Mutasi oh mutasi

December 23, 2009 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Walaupun malam ini kepala ini masih pusing berat karena baru pulang dari Bandung (Bappeda Propinsi), ditambah mampir dulu ke Cianjur makan kadu/duren/durian di rumah orang tua, plus malam  sebelumnya baru pulang dari kepulauan seribu ikut mancing mania yang berakhir menjadi mabuk laut maniak karena cuaca buruk dan ombak besar (untungnya teman2ku orang pelaut, jadi tidak ikut2an mabuk hehe), masih ditambah lagi besok harus mengumpulkan nilai ujian anak-anak smk adisanggoro sedangkan dari 60 lembar jawaban baru diperiksa setengahnya, terus masih banyak pertanyaan dan comment yang masuk via blog ini atau via email yang belum bisa saya jawab… tetapi karena takut inspirasi ini keburu hilang… akhirnya saya memutuskan untuk segera menuliskan cerita tentang mutasi dalam  isi kepala ini ke dalam blog tercinta ini… jadi maaf-maaf saja yah teman-teman yang terhormat namanya juga narsis nih  🙂 Begini ceritanya;

Ceritanya… teman-teman (baik level pejabat atau staf/pelaksana) dari kemarin siang sampai sore hari ini kembali dihebohkan oleh berita akan adanya mutasi yang akan dilakukan oleh bapak Walikota Bogor meskipun ada rumor bahwa tidak akan jadi karena pak Wali nya sakit karena jatuh dari motor, yah ramenya seperti biasa saja seputaran siapa kemana dan yang kosong diisi siapa, intinya “siapa pergi kemana dan disini diisi siapa” or Who and Where, dan reaksi teman-teman yang terlihat gembira dan ada juga yang kurang senang, gembira yah mungkin karena atasannya yang kurang baik bisa pergi dan kurang senang karena akan mendapat atasan yang katanya reg spasi kodok ngepet alias kopet dan kirim ke 6288 hehehe. Tapi kalau dimata saya sih tidak jadi masalah sih siapa pindah kemana dan disana sini diisi siapa terserah aja deh, orang lain yang mau pindah kok kita yang jadi gembira atau sedih… toh lagian jadi pejabat itukan adalah amanah, selamat menunaikan amanah saja dan semoga anda selamat sampai tujuan 🙂

Namun yang paling menarik adalah dari obrolan teman-teman ini selain membahas rumor siapa kemana dan disini disana diisi siapa, tetapi juga melebar dan berkembang juga ke arah penilaian teman-teman terhadap masing-masing pejabat yang dirumorkan akan mutasi dan juga pejabat baru yang akan diangkat, ada yang menilai baik dan tentunya ada menilai buruk, yah… namanya juga  manusia, ada yang baik ada yang buruk, ada yang baik ada yang jahat, ada yang dermawan ada yang kopet, ada yang senang membuat perbaikan untuk kebaikan dan ada juga yang hanya senang menyenangkan atasan saja dan sebagainya, dan yang paling menarik adalah adalah bahwa penilaian dari teman-teman tersebut hampir bisa dikatakan sangat seragam dan kompak sekali, bila membahas si A… oh dia mah kurang baik gini gini gini… si B mau dipindah kesini… hah baguslah soalnya gitu gitu gitu…. ternyata komentar teman yang lainnya juga sama, padahal teman saya tersebut berbeda tempat/kantor dengan teman saya yang lainnya, Nah berarti apa coba… ternyata semua kabaikan atau keburukan dari para pejabat yang akan dimutasi tersebut sudah sangat diketahui oleh kebanyakan teman-teman, yah hal tersebut mungkin karena ada yang pernah menjadi anak buahnya, jadi temennya, atau mendengar dari temannya yang lain, dan sebagainya, tapi intinya “maaf-maaf saja nih” nilai yang benar-benar real apakah kita baik atau buruk itu ternyata sudah ada di teman-teman kita ini, dan nampaknya lebih akurat dari nilai DP3 yang setiap tahun harus kita buat.

Hikmahnya adalah bahwa sebenarnya banyak cermin di sekitar kita yang harusnya dapat kita jadikan alat untuk instropeksi diri, kita kan oleh Allah SWT Tuhan yang Maha Kuasa sudah diberikan satu fasilitas, yaitu bahwa kalau kita mau kita dapat merubah sifat/karakter kita, itu kalau kita mau dan kalau kita tahu, bagaimana untuk bisa tahunya, ya instropeksi diri… bercerminlah dari teman-teman kita itu, dan itu kalau kita mau, mau memanfaatkan rejeki bahwa kita dapat merubah sifat/karakter buruk kita, Wah kalau kita tidak memanfaatkan fasilitas dan rejeki dari Allah ini, bisa disebut kufur nikmat tuh, alias tidak mensyukuri nikmat.

Kemudian bagi para staf/pelaksana yang belum memperoleh “rejeki” jabatan, beberapa teman saya merekomendasikan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mempercepat perolehan “rejeki” tersebut, ini kata teman saya loh… jadi yah kalau ada yang salah tolong direvisi yah (tapi saya sih sudah yakin ini adalah hal yang salah sih…hehehe); pertama untuk mempercepat perolehan rejeki jabatan adalah segeralah naikkan gelar anda menjadi S-2, apabila kita sudah S-2 meskipun S-2 nya dari “lulusan manapun”, mau (ITB, ITC, mau UGM atau UGR… no problem yang penting ada gelar MM => Makan Makan, Meuli Master, dsb) maka kepegawaian sudah “aman” untuk mengangkat saudara menjadi seorang kapiten eh pejabat, tidak punya otak yang cukup untuk ikut kelas S-2?! tidak punya dana yang cukup untuk kuliah Master?! jangan takut, jaman sekarang ini apa sih yang tidak bisa, sudah banyak pihak ketiga yang dapat ditunjuk untuk dapat menjadi penyedia jasa bagi keperluan kita (kok jadi seperti bahasa pengadaan barang jasa/tender sih hehe), tinggal ikut S-2 kelas jauh saja, atau mau kelas dekat pun tidak masalah, tidak perlu banyak berfikir dan sangat diharamkan untuk pintar dan biayanyapun sangat murah cukup belasan juta saja, plus beberapa juta untuk fee pembuatan tesis plusss dapat dicicil lagi, yang penting kalau mau ambil ijasah asli… baru harus dilunasi, sudah banyak tuh yang menyediakan, saya tidak usah menyebutkan namanya lah… sudah pada tahu kok 🙂 .

Kemudian yang kedua adalah, yaitu dia pendekatan… apabila anda mempunyai teman di kepegawaian… itu bagus, kalau belum segeralah jalin tali silaturahmi contohnya dengan kegiatan bulutangkis, tennis, atau mancing bersama, banyak jalan menuju silaturahmi 🙂 dekati pejabat yang dekat dengan kepegawaian, atau apabila anda saudara adalah keluarga dari para petinggi, maka sangat beruntunglah anda ini hehehehe… tinggal curhat dikit… dijamin… tokcer…

Yang ketiga trik nya adalah; mintalah jabatan yang agak “kering” dulu, yah bisa ke wilayah dulu, atau ke daerah-daerah gurun pasir lah dimana tidak ada proyek-proyek besar yang basah yang dapat mengkayakan diri anda, nah nanti tunggulah barang 1 atau 2 tahun, barulah minta dipindah ke jabatan yang “basah” alias jabatan bisa membuat anda kaya dari proyek atau kegiatan-kegiatan yang ada di dalamnya… ohhh jadi kaya raya karena proyek yah 🙂

Oke deh buat para pejabat yang baru naik, apabila anda merasa senang dan langsung membuat tumpeng… selamat deh… anda layak jadi OKB dan semoga anda bisa “hidup selamanya”, dan bagi yang merasa “gamang” karena memperoleh amanah jabatan, maka selamat anda memang layak menjadi “pejabat”

oh begitu yah…  wallohualam… anging Alloh anu terang… ini mah kata teman-teman saya… jadi kalau hal yang dikatakan teman saya ini tidak benar ya tidak usah marah… tinggal ditulis saja di comment di bawah ini apa pendapat anda dengan kepala dingin dan hati yang bersih… yah kalau membaca tulisan ini terus ngambek… pundung… marah… capeee deehhh… 🙂

eh ternyata sakit kepala ini hilang dengan sendirinya setelah menulis artikel ini… alhamdullillah… bisa lanjut meriksa hasil ujian anak-anak deh… 🙂 lanjut dulu ah… c u @ another posting and thanks 4 visiting

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi wwww.heldi.net via HP. 081111-64-600- email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: heldi_y@yahoo.com , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Comments

2 Responses to “Mutasi oh mutasi”
  1. Ares says:

    Muantab bos…tiasaan ih nyimpulkeun nana :)Slam Pengadaan aj….Love me Tender bin Rieut !! 😀

  2. AMIR says:

    wakakakakakak…. yang sabar yah…
    tajem banget tulisannya…
    manntaaapppp!!!!!

Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!