Kompilasi Berita Diani Budiarto (Walikota Bogor) Menikah…

June 27, 2011 by  

Baca artikel lain tentang PNS (Pegawai Negeri Sipil) disini:

%heldi.net %tpengadaan barang dan jasa

Tidak ada maksud tertentu apapun dalam postingan ini, hanya sekedar mengupulkan berita-berita tentang pernikahan Walikota Bogor Diani Budiarto, karena pada prinsipnya saya sih bukan penentang poligami, saya fikir menikah lagi bukan merupakan hal yang haram, kalau memang “mampu
kenapa tidak… memang softwarenya laki-laki sidah seperti itu kok diciptakan oleh Alloh :)

Walikota Tunda Pamer Istri Ke-4

Sumber: Radar Bogor

BOGOR–Walikota Bogor Diani Budiarto sedang menjadi pergunjingan warga. Bukan karena kasus korupsi, tapi karena dia menikah lagi untuk kali keempat. Gosip-gosip pun kian santer ketika perempuan yang dinikahi itu ternyata masih berumur 19 tahun, dan pernikahan dilaksanakan ketika istri kedua Diani dikabarkan sakit.

Kabar yang santer terdengar di kalangan wartawan, terutama yang biasa nge-pos di Balaikota Bogor, perempuan yang dinikahi Diani itu ber nama Siti Indriyani. Dia disebutsebut baru saja lulus dari sebuah SMA swasta di Jakarta. Ada juga sumber yang meng ungkapkan bahwa perkenalanantara Diani dan Siti terjadi di Jakarta. Perkenalan itu lantas berlanjut ke jenjang pernikahan. Kabarnya, akad nikah Diani dan Siti dilaksanakan di Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis lalu (23/6). Acara lantas dilanjutkan dengan resepsi yang dihelat di kediaman Diani di Kompleks Cluster Panorama, Bogor Nirwana Residen (BNR), Kecamatan Bogor Selatan.

Sayangnya, acara resepsi walikota itu berlangsung sangat tertutup. Hanya undangan khusus yang hadir. Itu pun diatur sangat ketat. Pantauan Radar Bogor pada Kamis (23/6), seluruh tamu undangan khusus diwajibkan mengenakan batik. Untuk menuju lokasi resepsi, seluruh tamu tak boleh membawa mobil pribadi. Mereka diangkut dengan bus pariwisata. Radar Bogor sempat melihat mobil pribadi walikota bernomor polisi F 1678 BE yang biasa digunakan untuk bertugas, memasuki areal Cluster Panorama BNR siang itu.

Kabar soal pernikahan Walikota Bogor dibenarkan Kabag Humas Pemkot Bogor Asep Firdaus. “Benar, walikota memang telah menikah lagi,” ujarnya. Dia menyatakan, resepsi pernikahan tersebut dilangsungkan secara pribadi dan terbatas, sehingga yang hadir hanya keluarga serta beberapa kerabat Diani. “Itu kewenangan beliau untuk menentukan siapa saja yang diundang,” erangnya.

Menurut dia, masalah pernikahan adalah urusan pribadi seseorang. Jadi, keputusan yang diambil walikota pasti sudah dipikirkan dengan matang, termasuk alasan menikahi Siti. “Orang seperti Pak Diani Budiarto berani terbuka untuk menikah lagi. Itu patut dihargai daripada melakukan halhal yang negatif,” tuturnya. Asep menegaskan, Diani sudah tidak terikat PP No 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil. “Sebab, Pak Diani telah pensiun sebagai PNS sejak empat bulan lalu, walaupun masa jabatannya sebagai walikota baru berakhir pada 2014,” tambahnya.

Asep menyatakan, sangat menyayangkan berita yang beredar di surat kabar yang menerangkan bahwa walikota telah menikahi anak baru gede (ABG). Dia berpendapat, perempuan yang dinikahi Diani itu telah cukup umur atau dewasa. “Perempuan tersebut bukan ABG karena telah berusia 19 tahun. Jadi, sudah bukan ABG karena memang sudah cukup umur. Bahkan, postur tubuhnya hampir sama dengan beliau,” ungkapnya. Dengan pernikahannya tersebut, walikota yang menjabat untuk periode kedua hingga 2014 itu memang telah empat kali menikah.

Perkawinannya dengan istri pertama berakhir dengan perceraian. Dia lantas menikah dengan Fauziah Diani Budiarto yang selama ini selalu mendampingi dalam berbagai acara resmi. Pernikahan ketiga Diani terjadi pada 2004 dengan seorang aktivis sebuah organisasi. Beberapa warga Bogor mengkritik pernikahan keempat Diani. Penyebabnya, santer disebut bahwa pernikahan keempat itu dilaksanakan ketika istri kedua Diani sedang diopname di sebuah rumah sakit di Jakarta. “Menikah memang urusan pribadi. Tapi, bagaimanapun, dia adalah pejabat publik yang seharusnya menjadi panutan. Apalagi, info yang beredar, dia menikah tanpa restu istri-istri sebelumnya,” ujar salah seorang aktivis LSM di Bogor kepada wartawan, Kamis lalu.

Sejak Diani dikabarkan menikah lagi, hingga kemarin wartawan belum bisa menemuinya. Seharian kemarin dia tak muncul di balaikota. Padahal, ada beberapa acara yang harus dihadiri. Di antaranya, acara peringatan Hari Antinarkoba. Tidak munculnya Diani seharian kemarin tak pelak membuat beberapa wartawan yang biasa nge-pos di balaikota menduga-duga. “Kemungkinan sedang bulan madu,” kata seorang wartawan. Tidak ada penjelasan resmi terkait ketidakhadiran Walikota Diani di balaikota kemarin. (sdk)

Wali Kota Bogor Nikahi ABG?

sumber: REPUBLIKA.CO.ID

BOGOR – Isu soal Walikota Bogor, Diani Budiarto, menikah kembali dengan seorang remaja , berinisial SI, 18, warga Jakarta merebak di Bogor. Resepsi pernikahan, menurut banyak sumber, dilakukan di di Cluster Panorama, Perumahan Elit Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan.

Berdasar pantauan, di lokasi itu memang tengah berlangsung hajatan. Semua tamu undangan  mengenakan batik dan sebagian besar menggunakan bus pariwisata.

Bila benar, maka ini adalah pernikahan keempat Budiarto. Fauziah Budiarto, istri pertamanya, sedang  terbaring sakit disalah satu rumah sakit di Jakarta.”Bapak dari sekarang sampai Jum’at (24/6) tidak bisa diganggu karena sangat sibuk,” ujar Erry, petugas protokoler yang sehari-hari bertugas di kediaman rumah pribadi Wali Kota Diani Budiarto di Cluster Panorama, BNR, Bogor Selatan, saat ditemui wartawan, kemarin.

Ketua LSM Barisan Monitoring Hukum (BMH) Bogor, Irianto, menyayangkan hal ini, karena posisi Budiarto sebagai pejabat publik. “Apalagi menikah untuk empat kali dan diduga telah memalsukan surat-suratnya alias tanpa restu istri-istri sebelumnya,” kata Irianto kepada wartawan.

Tak hanya itu, menurutnya, sangat tidak etis seorang kepala daerah menikahi seorang gadis remaja yang sebelumnya sempat  bekerja di sebuah cafe itu. “Kalau seperti ini, sifatnya bukan menolong tapi sudah nafsu semata yang dikedepankan dan ini bisa dikategorikan pelanggaran kode etik pejabat pemerintah,” ungkapnya.

 

KPAI: Wali Kota Bogor Tidak Beri Contoh yang Baik

Sumber: Suara Karya Online

Senin, 27 Juni 2011

JAKARTA (Suara Karya): Pernikahan ke-4 Walikota Bogor Diani Budiarto dengan gadis berusia 19 tahun, Siti Indriyani pada Kamis 23 Juni lalu terus menuai kecaman.

Sebagai pejabat daerah, seharusnya Diani memberi contoh yang baik bagi warganya. Bukannya mengedepankan nafsunya.

“Saya kira dia bukan contoh yang baik, karena tidak bisa menahan diri. Tentu saja sebagai warga Bogor, saya menolak pemimpin seperti itu,” kata Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait dalam sebuah kesempatan, Minggu (26/6).

Ariest menjelaskan, dari segi usia bila ditinjau dari hukum agama Siti memang sudah pantas menikah.

Namun demikian, yang menimbulkan persoalan adalah istri pertama Diani saat ini tengah dirawat di rumah sakit.

“Ini bisa dianggap sebagai tindakan yang menciderai perasaan wanita. Sekalipun secara agama dibenarkan, sebagai pejabat publik, Diani seharusnya dia bisa menahan diri. Saya kira paradigma kawin dini semacam ini harus diubah mulai sekarang,” ucap Ariest.

 

Wako Bogor Yakini Nikah Lagi Tak Ganggu Tugas

Sumber: Jawa Pos

%heldi.net %tpengadaan barang dan jasa

Siti Indriyani (19), istri Wali Kota Bogor Diani Budiarto dari pernikahan yang keempat.

BOGOR – Walikota Bogor Diani Budiarto menjamin pernikahannya dengan Siti Indriyani (19) tidak akan menganggu tugasnya sebagai walikota. Orang nomor satu di Kota Bogor itu menyatakan, pernikahannya sah, sehingga tidak perlu dibesar-besarkan.

“Insya Allah, pernikahan ini tidak akan menganggu aktivitas saya sebagai walikota,” tutur walikota saat ditemui Radar Bogor (JPNN Group) usai menghadiri acara keluarga tadi malam.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor, Didin Buchori menyatakan, tidak ada yang salah dalam pernikahan walikota. Namun, menurut mantan Rektor UIKA ini, jika dilihat dari azas kepatutan, hubungan Diani dengan Siti itu bagaikan anak dengan buyutnya. “Yah, meskipun demikian, tidak ada yang salah dalam pernikahan itu karena dilakukan dengan cara yang halal dan suka sama suka,” terangnya.

Didin hanya mempertanyakan apakah Diani yang merupakan penggagas kota beriman dan dan kota halal, meminta izin kepada istrinya sebelum melangsungkan pernikahannya dengan Siti. Sebab, meminta izin kepada istri merupakan prosedur yang harus dilakukan seorang suami kepada istri sebelum memutuskan untuk menikah lagi.

Secara psikologis, sambung Didin, istri manapun tidak akan gampang memberi izin jika mendengar suaminya akan menikah lagi. “Tapi setidak-tidaknya Diani bisa memberi pengertian jika pernikahan ini bukan untuk kesenangan semata, melainkan untuk membangun keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah,” tukasnya.

Didin menjelaskan, seharusnya seorang Diani bisa menjaga privasi pernikahannya agar tidak tembus ke media massa. Sebab, imbas yang harus diterima keluarga besar, mulai dari istri lain serta anak-anaknya, tentu akan membawa dampak psikologis. “Pernikahan sebaiknya tidak disembunyikan. Tapi, Diani yang notabene seorang public figure dan pemimpin Kota Bogor ini, seharusnya bisa melakukan resepsi tanpa bocor ke media massa,” tandasnya.

Karena telah menjadi berita nasional, lanjut Didin, tentu akan sedikit berpengaruh terhadap kinerja Diani dalam mengelola pemerintahan Kota Bogor. Namun, hal tersebut tak sampai harus memberhentikan Diani sebagai walikota. “Kalaupun ada yang salah dari pernikahannya itu, maka saya hanya menyarankan agar Diani bisa banyak mengucap Istighfar,” pungkasnya. (and/rid)

 

PKS: Walikota Bogor Tak Bisa Dipecat Karena Menikah Empat Kali

Sumber ; Detik.com

Jakarta – Walikota Bogor Diani Budiarto kembali menikah dengan seorang remaja bernama Siti Indrayani (19) sebagai pernikahaan keempatnya. PKS sebagai salah satu partai yang mengusung Diani menjadi Walikota Bogor menilai hal ini bukan pelanggaran yang bisa membuat Diani kehilangan jabatannya.

“Nggak bisa, itu kan nggak melanggar hukum, juga nggak melanggar hukum agama. Kecuali kalau ada yang dilanggar,” ujar Wasekjen PKS, Mahfudz Siddik.

Hal ini disampaikan Mahfudz kepada detikcom, Sabtu (25/6/2011).

Sebelumnya diberitakan pernikahaan keempat untuk Diani itu berlangsung dengan pengamanan ketat di Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR). Kabag Humas Pemkot Bogor Asep Firdaus membenarkan adanya acara sakral tersebut.

Meski demikian, Asep membantah kalau Diani menikahi ABG. Menurut dia, istri keempatnya sudah berumur 19 tahun dan sudah dianggap dewasa.

Resepsi telah berlangsung pada Kamis (23/6) kemarin dengan undangan terbatas di Cluster Panorama, Bogor Nirwana Residence, Bogor, tempat kediaman walikota. Para undangan berbaju batik datang dengan bus Blue Bird.

Jika ada tamu undangan yang memakai mobil pribadi, harus menunjukkan undangan. Bahkan, wartawan sempat melihat mobil pribadi Wali Kota Bogor Diani Budiarto bernomor polisi F 1678 BE yang biasa digunakan untuk bertugas memasuki area cluster Panorama.

Pernikahan keempat ini dikritik. Sebab, Fauziah Budiarto, istri pertamanya, saat ini sedang terbaring sakit di salah satu rumah sakit di Jakarta.

“Pejabat publik level Walikota, seharusnya menjadi panutan baik bagi masyarakat. Apalagi menikah untuk empat kali dan diduga telah memalsukan surat-suratnya alias tanpa restu istri-istri sebelumnya,” kata Irianto, Ketua LSM Barisan Monitoring Hukum (BMH) Bogor, kepada wartawan, Kamis (23/6).

Diani Budiarto menjadi walikota Bogor untuk kedua kalinya dalam Pilkada 2009 lalu. Dia yang berpasangan dengan Ahmad Ru’yat itu diusung oleh Partai Golkar, PDIP, PKS, Partai Patriot, PKPI, PPDI, PSI, PBSD, dan PDK.

 

Siti Indriyani, Pegawai Kafe yang Memikat Hati Walikota Bogor

Bogor – Siapakah Siti Indriyani? Gadis berusia 19 tahun ini menjadi istri Walikota Bogor Diani Budiarto dalam pernikahannya yang keempat. Siti rupanya dikenal sebagai pegawai kafe yang berparas cantik.

Menurut seorang sumber orang dekat walikota, dia mengaku mengenalkan Siti dengan Diani. Menurutnya Siti berkenalan dengan Diani, kemudian dari perkenalan itu lama-lama berlanjut dengan pernikahan.

“Siti merupakan salah seorang karyawan sebuah kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan,” kata dia, Jumat (24/6/2011).

Saat itu, lanjutnya, Siti sempat drop out dari sekolahnya. Namun setelah kenal dengan Diani, Diani lantas membiayai sekolah Siti sampai gadis belia itu tamat sekolah.

“Siti kembali melanjutkan sekolahnya dan dibiayai oleh Pak Walikota, hingga akhirnya dinikahi,” ujar dia.

Meski baru berusia 19 tahun, namun postur tubuh Siti terbilang aduhai. Paras wajah Siti pun cantik dan memikat hati Diani.

“Keduanya menikah di Masjid Pondok Indah, Jaksel,” jelasnya.

Diani telah menikah empat kali. Pernikahan pertama berakhir dengan perceraian. Diani lantas menikah dengan Fauziah yang kini menjadi ibu walikota. Kemudian pada 2004, Diani mulai berpoligami dengan menikahi seorang pengurus organisasi. Terakhir, Diani menikah dengan Siti.

Resepsi Diani dan Siti telah berlangsung pada Kamis (23/6) kemarin dengan undangan terbatas di kediaman Diani di Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor. Pernikahan keempat ini dikritik. Sebabnya, Fauziah Budiarto istri keduanya yang selama ini mendampinginya dalam acara resmi-resmi sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Diani adalah walikota Bogor yang menjabat untuk periode keduanya, 2009-2014. Pria kelahiran Bandung, 14 Januari 1955 ini, menjadi walikota atas sokongan sejumlah partai antara lain PDIP, Golkar dan PKS.

FPD DPRD Bogor Prihatin Walikota Nikahi Gadis 19 Tahun

Jakarta – Pernikahan Walikota Bogor Diani Budiarto dengan gadis 19 tahun, Siti Indriani, sebagai istri keempatnya, mengejutkan. Tidak terkecuali bagi anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) Dodi Setiawan. Dia mengaku kaget saat mendengar kabar itu.

“Saya pribadi prihatin. Itu mengingatkan kepada anak saya. Saya antara percaya dan tidak Pak Walikota menyunting gadis 19 tahun,” kata Dodi saat dihubungi detikcom, Jumat (24/6/2011).

Sebagai kawan, Dodi menjelaskan, pada prinsipnya pernikahan itu sah-sah saja. Manusia dikodratkan berpasang-pasangan.

“Saya juga prihatin, ini menjadi konsumsi publik. Dan kita harapkan ke depan kinerja pemerintahan tidak menurun,” imbuhnya.

Dodi menegaskan, selaku kawan dan anggota DPRD pihaknya tentu tidak bisa melarang walikota menikah keempat kalinya. Menikah lagi adalah hak dari Walikota Diani.

Tentang penilaian negatif dari masyarakat terhadap sang walikota, Dodi menyerahkan kepada publik. “Ya silakan masyarakat luas menilai. Kita positive thinking saja. Meski sejujurnya kita merasa prihatin,” tuturnya.

Diani adalah walikota Bogor yang menjabat untuk periode keduanya, 2009-2014. Pria kelahiran Bandung, 14 Januari 1955 ini, menjadi walikota atas sokongan sejumlah partai antara lain PDIP, Golkar dan PKS.

FPKS Bogor: Walikota Menikah 4 Kali Urusan Pribadi Asal Tak Ganggu Tugas

Bogor – Langkah Walikota Bogor Diani Budiarto menikah untuk keempat kalinya ditanggapi dengan reaksi beragam dari masyarakat Bogor. Para anggota DPRD Bogor pun beragam tanggapannya. Pernikahan Diani dengan gadis 19 tahun diharapkan tidak mengganggu tugas sebagai walikota.

“Kita kalau dari kelembagaan DPR, itu domain pribadi, yang penting tidak mengganggu tugas sebagai walikota,” kata anggota FPKS DPRD Bogor Yusuf Dardiri kepada detikcom, Jumat (24/6/2011).

Menurut Yusuf, pernikahan Diani cukup mengejutkan para anggota DPRD Bogor dan pastinya menjadi perbincangan. Sebagian anggota DPRD Bogor malah baru tahu dari media.

“Di DPRD kita maklum sajalah. Ada reaksi spontan. Apa betul? Ada yang bilang gentle, ada yang bilang lebih baik diumumkan daripada orang lain, beragamlah reaksinya,” kata dia.

Yusuf menambahkan, selama ini publik hanya tahu istri Diani hanyalah Fauziah, yang menjadi ibu walikota. Masyarakat Bogor, yang Yusuf tahu, juga kaget mengetahui walikota mereka menikah keempat kalinya.

“Pada umumnya masyarakat bertanya, apa benar? Masa iya? Mungkin kita maklum kalau publik kaget,” jelas dia.

Yusuf tidak ingin berkomentar soal pernikahan Diani dengan SI (19) saat Fauziah sedang sakit. Para anggota DPRD Bogor, hanya berharap pernikahan Diani kali ini bisa bahagia.

“Jadi sebagai kolega kita ucapkan selamat, mudah-mudahan bahagia,” jelas dia.

Resepsi telah berlangsung pada Kamis (23/6) kemarin dengan undangan terbatas di Cluster Panorama, Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor, tempat kediaman walikota. Para undangan berbaju batik datang dengan bus Blue Bird.

Jika ada tamu undangan yang memakai mobil pribadi, harus menunjukkan undangan. Bahkan, wartawan sempat melihat mobil pribadi Wali Kota Bogor Diani Budiarto bernomor polisi F 1678 BE yang biasa digunakan untuk bertugas memasuki area Cluster Panorama.

Pernikahan keempat ini dikritik. Sebabnya, Fauziah Budiarto istri pertamanya saat ini sedang dirawat terbaring sakit di salah satu rumah sakit di Jakarta.

“Pejabat publik level Walikota, seharusnya menjadi panutan baik bagi masyarakat. Apalagi menikah untuk empat kali dan diduga telah memalsukan surat-suratnya alias tanpa restu istri-istri sebelumnya,” kata Irianto, Ketua LSM Barisan Monitoring Hukum (BMH) Bogor, kepada wartawan, Kamis (23/6).

Diani adalah walikota Bogor yang menjabat untuk periode keduanya, 2009-2014. Pria kelahiran Bandung, 14 Januari 1955 ini, menjadi walikota atas sokongan sejumlah partai antara lain PDIP, Golkar dan PKS.

Nikahi Gadis 19 Tahun, Walikota Bogor Sudah Pensiun dari PNS

Bogor – Walikota Bogor Diani Budiarto menikah untuk keempat kalinya dengan SI, gadis muda belia berusia 19 tahun. Diani yakin tidak melanggar peraturan pemerintah terkait poligami, karena sudah pensiun dari jabatan PNS-nya 4 bulan lalu.

“Meskipun dia masih menjabat sebagai walikota, tapi dia sudah pensiun dari jabatan PNS-nya sejak 4 bulan lalu,” kata Kabag Humas Pemkot Bogor Asep Firdaus di Macaroni Panggang, Taman Suryakencana, Bogor, Jumat (24/6/2011).

Karena Diani sudah pensiun dari jabatan PNS-nya, poligami yang dilakukannya diyakini tidak melanggar aturan pemerintah. Dalam PP No 10/1983, ada aturan agar PNS tidak berpoligami.

“Jadi tidak melanggar PP No 10/1983. Tidak ada yang salah, perempuannya sudah dewasa. Menikahnya secara sah menurut agama dan negara,” jelas Asep.

Resepsi telah berlangsung pada Kamis (23/6) kemarin dengan undangan terbatas di Cluster Nirwana, Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor, tempat kediaman walikota. Para undangan berbaju batik datang dengan bus Blue Bird.

Jika ada tamu undangan yang memakai mobil pribadi, harus menunjukkan undangan. Bahkan, wartawan sempat melihat mobil pribadi Wali Kota Bogor Diani Budiarto bernomor polisi F 1678 BE yang biasa digunakan untuk bertugas memasuki area cluster Panorama.

Pernikahan keempat ini dikritik. Sebabnya, Fauziah Budiarto istri pertamanya saat ini sedang dirawat terbaring sakit di salah satu rumah sakit di Jakarta.

“Pejabat publik level Walikota, seharusnya menjadi panutan baik bagi masyarakat. Apalagi menikah untuk empat kali dan diduga telah memalsukan surat-suratnya alias tanpa restu istri-istri sebelumnya,” kata Irianto, Ketua LSM Barisan Monitoring Hukum (BMH) Bogor, kepada wartawan, Kamis (23/6).

Diani adalah walikota Bogor yang menjabat untuk periode keduanya, 2009-2014. Pria kelahiran Bandung, 14 Januari 1955 ini, menjadi walikota atas sokongan sejumlah partai antara lain PDIP, Golkar dan PKS.

Walikota Bogor Nikahi Gadis 19 Tahun Sebagai Istri Keempat

Bogor – Mengejutkan! Walikota Bogor Diani Budiarto kembali menikah dengan seorang remaja berinisial SI (19). Ini adalah pernikahaan keempat untuk Diani yang berlangsung dengan pengamanan ketat di Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR).

“Iya benar Pak Walikota Diani sudah menikah lagi. Ini istri keempatnya,” kata Kabag Humas Pemkot Bogor Asep Firdaus di Macaroni Panggang, Taman Suryakencana, Bogor, Jumat (24/6/2011).

Meski demikian, Asep membantah kalau Diani menikahi ABG. Menurut dia, istri keempatnya sudah berumur 19 tahun dan sudah dianggap dewasa.

“Tapi itu bukan ABG lagi perempuannya, sudah 19 tahun. Jadi tidak ada yang salah,” kata dia.

Resepsi telah berlangsung pada Kamis (23/6) kemarin dengan undangan terbatas di Cluster Panorama, Bogor Nirwana Residence, Bogor, tempat kediaman walikota. Para undangan berbaju batik datang dengan bus Blue Bird.

Jika ada tamu undangan yang memakai mobil pribadi, harus menunjukkan undangan. Bahkan, wartawan sempat melihat mobil pribadi Wali Kota Bogor Diani Budiarto bernomor polisi F 1678 BE yang biasa digunakan untuk bertugas memasuki area cluster Panorama.

Pernikahan keempat ini dikritik. Sebab, Fauziah Budiarto, istri pertamanya, saat ini sedang terbaring sakit di salah satu rumah sakit di Jakarta.

“Pejabat publik level Walikota, seharusnya menjadi panutan baik bagi masyarakat. Apalagi menikah untuk empat kali dan diduga telah memalsukan surat-suratnya alias tanpa restu istri-istri sebelumnya,” kata Irianto, Ketua LSM Barisan Monitoring Hukum (BMH) Bogor, kepada wartawan, Kamis (23/6).

Diani Budiarto menjadi walikota Bogor untuk kedua kalinya dalam Pilkada 2009 lalu. Dia yang berpasangan dengan Ahmad Ru’yat itu diusung oleh Partai Golkar, PDIP, PKS, Partai Patriot, PKPI, PPDI, PSI, PBSD, dan PDK.

Sumber: Detik.com

==

Wali Kota Bogor Menikah untuk Keempat Kalinya

Sumber Tempo Interaktif

Diani Budiarto. TEMPO/ Nickmatulhuda

TEMPO Interaktif, Bogor – Wali Kota Bogor Diani Budiarto menikah untuk keempat kalinya Kamis lalu, 23 Juni 2011, dengan seorang gadis berusia 19 tahun. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Bogor Asep Firdaus membenarkan hal tersebut. “Berita tentang Wali Kota telah menikah lagi memang benar. Beliau telah sah menikah secara agama dan negara,” ucap Asep kemarin, Jumat 24 Juni 2011.

Asep menolak menyebutkan status Diani sebelumnya. Tapi, ia menegaskan, Diani tidak lagi terikat Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil. Sebab, Diani telah pensiun sebagai PNS sejak empat bulan lalu, walaupun masa jabatannya sebagai Wali Kota baru akan berakhir pada 2014.

Ia pun menyayangkan pemberitaan di sejumlah media yang melansir Siti berusia 18 tahun. Menurut dia, Siti sudah cukup umur atau dewasa. “Wanita tersebut telah berusia 19 tahun,” ujar Asep. Resepsi pernikahan Diani Budiarto dengan Siti Indriyani, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, digelar di rumah pribadinya yang berlokasi di Cluster Panorama, Bogor Nirwana Residence, Bogor Selatan.

Dalam hidupnya, Diani telah menjalani empat pernikahan. Menurut sumber Tempo, pernikahan pertama terjadi pada 1980-an. Namun, karena berbeda keyakinan, pernikahan tersebut kandas pada 1990-an. Selanjutnya, pada 1996 Diani menggelar pernikahannya yang kedua dengan Fauziah.

Namun, hubungan keduanya retak karena pada 2005 keduanya terlibat pertengkaran hebat, sehingga Diani sempat dirawat di rumah sakit karena mengalami luka tusuk pada bagian dada kirinya. Adapun siapa yang menjadi istri ketiga belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan. Diperkirakan pernikahan yang ketiga itu terjadi pada 2003. DIKI SUDRAJAT

Undangan Pernikahan

%heldi.net %tpengadaan barang dan jasa%heldi.net %tpengadaan barang dan jasa
=
%heldi.net %tpengadaan barang dan jasa
=foto yg diragukan…
sumber: http://pemudaindonesiabaru.blogspot.com/2011/06/foto-siti-indriyani.html
PKS: Meski Berjenggot, Walikota Bogor Diani Bukan Kader Kami
Sumber: Detik.com
Jakarta – Walikota Bogor Diani Budiarto membetot perhatian publik. Langkahnya menikahi Siti Indriyani (19) memancing reaksi masyarakat. Nah, dengan penampilannya yang berjenggot, muncul tudingan Diani kader PKS. Tak heran PKS pun ikut kebagian getah tudingan tak sedap. 

Meski penampilan Diani yang berjenggot, tegas-tegas PKS membantah kalau pria yang menikah keempat kalinya itu adalah kader mereka.

“Diani buka kader maupun simpatisan PKS, walaupun berjenggot,” kata Wakil Kepala DPP PKS Wilayah Jabar-Banten-DKI Jakarta, Yudi Widiana saat dikonfirmasi, Senin (27/6/2011).

Namun Yudi enggan mengomentari pernikahan Diani yang mengundang kontroversi tersebut. Menurut Yudi, sepenuhnya itu urusan pribadi dari Diani.

“Yang penting keteladanan dan keharmonisan rumah tangga beliau harus dijaga. Apalagi nanti 29 Juni BKKBN menetapkan sebagai hari keluarga nasional,” tuturnya.

Diani Budiarto baru saja menikah keempat kalinya dengan seorang gadis muda berusia 19 tahun bernama Siti Indriyani. Meski ini pernikahan keempat, tapi Siti Indriyani merupakan istri ketiganya saat ini, karena istri pertamanya telah dicerai.

Walikota Bogor Bisa Dipidanakan Bila Istrinya Melapor

Jakarta – Walikota Bogor Diani Budiarto memang berpoligami dan memiliki tiga istri. Orang nomor satu di Kota Bogor, Jawa Barat itu tidak dikenai sanksi karena bukan lagi berstatus PNS. Namun Diani bisa saja dipolisikan oleh istrinya.

“Secara hukum dia tidak bisa kena (sanksi) karena berpoligami, tapi dia bisa kena kalau ada pelaporan dari istrinya,” kata Irianto, Ketua LSM Barisan Monitoring Hukum (BMH) yang berbasis di Bogor, kepada detikcom, Sabtu (25/6/2011).

Irianto mengatakan, Diani bisa dilaporkan dengan pasal 384 KUHP oleh istrinya jika benar menikah lagi tanpa izin. Namun sekali lagi, hal itu hanya bisa dikenakan jika istrinya tidak terima dan melaporkan.

“Kalau istrinya pasrah-pasrah saja ya tidak akan kena,” kata Irianto.

Lantas bagaimana dengan pernikahan ketiga Diani, atau pernikahan sebelum dengan Siti Indriyani, ketika Diani masih berstatus PNS? Hal itu pun rupanya juga tidak bisa menjadi persoalan hukum.

Menurut Irianto, saat hal itu diketahui dan heboh di publik, Diani sudah tidak lagi berstatus sebagai PNS.

Arbi Sanit: Menikah Empat Kali, Walikota Bogor Sebaiknya Dipecat
Jakarta – Pengamat politik Arbi Sanit menilai pernikahan Walikota Bogor Diani Budiarto yang keempat, merupakan perbuatan tidak etis. Ia juga menyatakan, Diani Budiarto seharusnya diberhentikan dari jabatannya karena gagal menjadi pemimpin yang baik. 

“Hemat saya, dia itu tidak pantas jadi Walikota, tidak pantas jadi pemimpin, itu namanya menyalahgunakan kekuasaan,” ungkap Arbi saat dihubungi detikcom, Sabtu (25/6/2011).

Pakar Politik Universitas Indonesia ini, meminta kepada pemerintah agar Walikota Bogor tersebut diberi sanksi. Alasannya, sebagai pemimpin dia dianggap telah menyalahgunakan kekuasaan.

“Itu perbuatan yang opurtunis, mentang-mentang punya duit, punya kekuasaan dia memanfaatkan hal itu untuk menindas hak perempuan,” jelasnya.

Lanjut lagi Arbi bercerita, bahwa pada zaman orde baru, pejabat yang memiliki dua istri bisa dipecat jabatannya. Ia berharap saat ini pemerintah juga mampu mengambil sikap tegas.

“Saya rasa peraturan orde baru tersebut harus diberlakukan dan saya minta agar Walikota tersebut harus dipecat,” tegas Arbi

Diani telah menikah empat kali. Pernikahan pertama berakhir dengan perceraian. Diani lantas menikah dengan Fauziah yang kini menjadi ibu walikota. Kemudian pada 2004, Diani mulai berpoligami dengan menikahi seorang pengurus organisasi. Terakhir, Diani menikah dengan Siti.

Resepsi Diani dan Siti telah berlangsung pada Kamis (23/6) kemarin dengan undangan terbatas di kediaman Diani di Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor. Pernikahan keempat ini dikritik. Sebabnya, Fauziah Budiarto istri keduanya yang selama ini mendampinginya dalam acara resmi-resmi sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Diani adalah walikota Bogor yang menjabat untuk periode keduanya, 2009-2014. Pria kelahiran Bandung, 14 Januari 1955 ini, menjadi walikota atas sokongan sejumlah partai antara lain PDIP, Golkar dan PKS.

Setelah Nikahi Gadis 19 Tahun, Walikota Bogor Menghilang
Bogor – Setelah menikahi gadis 19 tahun, SI, Walikota Bogor Diani Budiarto tidak tampak seharian di Balaikota. Berbagai agenda kerja sepanjang Jumat ini tidak dihadirinya. Bulan madu? 

Pantauan detikcom sepanjang Jumat (24/6/2011), Diani tidak datang ke Balaikota Bogor. Padahal, ada acara peringatan Hari Anti Narkoba Sedunia di jajaran Pemkot Bogor.

Walhasil, acara itu hanya dihadiri pejabat teras di bawah Walikota. Sejumlah pejabat Pemkot Bogor enggan berkomentar soal menghilangnya orang nomor satu di Kota Bogor ini pada hari ini.

Kabag Humas Pemkot Bogor, Asep Firdaus yang sebelumnya sempat membenarkan pernikahan keempat Diani ini, juga tidak mau memberikan penjelasan seputar agenda Diani hari ini.

Bahkan, Diani sebenarnya sudah menghilang sejak Kamis (23/6). Pada Kamis malam itu, Diani seharusnya menerima penghargaan MUI atas prestasi Pemkot Bogor terhadap komitmen produk halal.

Penghargaan diberikan dalam acara Gala Dinner jelang Pameran Indonesia Halal Expo di Gedung Smesco, Jl Gatot Subroto, Jakarta. Tapi, rupanya hal itu bertepatan dengan resepsi pernikahan Diani. Walikota hanya mengirimkan asisten walikota untuk menerima penghargaan tersebut.

Resepsi Diani dan SI telah berlangsung pada Kamis (23/6) kemarin dengan undangan terbatas di kediaman Diani di Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor. Para undangan berbaju batik datang dengan bus Blue Bird.

Jika ada tamu undangan yang memakai mobil pribadi, harus menunjukkan undangan. Bahkan, wartawan sempat melihat mobil pribadi Walikota Bogor Diani Budiarto bernomor polisi F 1678 BE yang biasa digunakan untuk bertugas memasuki area BNR.

Pernikahan keempat ini dikritik. Sebabnya, Fauziah Budiarto istri keduanya yang selama ini mendampinginya dalam acara resmi-resmi sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta.

“Pejabat publik level Walikota, seharusnya menjadi panutan baik bagi masyarakat. Apalagi menikah untuk empat kali dan diduga telah memalsukan surat-suratnya alias tanpa restu istri-istri sebelumnya,” kata Irianto, Ketua LSM Barisan Monitoring Hukum (BMH) Bogor, kepada wartawan, Kamis (23/6).

Diani adalah walikota Bogor yang menjabat untuk periode keduanya, 2009-2014. Pria kelahiran Bandung, 14 Januari 1955 ini, menjadi walikota atas sokongan sejumlah partai antara lain PDIP, Golkar dan PKS.

 

Pernikahan Keempat & Istri Ketiga untuk Walikota Bogor

Bogor – Walikota Bogor Diani Budiarto semakin mantap untuk terus berpoligami. Terbaru, dia menikahi Siti Indriyani, seorang gadis 19 tahun. Meski ini pernikahan keempat, tapi Siti Indriyani merupakan istri ketiganya saat ini.

Menurut seorang politisi yang merupakan kolega Diani, dengan pernikahan terakhir ini, Diani sudah menikah empat kali. “Ibu Fauziah yang menjadi ibu walikota, itu istri dari pernikahan kedua. Yang sebelumnya cerai,” kata sumber itu, Jumat (24/6/2011).

Ketika bercerai dari istri pertama, Diani dekat dengan Fauziah yang rupanya teman sesama alumnus STPDN, kini IPDN. Fauziah pun bercerai dengan suaminya, lantas dekat dengan Diani dan lalu menikah.

Lantas, beberapa tahun kemudian, Diani pun berpoligami. “Pada 2004, ketika dia mau maju sebagai calon walikota, Diani menikah lagi,” kata dia.

Istri kedua dari pernikahan ketiga ini adalah seorang pengurus organisasi. Namun setelah 7 tahun berpoligami, Diani rupanya menikah lagi. Gadis yang ia pilih kali ini adalah Siti Indriyani (19).

“Kalau kemarin itu resepsinya. Kalau menikahnya sih sebelum itu,” ujar dia

Resepsi Diani dan Siti telah berlangsung pada Kamis (23/6) kemarin dengan undangan terbatas di kediaman Diani di Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor. Pernikahan keempat ini dikritik. Sebabnya, Fauziah Budiarto istri keduanya yang selama ini mendampinginya dalam acara resmi-resmi sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Diani adalah walikota Bogor yang menjabat untuk periode keduanya, 2009-2014. Pria kelahiran Bandung, 14 Januari 1955 ini, menjadi walikota atas sokongan sejumlah partai antara lain PDIP, Golkar dan PKS.

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi heldi.net via HP. 0817870910000 - BBM. 2940FD60 - email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: info@heldi.net , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Comments

7 Responses to “Kompilasi Berita Diani Budiarto (Walikota Bogor) Menikah…”
  1. Eldrian says:

    Giliran kawin lagi bawa2 sunah nabi, piara jenggot weh sunah nabi mah…

  2. puji says:

    pusing amat komen orang…. paling bentaran… abis itu juga adem….

  3. cw ml says:

    walikota mesum bukannya ngurusin kota bogor malah ngurusin hawa nafsu wae, bogor tuh semakin semrawut kotanya semakin macet semakin kumuh, giliran liat cw muda cantik aja nefsong.
    rakyat bogor dah dikibulin milih walikota kaya gini.
    inget janji jadi wa

  4. andri says:

    halah, walikota sableng, istri lagi sakit bukannya ditemenin/disayang malah kawin lagi, orang macam begini ga mungkin sayang sama warganya.

  5. Maruli Panggabean says:

    Gila tu cewe bispak abiezz..

    Mulutmu Harimaumu

    Tapi saya tidak takut untuk mengatakan bahwa Diana Budiarto adalah serigala berbulu domba..

  6. awitara says:

    kok bisa ya, pemimpin seperti itu, 4 istri…. gila, ane aja masih muda, mahasiswa lagi, lum punya pacar,,hehehe

Trackbacks

Check out what others are saying about this post...
  1. [...] Salam Pengadaan dari Bogor dan Salam eproc dari pak Diani… [...]



Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!