Bahaya Pujian

March 8, 2014 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - Curhat PNS online

pujianPujian yang bila dihilangkan hurup awal nya “P” maka akan menjadi “Ujian”, ya memang manusia pada dasarnya mungkin senang dipuji tetapi apabila salah mensikapi, yang mana seringkali saya melihat diri sendiri dan orang lain seringkali salah mensikapi pujian, maka pujian akan menjadi berbahaya, karena itu maka dari itu sebenarnya pujian itu adalah ujian. So apa bahaya dari pujian tersebut? berikut adalah diantaranya:

BAHAYA BAGI YANG MENERIMA PUJIAN

1. yang menerima pujian maka ada kemungkian akan terkena penyakit sombong (kibr) dan merasa besar sendiri (‘ujub), karena dengan menerima pujian maka merasa dirinya hebat yang rentan terkena penyakit sombong dan ujub. Keduanya, kibr dan ‘ujub merupakan penyakit hati yang mematikan.

2.  yang dipuji bisa lupa diri dan lengah karena mabuk pujian. Menurut Ghazali, orang yang merasa besar dan hebat, pasti ia lengah. Karena sudah hebat ia merasa tidak perlu bersusah payah dan bekerja keras. Kerja keras hanya mungkin dilakukan oleh orang-orang yang merasa banyak kekurangan dalam dirinya. So pujian bisa membuat jadi lemah dan lengah!

3. Rasulullah saw sangat mewanti-wanti bahwa pujian bisa mematikan iman. Pujian orang lain adalah prasangka orang lain pada kita. Orang memuji itu hanya melihat topengnya kita saja. Orang yang senang pujian orang kepada dirinya, seperti orang mabuk, mencari jalan apa pun agar orang memberinya pujian. “Menyukai sanjungan dan pujian membuat orang buta dan tuli.” (HR. Ad-Dailami).

4. Saya pernah mendengar dari ceramah tapi lupa apa dasarnya, bahwa memuji seseorang itu seperti menebaskan pedang ke leher orang yang puji, karena begitu mematikannya pujian yang dilontarkan sehingga tanpa basa basi bisa langsung membuat mati! yaitu bisa mematikan iman.

itu adalah bahaya bagi yang dipuji, hal ini berbahaya karena memang saya sering melihat, terutama akhir akhir ini yaitu banyak orang yang ternyata dengan mudah termakan oleh puji pujian orang lain… wah bahaya itu, mulai dari level OB, supir, bahkan sampai pejabat tinggi ternyata gampang sekali termakan pujian, kelihatan dari terbangnya hidung mereka hehe dan sikap yang dipuji menjadi lebih senang dan terbuka dengan yang memujinya. Plus ternyata ada orang yang senang memuji muji orang lain lagi, nah bahaya juga ini.

selanjutnya ada lagi bahaya bagi orang yang senang memuji orang, yaitu:

BAHAYA BAGI ORANG YANG MEMUJI

1. Kemungkinan pujian melampau yang akhirnya akan menjadi pendustaan.

2. Kemungkinan menyebabkan hati dimasuki sifat “munafik“,  memuji sekadar menunjukkan bahawa dia akrab tetapi yang berlaku adalah sebaliknya atau sekedar memuluskan kepentingannya, ya itu dia akhirnya berakhir menjadi munafik.

3. Kadangkala manusia mengucapkan sesuatu yang tidak diketahui benar atau tidak, yang mungkin perkara itu tidak diselidiki langsung, asal ketemu bawaannya memuji saja….

4. Dibimbangi pujian itu akan menyebabkan orang yang dipuji terus lengah dan tidak menyedari kelemahan diri sendiri, seolah-olah orang yang memuji itu merelakan sesuatu yang buruk terus berlaku.

5. yang paling bahaya yang merupakan implikasi dari nomor 1 sd 4 adalah bisa jadi pujian tersebut menjadi ABS atau alias bapak senang.

“Bila kamu melihat orang-orang yang sedang memuji-muji dan menyanjung-nyanjung maka taburkanlah pasir ke wajah-wajah mereka.” (HR. Ahmad) – sayang sekali di sekitar saya tidak ada pasir ya… apa pakai bogem mentah saja ya 🙂

Beberapa pujian bisa berdampak baik salah satunya adalah untuk memberikan motipasi atau semangat seperti pada kasus memuji anak ketika ada pencapaian dalam belajar, atau memuji anak buah untuk menghargai pekerjaan yang telah diselesaikan, sehingga bukannya tidak boleh memuji tetapi mungkin harus lebih proporsional dan tidak berlebihan dan lebih meluruskan niat dalam memberikan pujian terhadap orang lain agar terhindar bahaya-bahaya pujian baik bagi yang memuji atau menerima pujian.

Beberapa trik yang saya lakukan kalau saya menerima pujian, selain langsung merasa “jengah” dan kagok, ya mungkin karena yang dipujikan belum tentu sesuai dengan apa kita  sebenarnya, dan saya pribadi merasa kalau saja Allah SWT membukakan sedikit saja aib pribadi saya, tentunya mana ada orang yang memuji saya… berikut yang saya lakukan ketika ada orang yang memuji agar terhindar dari bahaya pujian seperti di atas yaitu:

1. Langsung belokan pujian orang ke hal lainnya, misalnya:

“wah mobil baru ya, hebat euy…” dibelokan dengan jawaban “ah… mobil masih ngiridit (kredit) coba aja bunyi klaksonnya aja dit…dit..dit… hehe”

“luar biasa pa heldi ini… bla bla bla…” dibelokan dengan “heureuy” atau dengan jawaban sambil melucu “memang biasa diluar kita mah ya, dan hal yang luar biasa itu memang sudah menjadi kebiasaan sih ya, jadi biasa biasa saja ya  hehehe 🙂  ”

“memang mantap ya pa heldi ini” dijawab dengan “memang pak… saya ini mantap! alias makan tempat, banyak makan nya sih 🙂 ”

“puji puji bla bla bla…” dibelokan dengan memuji orang yang memuji dengan pujian yang lebih lagi, jadi perang pujian ya 🙂

2. Ingat dosa dan aib diri sendiri, ya pujian orang kadarnya masih sangat kecil sekali dibandingkan dengan salah dan dosa serta aib yang pernah dilakukan…. Astagfirullohaladzim ya Allah… ampuni saya ya Alloh…

3. ber-Istigfar dan menyerahkan semua pujian itu adalah untuk Alloh semata karena yang mereka puji adalah mahluk Alloh sehingga semata mata yang dipuji mereka adalah bukanlah kita tetapi adalah Alloh yang menciptakan saya… segala puji bagi Alloh semata… Tuhan sekalian alam…

Demikian curhatan di malam minggu semoga bermanfaat baik bagi orang yang senang memuji ataupun bagi kita ketika menerima pujian dari orang lain… wallohualambissowab…

sumber:

– http://jejakaddin.blogspot.com/2008/10/bahaya-pujian.html

– http://www.eramuslim.com/ramadhan/tausyiah/bahaya-pujian.htm#.UxsdTIVIoUI

– http://www.cahayaembunfajar.com/2012/05/penyakit-lisan-ke-11-hati-hati-bahaya.html

– pujian pujian yang beredar di lingkungan kehidupan pribadi saya…. 🙂

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi wwww.heldi.net via HP. 081111-64-600- email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: heldi_y@yahoo.com , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!