Ketika ngajar adalah panggilan

March 21, 2014 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - Curhat PNS online

When teaching is a calling” mungkin itu tarjamah dari judul postingan ini yaitu “ketika mengajar adalah suatu panggilan” saya tidak tahu apakah sudah benar atau tidak ini bahasa inggris nya, maklumlah  skor toefl yang pas pas (ya… pas butuh 525 alhamdullilah pas dapat 530 hehe…) plus bahasa inggris yang ke sunda sunda an juga ya sudahlah well done or great job even “my body s not delicious” (alias masuk angin)  mantap pokonya yah 🙂 Mungkin seperti nge-blog juga yah, “when blogging is a calling“, jadi kalau sudah ada ide untuk suatu tulisan di blog, entah kenapa hal tersebut terus dipikirkan dan selalu terpikirkan dalam otak ini; mulai dari judul apa yang menarik yang akan dipakai, plus apa isinya dari calon tulisan tersebut terus menerus muncul dalam benak ini, terus runut muncul ide ide baru yang harus diketikan dan dicurhatkan segera, kalau belum dituangkan di dalam blog ini maka ide tersebut akan terus menghantui, semakin lama maka semakin bernafsu untuk segera dituangkan dalam bentuk tulisan di curhat pns online ini.  Ya seperti sekarang ini,dari kemarin muncul ide untuk menuliskan tentang when teaching is a calling… ya dari kemarin muncul ide tulisan ini, terus saja terpikirkan, sehingga akhirnya, meskipun sudah hampir jam 11 malam lebih, meskipun sudah cape pulang ngantor dari jakarta dengan segala macam kegiatan di kantor, meskipun sudah cape ngasuh barudak (ngasuh 4 anak), bahkan masih sempat ngabisin cape dengan nyuci mobil sendiri, pakai wax segala malahan, yah meskipun badan sudah cape, tapi ini ide tulisan begitu kuat dorongannya untuk segera diketikan dan dituangkan dalam clog curhat ini, so akhirnya nyalakan komputer, bukin secangkir kopi pahit… ketik ketik mantap! mengalir lancar kan, ini saja sudah jadi satu pragrap yang panjang ya… so jadilah postingan ini.

Begitu pula kalau mengajar, baik mengajar GIS untuk anak SMK atau ngajar pengadaan untuk orang dewasa, ya baik pedagogy, andragogy atau andra  and the backbond 🙂 , kalau lagi ngajar ya entah kenapa meskipun cape atau bagaimana pun kondisinya, tetapi kalau sudah di depan kelas, kalau kata orang sunda mah “siga nu kasurupan“, semangat itu begitu menggelora, begitu mengalir kadang begitu derasnya arus ingin menyampaikan semua materi yang ada di dalam pikiran ini, dan begitu “gregetannnya” keinginan agar semua peserta dapat menguasai semua materi,  ya seperti nulis tulisan ini, begitu lancar begitu semangat begitu bernapsu untuk mengungkapkan semua kata hati dan isi pikiran ini, mungkin benar adanya seperti kata teman saya di LKPP yaitu pak CSK, kata beliau: “ya itulah mungkin yang dinamakan  passion ya pak heldi”, makasih pak CSK atau komentar curhat nya ya 🙂

Ya itu dia mungkin yang dinamakan “when teaching is a calling“, selain di depan kelas begitu menggelora semangat dan energi yang begitu berlimpah entah dari mana datangnya, begitu pula segala sesuatu tentang pengajaran ini “diulik” dan disiapkan sedemikian rupa agar ketika mengajar materi dapat tersampaikan dengan mantap. Mulai dari persiapan peralatan yang harus selengkap dan sesempurna mungkin, mulai dari 2 jenis pointer laser “hijau” dan “merah” plus cadangannya baik pointernya dan baterai nya harus ada cadangannya, flashdisk untuk copy materi, ipad dan laptop untuk presentasi, bahkan sekarang saya sedang hunting switch yang bisa berganti saluran (VGA dan HDMI), sehingga saya bisa dengan mudah berganti ganti dari laptop ke ipad dan sebaliknya.  Pakai new  ipad alhamdullilah sudah mantap, tetapi ada beberapa materi yang mungkin akan lebih maksimal kalau dengan laptop, so kalau dua dua nya (laptop dan ipad) bisa dipakai tentunya kombinasi keduanya akan semakin super lagi dalam memberikan materinya. Untuk tambahan ipad bahkan saya sudah beli airplay agar bisa koneksi wireless antara ipad dengan proyektor, wifi generator nya juga sudah disiapkan kalau-kalau ditempat pelatihan tidak ada wifi,  namun sayangnya dibanyak tempat pelatihan ternyata proyektornya belum mendukung HDMI, karena ternyata airplay hanya bisa dipakai untuk HDMI, maklumlah produk apple memang mementingkan kualitas nomor wahid. Atau mungkin harus bawa proyektor sendiri aja kali ya? ya itu terpikir juga sih, saya lagi nyari proyektor ukuran kecil yang bisa HDMI sehingga bisa kompatibel dengan Airplay nya ipad.

Itu hardware, begitu pula untuk softwarenya, di ipad terinstall lengkap untuk yang wajib tentunya harus ada keynote, page, number (office nya apple lah), plus beberapa jenis aplikasi mindmap, dan beberapa jenis aplikasi untuk writing/paint, sehingga bisa nulis di ipad seperti gayanya mario teguh golden ways lah 🙂 , disiapkan lagu lagu penambah semangat untuk enegizer, video nya juga. Plus koleksi pdf peraturan peraturan terkait pengadaan, semua nya ready to use baik di ipad maupun di laptop. Makanya kadang saya heran bila ada pengajar yang ke tempat mengajar kok bisa tidak bawa satu peralatan apapun, laptop tidak bawa, pointer tidak bawa… kan semuanya sudah disediakan panitia… iya sih ya… ngapapa deh… 🙂  Dan tentunya materi bahan ajarnya juga di ulik dan ditambah sedemikian rupa sehingga dapat sesuai dengan kebutuhan pesertanya.

Ya itulah mungkin when teaching is a calling, tidak perduli juga berapa bayarannya, mau kecil atau besar silahkan terserah panitia saja, Alhamdullilah tidak pilih pilih… yakin dengan hukum kekekalan energi, apa yang kita lakukan pasti ada bayarannya ya, ya bisa langsung atau nanti dan pasti dibayar, bisa dengan bentuk energi lainnya dan bahkan bisa berlipat lipat ganda juga bayarannya kalau di tunda dulu pembayarannya loh. Ya seringkali juga saya dengar bisik bisik tetangga bahwa si ini mah narif… eh pakai “p” ya… narip!, si itu mah suka milih milih penyelenggara yang JP nya besar saja, ya itumah mangga lah, saya juga bukan tidak mau kok JP besar, saya juga mau kok JP besar 🙂 tapi ya hayu wae lah berapapun bayarannya, bahkan tidak dibayarpun hayu, ya asal saya sedang punya uang lebih ya untuk ongkosnya, ya maklumlah PNS pas pas an 🙂 . Kenapa bisa begitu ya? karena saya senang mengajar… that its! i like it and I love it! that’s it, so kalau butuh pengajar ya tinggal calling saja ya, jadi when teaching is a calling okey, oh jadi ini yah arti when a teaching is a calling teh?  🙂 what eper lah… namanya juga blog curhat ya…. 🙂

nah ini juga, kalau sudah tertuangkan semua yang ingin dituliskan, terasa plong pikiran ini, dan begitupula kalau sudah ngajar, melihat peserta yang puas atau mungkin tidak puas (baca artikel ini: Mengajar Pengadaan Barang/Jasa sampai Puas!) , peserta yang begitu semangat dan antusias, setelah ngajar photo bareng, salaman jabat tangan dengan begitu erat dan senyum di bibir disertai ucapan terima kasih, dan saya jawab dengan ucapan minta maap kalau2 ada kesalahan dan kekuarangan dalam mengajar. semua hal tersebut begitu… bagai mana gitu yah… walau baru terasa cape nya setelah mengajar, namun sensasi kepuasan dalam mengajar itu seperti… punten… maap… seperti habis orgasme… pokonya puass lah 🙂

Oke mungkim ini saja curhatan di malam ini ya, saya sekarang mau muasin yang lain dulu ya 🙂 saya tidak tahu apakah tulisan ini bagus atau tidak ya, tetapi harapan saya, meskipun sekedar curhatan… mudah mudahan ada manfaatnya saja ya…. aamiin…

piss ah… salam damai dan salam pengadaan dari bogor 🙂

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi wwww.heldi.net via HP. 081111-64-600- email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: heldi_y@yahoo.com , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Comments

2 Responses to “Ketika ngajar adalah panggilan”
  1. Darminto Pujotomo says:

    Wah wah… Kang Heldi sudah menikmati mengajar, sampai2 mengajar adalah calling, jadi kalau tidak di call tidak mengajar nih…..he….he……Padahal aku tiap minggu selama 2 hari wajib mengajar. Karena memang tugasku salah satu menagajar, mengeluarkan ide dan pemikiran kepada peserta, sebagai generasi penerus bangsa. Kalau di PBJ sih, saya mengundang peserta untuk ikut mendengarkan, mempraktekkan tatacara PBJ. Baik peserta nya 2, 3, 4 atau bahkan 50 – 100an orang. Jadi saya jarang seperti Pak Heldi, yang mengajar “is calling”. Karena mungkin saya dibesarkan dalam lingkungan pengajar, Bapak dan kakak saya semua pengajar. Sehingga tidak harus di calling, tapi kalau bisa kita meng calling peserta, he….he…….
    Karena kepuasan kita, kalau yang kita ajarkan, diikuti oleh peserta…. Salam dari teman diklatmu……Semangat terus Kang…..

    • heldi says:

      @Darminto

      eh ada pa Dar… kumaha damang pa? terima kasih sudah berkunjung ke blog curhat saya ya 🙂
      Kalau pa Darminto mah sudah bukan calling lagi ini, sudah “jiwa raga kami” di bidang ngajar kayanya… mantap lah!

      Salam Pengadaan dari Kota Bogor

Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!