Peramah dan Sopan

December 17, 2009 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - Curhat PNS online

Mungkin teman-teman pernah hapal lagu ini ketika masih kanak-kanak;

“Bukan yang Congkak bukan yang Sombong
Yang disayangi handai dan taulan
Hanya anak yang tak pernah bohong
Rajin Bekerja… PERAMAH dan SOPAN

Peramah dan Sopan, sesuai lagu tersebut dua sifat atau karakter ini merupakan “salah dua” dari sifat baik yang harus dimiliki sejak kanak-kanak selain sifat tidak sombong, tidak congkak, dan rajin bekerja, dan tentunya kalau mempuyai sifat2 tersebut pastilah akan disayangi handai dan taulan.

Namun ternyata ada beberapa orang yang mungkin ketika Yang Maha Pencipta membagikan bahan sifat Ramah dan Sopan ketika penciptaan manusia, mungkin beberapa manusia tidak hadir dalam pembagian sifat ini, sehingga terlahirlah manusia yang tidak memiliki sifat ramah dan sopan, hal ini saya rasakan sendiri selama dalam perjalanan hidup ini, ternyata di dalam setiap lingkungan ada saja orang-orang yang tidak mempunyai sifat ramah dan sopan. Mulai dari lingkungan kantor saya dulu di PU, ada dua orang yang meskipun sebenarnya sudah saling kenal namun apabila berpapasan tidak pernah bisa sedikitpun menarik bibirnya barang 1 atau 2 centi sehingga bisa membalas senyuman yang diberikan oleh saya atau teman-teman yang lainnya. Apalagi untuk sekedar menyapa, melihatpun ke arah kita ketika berpapasan sama sekali tidak bisa dilakukannya. Tapi kalau ada perlunya barulah dia mengajak kita bicara/ngobrol…

Pertama kali menghadapi seperti itu tentunya cukup membingungkan juga, selain di kantor saya dulu, saya pernah mengalami kebingungan di tempat fitness, ada satu personal training fitness yang sebenarnya sudah saling kenal, bahkan beberapa kali saya dibimbing latihan oleh beliau, namun setelah itu ternyata kalau kita berpapasan, tidak pernah beliau ini tersenyum atau menyapa kita, padahal saya sudah tersenyum selebar-lebarnya 🙂 awalnya saya takut ada hal-hal yang saya perbuat kalau-kalau membuat beliau kesal atau kurang berkenan, tapi ternyata setelah saya konfirmasi dengan teman-temannya yang lain sesema personal training dan rekan kerja beliau di fitness center tersebut, ternyata mereka mengatakan, bahwa memang beliau itu begitu sifatnya. Akhirnya kesimpulan saya adalah Ternyata memang ada beberapa orang di dunia ini yang memang terlahir dengan kekurangan bahan “ramah” dan “sopan”.

Begitu pula di lingkungan rumah, saya mempunyai satu tetangga dari blok lain di belakang rumah saya, ternyata begitu juga sifatnya, padahal sudah pernah ngobrol dan kenalan waktu ada pertemuan rame-rame dengan tetangga tetangga lainnya, tapi ternyata setelah itu, kalau berpapasan.. ya begitu deh… cape deh… sudah lebar-lebar kita tersenyum tapi tidak ada responnya sama sekali.

Sangat disayangkan memang, padahal Allah swt sudah memberikan fasilitas lain bagi manusia-manusia yang kurang “bahan” ini, yaitu fasilitas perubahan sifat/karakter. Padahal Yang Maha Kuasa sudah sangat berbaik hati dengan memberikan rejeki kepada kita yaitu bahwa, semua sifat atau karakter kita itu bisa dirubah. Coba bayangkan kalau Allah SWT mengunci atau membuat karakter kita itu tidak bisa dirubah sama sekali, terbayang deh susahnya hidup ini. Nah sebaharusnya manusia-manusia yang kurang bahan ini menggunakan fasilitas ini, cobalah untuk berubah, yakin bisa kok, tinggal ada kemauan dan usaha, pasti bisa!!!

Namun memang begitulah romantika hidup yang penuh dengan pernak pernik, saya sih sekarang hanya bisa berdoa semoga diberikan rejeki perubahan kepada beliau-beliau yang mempunyai sifat seperti ini. Mudah-mudahan bisa segera menyadari kekurangannya ini dan diberikan kekuatan dan ilmu untuk segera merubahnya menjadi orang yang ramah dan sopan. Segeralah berubah soalnya kadang-kadang cukup mengganggu juga tuh 🙂 malah kalau saya tidak berfikir bahwa personal trainer tersebut mempunyai anak istri dan tidak melihat bahwa jaman sekarang ini susah cari kerja, tadinya saya berencana untuk melaporkannya ke manajemen fitness center tempat personal trainer ini bekerja, cukup kirim email atau telepon ke kantor pusatnya, saya yakin pastilah orang ini akan dipecat… tapi yah… kasihan juga sih… kita doakan saja semoga bisa belajar untuk memperbaiki diri.

Begitu pula ternyata masih banyak sifat-sifat yang mungkin pada saat pembagian bahannya beberapa manusia ini tidak hadir, seperti sifat baik hati atau “tidak kopet”, manusia yang memiliki sifat kopet ini lumayan banyak juga ternyata… ya sudah deh… mendingan kita instropeksi diri saja, mudah-mudahan kita dapat menyedari segala kekurangan kita dan bisa segera memperbaiki diri. amiiiieeeenn…..

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi wwww.heldi.net via HP. 081111-64-600- email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: heldi_y@yahoo.com , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!