu anggota panitia meriksa data dan punya saya lengkap tetapi urutan yg ke 3 tidak lengkap ( tidak memasukan pengalaman dan tenaga ahli ). setelah selesai klarifikasi data tidak beberapa jam kemudian keluar BERITA ACARA HASIL PELELANGAN DAN PENGUMUMAN PEMENANG LELANG,,dalam Berita Acara hasil hasil pelelangan No 5 ( EVALUASI KUALIFIKASI ) tertulis No urutan ke 1 Tidak Tidak memenuhi Syarat.Urutan Ke 2 memenuhi Persyaratan Dan Urutan Ke 3 Tidak memenuhi Persyaratan. Tetapi Pada tahap ke 6 tahap Pembvuktian Kualifikasi Tertulis urutan ke 1 memenuhi persyaratan , Ke 2 memnuhi Persyaratan dan Yang Ke tiga Juga Memenuhi Persyaratan,Sehingga dari hasil tersebut panitia menetapkan urutan ke 1 jadi calon Pemenang,urutan ke 2 jadi calon cadangan pemenang ke 1 dan urutan ke3 jadi calon cadagan ke 2..disini saya mau bertanya,dalam perpres 54/2010 apakah itu sudah sesuai keputusan yg diambil oleh panitia tersebut ataukah menyalahi.? sebelum saya melakukan SANGGAHAN saya konsultasi dulu dengan bapak.tolong ya pak berikan tanggapanya secepatnya karena saat ini udah masuk masa sanggah.

    berikut saya lampirkan Berita Acara Hasil Pelelangan

    BERITA ACARA HASIL PELELANGAN (BAHP)
    Nomor : B- 016 /Setda/Peng_PD/027/04/2012

    I. UMUM
    a. Nama Kegiatan :
    b. Paket Pekerjaan :
    c. Panitia Pengadaan :
    d. Pagu / Nilai Total HPS :
    e. Metoda Pengadaan :
    II. PROSES PELELANGAN UMUM A. TAHAPAN PELELANGAN

    Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya Pengadaan Pakaian KORPRI
    Panitia Pengadaan barang/jasa yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Sekretaris Daerah Kabupaten Tabalong nomor : 188.45/01/2012 tanggal 2 Januari 2012 tentang Pembentukan Panitia Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tabalong Tahun Anggaran 2012
    Rp. 2.589.900.000,- / Rp. 957.150.000,-
    Pelelangan Umum Secara Elektronik Pascakualifikasi

    Proses pengadaan penyedia barang/jasa dilaksanakan dengan cara Pelelangan Umum secara elektronik pascakualifikasi satu file.
    Pengumuman Pelelangan Umum dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2012 s/d 21 Maret 2012 melalui web site http://www.lpse.tabalongkab.go.id.
    Satu hari setelah penayangan pengumuman yaitu dari tanggal 14 Maret 2012 s/d 25 Maret 2012, calon penyedia melakukan pendaftaran dan pengunduhan (download) dokumen pemilihan di web site http://www.lpse.tabalongkab.go.id. Jumlah Penyedia yang melakukan pendaftaran 46 (empat puluh enam) perusahaan.
    Penjelasan dokumen pemilihan secara online melalui web site http://www.lpse.tabalongkab.go.id dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2012 dari pukul 13:00 wita s/d 15:00 wita.
    1 (satu) hari setelah penjelasan pada tanggal 20 Maret 2012 dimulai pukul 00:00 wita calon penyedia barang/jasa mengupload dokumen penawaran dan kualifikasi di web site http://www.lpse.tabalongkab.go.id sampai dengan batas waktu pemasukan penawaran ditutup pada tanggal 16 Maret 2012 pukul 08.15 wita.
    Pada hari Senin tanggal 16 Maret 2012 dimulai pukul 08.15 Wita, Panitia Pengadaan melalui web site http://www.lpse.tabalongkab.go.id melakukan pembukaan file dokumen penawaran (dokumen penawaran harga, administrasi dan teknis) serta dokumen kualifikasi. Jumlah penyedia yang memasukkan (meng-upload) dokumen kualifikasi dan dokumen penawaran adalah sebanyak 11 (sebelas) perusahaan. Jumlah penyedia yang tidak memasukkan (meng-upload) dokumen kualifikasi dan dokumen penawaran 36 (tiga puluh enam) perusahaan. Sampai batas akhir penutupan yang memasukan/upload dokumen kualifikasi dan dokumen penawaran sebanyak 11 (sebelas) perusahaan. Jumlah dokumen kualifikasi dan dokumen penawaran yang berhasil dibuka sebanyak 11 (sebelas) perusahaan.
    B. EVALUASI PENAWARAN
    Evaluasi penawaran dilakukan dengan metode evaluasi sistem gugur. Evaluasi penawaran dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 29 Maret 2012, dengan urutan sebagai berikut :
    1. Koreksi Aritmatik
    Hasil koreksi aritmatik adalah sebagai berikut :
    Urutan penawaran sesudah terkoreksi Nama Peserta Harga
    Penawaran
    Dalam Angka
    (Rp.) Harga
    Penawaran
    Terkoreksi
    (Rp.) Nilai Total HPS
    (Rp) Keterangan
    1 CV. Menoreh Makmur 569,185,200 569,185,200 957,150,000 Dievaluasi
    2 CV. Cahaya Alam Persada 622,147,500 622,147,500 Dievaluasi
    3 CV. Medika Jaya 650,862,000 650,862,000 Dievaluasi
    4 PT. Anugerah Raya Karya Mandiri 654,531,075 654,531,075 Tidak Dievaluasi
    5 CV. Dita 660,433,000 660,433,000 Tidak Dievaluasi
    6 CV. Joes 714,033,900 714,033,900 Tidak Dievaluasi
    7 CV. Dua Putera Sejahtera 714,672,000 714,672,000 Tidak Dievaluasi
    8 CV. Modis Ceria 733,815,000 733,815,000 Tidak Dievaluasi
    9 CV. Widya Sari 746,577,000 746,577,000 Tidak Dievaluasi
    10 CV. Komando Utama 750,405,600 750,405,600 Tidak Dievaluasi
    11 CV. Putra Pesayangan 893,340,000 893,340,000 Tidak Dievaluasi

    2. Evaluasi Administrasi
    Evaluasi Administrasi dilakukan terhadap 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik.
    Evaluasi administrasi dilakukan terhadap pemenuhan persyaratan administrasi.
    Hasil Evaluasi Administrasi adalah sebagai berikut:

    No. Nama Peserta Hasil Evaluasi Administrasi Keterangan
    1 CV. Menoreh Makmur Memenuhi Syarat LULUS
    2 CV. Cahaya Alam Persada Memenuhi Syarat LULUS
    3 CV. Medika Jaya Memenuhi Syarat LULUS

    Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis
    3. Evaluasi Teknis
    Evaluasi Teknis dilakukan dengan sistem gugur Hasil Evaluasi Teknis adalah sebagai berikut:

    No. Nama Perusahaan Penawar Hasil Evaluasi Teknis Keterangan
    1 CV. Menoreh Makmur Memenuhi Syarat LULUS
    2 CV. Cahaya Alam Persada Memenuhi Syarat LULUS
    3 CV. Medika Jaya Memenuhi Syarat LULUS

    Peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga
    4. Evaluasi Harga
    Hasil evaluasi harga adalah sebagai berikut :
    No. Nama Peserta Harga
    Penawaran
    Terkoreksi Nilai Total HPS
    (Rp.) Prosentase
    Penawaran
    terhadap HPS Keterangan
    (Rp.) (%)
    Tidak melebihi
    1 CV. Menoreh Makmur 569,185,200 59.47 HPS/LULUS
    Tidak melebihi
    2 CV. Cahaya Alam Persada 622,147,500 957,150,000 65.00 HPS/LULUS
    Tidak melebihi
    3 CV. Medika Jaya 650,862,000 68.00 HPS/LULUS

    Dari hasil evaluasi administrasi, teknis dan biaya disusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang, calon pemenang cadangan 1 dan calon pemenang cadangan 2, sebagai berikut:
    No. Nama Peserta Alamat Harga
    Penawaran
    Terkoreksi (Rp.) Keterangan
    1 CV. Menoreh Makmur Jl. Gadingan No. 28 Wates
    Kulon Progo Yogyakarta 569,185,200 Calon Pemenang
    2 CV. Cahaya Alam Persada Jl. Amuntai – Alabio RT. 04 No.
    53 Pelampitan Hilir Amuntai
    Kab. Hulu Sungai Utara 622,147,500 Calon Pemenang
    Cadangan 1
    3 CV. Medika Jaya Jl. Menteri Empat Gg. Setia
    Abadi II No. 09 C Martapura
    Kab. Banjar 650,862,000 Calon Pemenang
    Cadangan 2

    5. Evaluasi Kualifikasi
    Evaluasi kualifikasi dilakukan terhadap calon pemenang, pemenang cadangan 1 dan pemenang cadangan 2. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur.
    No. Nama Peserta Alamat Pemenuhan
    Persyaratan
    Kualifikasi Keterangan
    1 CV. Menoreh Makmur Jl. Gadingan No. 28 Wates
    Kulon Progo Yogyakarta Tidak Memenuhi
    Persyaratan LULUS/Calon
    Pemenang
    2 CV. Cahaya Alam Persada Jl. Amuntai – Alabio RT. 04 No.
    53 Pelampitan Hilir Amuntai
    Kab. Hulu Sungai Utara Memenuhi
    Persyaratan LULUS/Calon
    Pemenang
    Cadangan 1
    2 CV. Medika Jaya Jl. Menteri Empat Gg. Setia
    Abadi II No. 09 C Martapura
    Kab. Banjar Tidak Memenuhi
    Persyaratan LULUS/Calon
    Pemenang
    Cadangan 2

    6. Pembuktian Kualifikasi
    Pembuktian kualifikasi dilaksanakan pada hari Senin tanggal 2 April 2012 terhadap Calon Pemenang, akan dilakukan pembuktian kualifikasi dengan cara melihat dokumen asli atau dokumen yang sudah dilegalisir oleh yang berwenang dan meminta salinannya.
    No. Nama Peserta Alamat Pemenuhan
    Persyaratan
    Kualifikasi Keterangan
    1 CV. Menoreh Makmur Jl. Gadingan No. 28 Wates Kulon
    Progo Yogyakarta Sesuai dengan
    dokumen
    kualifikasi Lengkap/
    Memenuhi
    Persyaratan
    2 CV. Cahaya Alam Persada Jl. Amuntai – Alabio RT. 04 No. 53
    Pelampitan Hilir Amuntai Kab.
    Hulu Sungai Utara Sesuai dengan
    dokumen
    kualifikasi Lengkap/
    Memenuhi
    Persyaratan
    3 CV. Medika Jaya Jl. Menteri Empat Gg. Setia Abadi
    II No. 09 C Martapura Kab. Banjar Sesuai dengan
    dokumen
    kualifikasi Lengkap/
    Memenuhi
    Persyaratan

    Dari hasil pembuktian kualifikasi yang dilakukan disimpulkan bahwa data yang disampaikan oleh Perusahaan penawar adalah benar dan sesuai, maka untuk itu :
    -. CV. Menoreh Makmur sebagai Calon Pemenang dapat ditetapkan sebagai Pemenang Pelelangan Umum Secara Elektronik;
    -. CV. Cahaya Alam Persada sebagai Calon Pemenang 1 dapat ditetapkan sebagai Pemenang Pelelangan Umum Cadangan 1 Secara Elektronik;
    -. CV. Medika Jaya sebagai Calon Pemenang 2 dapat ditetapkan sebagai Pemenang Cadangan 2 Pelelangan Umum Secara Elektronik.
    III. PENUTUP / KESIMPULAN
    Peringkat penawaran setelah dilakukan evaluasi penawaran dan kualifikasi yang sekaligus merupakan calon penyedia Pelelangan Umum pascakualifikasi secara elektronik ini adalah :
    Calon Pemenang :
    Nama Perusahaan : CV. MENOREH MAKMUR
    Alamat : Jl. Gadingan No. 28 Wates Kulon Progo Yogyakarta
    NPWP : 02.778.064.2-544.000
    Harga Penawaran Terkoreksi : Rp. 569,185,200
    (Lima Ratus Enam Puluh Sembilan Juta Seratus Delapan Puluh Lima Ribu Dua Ratus Rupiah)

    Calon Pemenang Cadangan 1 :
    Nama Perusahaan : CV. CAHAYA ALAM PERSADA
    Alamat : Jl. Amuntai – Alabio RT. 04 No. 53 Pelampitan Hilir Amuntai Kab.
    Hulu Sungai Utara
    NPWP : 02.590.692.2-732.000
    Harga Penawaran Terkoreksi : Rp. 622,147,500
    (Enam Ratus Dua Puluh Dua Juta Seratus Empat Puluh Tujuh Ribu Lima Ratus Rupiah)
    Calon Pemenang Cadangan 2 :
    Nama Perusahaan : CV. MEDIKA JAYA
    Alamat : Jl. Menteri Empat Gg. Setia Abadi II No. 09 C Martapura Kab.
    Banjar
    NPWP : 02.475.298.2-732.000
    Harga Penawaran Terkoreksi : Rp. 650,862,000
    (Enam Ratus Lima Puluh Juta Delapan Ratus Enam Puluh Dua Ribu Rupiah)
    Demikian Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ini dibuat untuk digunakan sebagai bahan lebih lanjut.
    Tanjung, 2 April 2012
    Panitia Pengadan Barang/Jasa
    Sekretariat Daerah Kabupaten Tabalong
    Tahun Anggaran 2012

    • heldi says:

      @ahmad

      Pak kalau memang tidak puas silahkan disanggah saja, saya mengetahui bagaimana hasil sebenarnya dari panitia pengadaan di sana sehingga kalau memang demikian cerita ya disanggah saja, sehingga bisa diluruskan dan disamakan persepsi antara hasil pemantauan bapak dengan hasil evaluasi panitia pengadaan.

      Demikian pak yang dapat saya sampaikan, mohon maaf bila kurang memuaskan.

      Salam Pengadaan dari Bogor
      heldi

  11. Jurisa Prima says:

    Pagi pak heldi mau tanya ni,kebetulan saya baru2 ini mengikuti lelang tender online yang ada di LPSE jakarta. Yang ingin saya tanyankan,bagaimanakah caranya kita tau isi dari dokumen lelang pesaing2 kita ya pak?kalau dalam lelang tender manual kan kita bisa melihat & memeriksa langsung serta menandatangani dokumen lelang pesaing2 kita.Nah kalo lelang secara online ini bagaimana ya pak?

    Saya berharap si pengadaan dengan metode seperti ini tidak menjadi lahan KKN baru ya pak…

    Terima kasih sebelumnya untuk bpk heldi,sukses selalu.Salam Tender… 🙂

  12. ivanlanin says:

    ada Surat Penawaran Harga sampul 1, yang menggunakan materai, tandatangan dan stempel, menggunakan scanning dan dicetak berwarna.

    Apakah ini dapat menggugurkan penawaran dan termasuk hal yang subtansial?

    terimakasih

    • heldi says:

      tentang materai dan kop surat dalam surat penawaran bukan hal yang substantif baik menggunakan eprocurement atau manual, sedangkan tanda tangan dalam eprocurement sudah tertandatangan secara digital ketika masuk ke eproc.

      demikian… terima kasih sudah berkunjung

      heldi y

  13. DRACO says:

    Tanya nich Bos !
    Dalam PERPRES 54/2010 (e. Pembukaan Dokumen Penawaran)
    ULP memeriksa dan menunjukkan dihadapan peserta mengenai
    kelengkapan Dokumen Penawaran yang meliputi:dst

    Yang Jadi Masalah : Berpegangang Pada Subtansi di atas , ULP / Panitia Lelang / Pejabat Pengadaan : Tidak Membolehkan Saksi Memegang Rekaman/Copy Dokumen Penawaran Peserta Lain. HANYA MEMBUKA DAN MENUNJUKAN DI HADAPAN PESERTA SEKALIGUS SAKSI.
    SEHINGGA : Saksi tidak tahu , apa Dokumen Yang Dipersyaratkan itu ada atau tidak.

    Jadi : Dengan Kondisi ini , Kami Sebagai Peserta Yang Kompetitif sangat mengerti Terjadi Persaingan Ynag Tidak Sehat. TETAPI Tidak Punya Dasar Hukum Untuk Mencegahnya.
    Catatan : Saksi Mengerti Untuk Tidak Meneliti Isi Dokumen .

    • heldi says:

      @draco
      SIndiran yang sangat mengena…. seharusnya diartikan saksi diperbolehkan memeriksa juga… tapi perdebatan ini akan selesai kalau menggunakan eprocurement, karena seharusnya persaingan tidak diartikan sebagai mencari kelemahan orang lain, tetapi memaksimalkan penawaran kita, selanjutnya pembentukan panitia yang kredibel harus di push melalui pembentukan ULP yang profesional… seharusnya… ::)

      Salam Pengadaan dari Bogor
      heldi y

  14. suro gempo says:

    mau nanya mas, di dokumen lelang dan rks juga waktu aanwizing hanya disebutkan lampiran jaminan supply tanpa harus disebutkan berapa jumlah barang yang disupply dan saya digugurkan karena tdk menyebutkan jumlah yang di supply. apakah saya bisa menyanggahnya. trm ksh infonya.

Trackbacks

Check out what others are saying about this post...
  1. […] lelang bila bapak belum puas, bisa mengirimkan surat permintaan penjelasa ttg gagal lelang … Download Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick … | […]

  2. […] lelang bila bapak belum puas, bisa mengirimkan surat permintaan penjelasa ttg gagal lelang … Download Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick … | […]

  3. […] lelang bila bapak belum puas, bisa mengirimkan surat permintaan penjelasa ttg gagal lelang … Download Pengadaan Barang/Jasa, Cerita ttg Kota Bogor, PNS online | […]

  4. […] lelang bila bapak belum puas, bisa mengirimkan surat permintaan penjelasa ttg gagal lelang … Download Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick … | […]

  5. […] lelang bila bapak belum puas, bisa mengirimkan surat permintaan penjelasa ttg gagal lelang … Download Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick … | […]

  6. […] lelang bila bapak belum puas, bisa mengirimkan surat permintaan penjelasa ttg gagal lelang … Download Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick … | […]

  7. […] lelang bila bapak belum puas, bisa mengirimkan surat permintaan penjelasa ttg gagal lelang … Download Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick … | […]

  8. […] lelang bila bapak belum puas, bisa mengirimkan surat permintaan penjelasa ttg gagal lelang … Download Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick … | […]

  9. […] lelang bila bapak belum puas, bisa mengirimkan surat permintaan penjelasa ttg gagal lelang … Download Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick … | […]

  10. […] Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta … Download Seni Membuat Surat Sanggahan Lelang (Procurement Trick … | […]



Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!