Humala Napitupulu – Selamat Hari “anti KORUPSI”

December 9, 2010 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Hulama Napitupulu namanya, Beliau adalah PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Departemen Pajak rekan dari Gayus Tambunan, Silahkan disimpulkan sendiri, berikut adalah klipping tentang berita dari Humala Napitupulu:

Selamat Hari Anti Korupsi Indonesia-ku!

http://pegawaipajakreformis.blogspot.com/

http://www.humalanapitupulu.blogspot.com/

======

detik.com

http://www.detiknews.com/read/2010/12/09/132657/1514372/10/keserakahan-gayus-dan-kesederhanaan-humala?n991103605

Gayus Tambunan mewakili keserakahan seorang pegawai pajak. Dia mengaku ‘nyambi’ dengan mereview laporan tahunan para wajib pajak dan mendapat imbalan puluhan miliar rupiah. Padahal, pendapatan normal Gayus sebagai pegawai pajak diatas rata-rata PNS pada umumnya. Itu belum termasuk pendapatan istrinya, Milana yang juga bekerja di Pemprov DKI Jakarta.

“Ya namanya rezeki,” ucap Gayus santai, saat menjawab pertanyaan hakim di persidangan beberapa waktu lalu. Saat itu, hakim menanyai alasan Gayus ‘membantu’ perusahaan wajib pajak.

Godaan bekerja di Ditjen Pajak memang sangat besar. Jarang yang tidak tergiur. Rekan Gayus di Ditjen Pajak, yang juga jadi terdakwa, Humala Napitupulu, mengakui hal itu. Di lembaga yang merupakan sumber utama keuangan negara itu, Humala menyebut para pegawainya dekat dengan kekuasaan. Relasi itu yang mendorong jejaring mafia subur di institusi pajak.

“Mafia pajak dekat dengan kekuasaan dan uang. Mafia menggerogoti di lembaga sumber perekonomian negara, Ditjen Pajak. Ada simbiosis mutualisme antara pegawai pajak dan wajib pajak,” ungkap Humala.

Kendati memiliki kesempatan serupa, jalan yang dipilih Humala berbeda dengan Gayus. Bila Gayus lebih suka bergelimang harta, Humala memilih jalan sederhana.

Gayus berumah mewah di Kelapa Gading, sementara Humala masih nyicil rumah sederhana di Serpong, Tangerang. Bila Gayus memiliki kendaraan mewah dan nyaman, Humala hanya menyicil Daihatsu Xenia dari gajinya. Bila Gayus menyogok petugas Rutan Brimob Salemba hanya karena ingin bertemu petenis favoritnya di Bali, Humala memilih bersabar ditahanan yang toiletnya sering mampet dan berdesakan dengan tahanan kriminal.

Kenapa Humala memilih jalan itu?

“Saya takut untuk berbuat. Ada tawaran. Para wajib pajak sudah tahu saya menolak. Secara pendapatan, saya cukup. Saya dan istri bekerja. Itu sudah lebih dari cukup untuk menghidupi keluarga kami. Saya bersyukur,” kata Humala.

Dua wajah di lingkungan pajak ini sangat kontras, hitam dan putih. Pertanyaanya, bila semua pegawai pajak dijejer wayang, lebih banyak mana wajah-wajah seperti Gayus atau Humala?

“Saya tidak mau mengatakan. Biarlah metodologi peradilan mengungkap para koruptor di Ditjen Pajak. Itu yang harus dilakukan. Kata kuncinya, periksa hingga ke pejabat pajak, hingga ke direktur, hingga ke Dirjen. Jangan hanya bawahan saja,” protes Humala.

======

detik.com

http://www.detiknews.com/read/2010/12/08/213448/1512377/10/gayus-minta-maaf-ke-humala-napitupulu

Rekan Gayus Tambunan di Ditjen Pajak, Humala Napitupulu mengaku lega karena Gayus Tambunan menyebut dirinya tidak bersalah. Humala meminta semua pejabat pajak diperiksa, tidak hanya berhenti pada level bawahan.

“Secara manusiawi saya lega. Saya bekerja sesuai dengan prosedur. Itu semua berjenjang. Saya dan Gayus sama-sama dalam tim penelaah gugatan PT SAT, sama-sama anggota. Di atas kita ada Maruli. Diatasnya ada Johny Tobing, diatasnya Bambang Heru. Diatasnya ada Dirjen Pajak,” kata Humala saat menunggu sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (9/12/2010).

Pada sidang Rabu (8/12/2010) kemarin, Gayus meminta maaf pada Humala karena terseret kasusnya. Gayus mengatakan, dirinya membidik atasan Gayus, Maruli Manurung dan Bambang Heru Ismiarto.

“Untuk mengungkap mafia pajak harus berani masuk dan mengungkap para pejabat. Harus sampai ke level dengan Dirjen, jangan hanya bawahan saja,” imbuh Humala.

Pernyataan serupa disampaikan pengacara Humala, Johnson Panjaitan. Bahkan Johnson meminta permintaan maaf itu disampaikan konkrit saat bersaksi untuk Humala.

“Sehingga minta maaf Gayus jangan hanya kata-kata, tapi kongkrit di sidang. Wujudnya ungkapkan apa yang terjadi. Dia harus ngomong saat bersaksi tidak terlibatnya Humala. Jangan sampai minta maaf, tapi kesaksiannya tidak sama. Itukan plin-plan,” tukas Johnson.

“Dikatakan Gayus minta maaf, itu memperlihatkan penyidik mengorbankan orang yang tidak bersalah, membunuh karir. Diberhentikan, ditahan, diadili, kasihan keluarga anak istrinya,” tambah Johnson.

=======

Rakyat Merdeka

http://www.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=9995

Saya mewakili keluarga besar daripada Humala Napitupulu yang terdakwa kasus berjudul besar yaitu MAFIA pajak, memohon dan mengajak bapak/ibu yang terhormat, yang telah mengabdi untuk suatu kebenaran berita tanpa melihat pamrih demi suatu KEJUJURAN terhadap publik untuk melihat dan mewartakan kasus yang boleh saya bilang dalam prosesnya terlalu LAMBAT dan lagi SALAH TANGKAP.

Judul yang diberikan oleh pemerintah terhadap kasus ini sangatlah besar tapi bertolak belakang dengan respons dan hasil yang diberikan, bahkan sangat menjadi mengenaskan dalam proses penegakannya pun di era modern tahun 2010 ini di Indonesia.

Seorang MAFIA PAJAK hendak digambarkan dan dibentuk ke dalam sosok HUMALA NAPITUPULU, seorang karyawan yang telah mengabdi kurang lebih 12 tahun menjadi PNS di lingkungan kerja Direktorat Jenderal Pajak.

Selama 12 tahun itu pula kekayaan yang dia miliki hanyalah sebuah keluarga kecil bahagia seperti idaman rakyat kecil bangsa kita dalam seorang istri dan saat ini dua orang anak perempuan yang tengah diungsikan ke Surabaya karena takut akan Judul Perkara “MAFIA PAJAK” yang sedang di kambing hitamkan ke orangtua mereka.

Kekayaan materialnya pun sangatlah wajar sekali sebagai seorang PNS dengan golongan 3D saat ini yang telah mengabdi selama 12 tahun dari lulusan S2 Unair Surabaya, yakni: sebuah rumah tipe 68 yang masih HARUS di-CICIL selama 12 tahun di Serpong BSD, sebuah mobil Toyota Avanza yang masih HARUS di-CICIL selama dua tahun lebih lagi, sebuah sepeda motor Honda Legenda.

Saya memohon dan mengajak dalam mengetuk pintu hati nurani bapak/ibu yang telah mengabdi dalam KEJUJURAN BERITA untuk kiranya berkenan mewartakan ini kepada masyarakat dengan sejujur-jujurnya, mengingat tak banyak pula dari rekan-rekan anda yang dapat melanggar sumpah pengabdian karir mereka dalam kejujuran berita.

HUMALA NAPITUPULU TIDAK BERSALAH, HUMALA NAPITUPULU BUKAN MAFIA PAJAK, pengabdiannya di-adili. Semoga Tuhan yang kita percaya dalam iman dan kehidupan kita menyertai kita.

Sebagai informasi, jadwal sidang terdekat terhadap Humala Napitupulu kembali digelar Rabu (24/11) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada pukul 10.00 WIB. Pelaksanaan sidang terakhir sangatlah mengenaskan, dari jadwal pukul 10.00 WIB baru dimulai pukul 14.30 WIB dengan seorang fotografer sniper yang selama lebih 30 menit mengambil gambar Humala Napitupulu yang sedang bercanda mengatasi kebosanan di ruang sidang.

Pihak keluarga Humala Napitupulu,
Benyamin Steven Napitupulu

Baca Artikel Lainnya tentang Humala Napitupulu di:

http://pegawaipajakreformis.blogspot.com/

http://www.humalanapitupulu.blogspot.com/

Hanya doa dan postingan ini yang bisa saya lakukan kawan…

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi wwww.heldi.net via HP. 081111-64-600- email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: heldi_y@yahoo.com , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!