Bisnis Travel dan Kargo yang bombastis dari Wempy Suciady

June 5, 2015 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - Curhat PNS online, Kota Bogor

Beberapa kali tidak sengaja melihat sekilas sekilas acara dari TV-one berupa obrolan bersama pengusaha travel dan kargo yang bernama Wempy Suciady. Karena tidak sengaja beberapa kali menonton maka saya jadi penasaran juga, ini bener atau tidak ya, karena modus dan gayanya seperti gaya pemasaran orang orang multilevel marketing. Yang menawarkan cepat kaya, gampang mudah, instant, dan iming iming lainnya. Ya ada kecurigaan di hati ini seperti biasa, ini kok tawaran bisnis seperti ini banget gitu ya… seperti penawaran arisan berantai, atau apapun istilahnya yang terakhir tuh muncul penipuan dengan istilah saling bantu atau apalah. Melihat bahasa tubuh nya juga agak bagaimana gitu ya, ya namanya juga perasaan jadi memang susah untuk di tuliskan ya.

Akhirnya untuk memuaskan kepenasaran, saya coba googling dan diperolehlah beberapa link yang cukup menarik dari hasil pencarian dengan kata kunci “Wempy Suciady”, berikut adalah :

1. http://www.wempysuciady.com – ini websitenya beliau juga wempy suciady

2. http://perdyclaws.blogspot.com/2015/03/fakta-dibalik-bisnis-travel-dan-cargo.html – ini ada yang menyediki dan ada beberapa fakta yang cukup meyakinkan bahwa ini memang mungkin bukan penipuan, tapi ya apakah benar bisa cepat kaya ya?

dari website nomor 2. diperoleh info bahwa software yang disediakan oleh wempy ini adalah software online dari http://www.mmbctour.com bukan software yang harus di download dan diinstal di komputer. Terus mmbc itu siapa dan apa? silahkan lah di telusuri sendiri, tapi intinya tidak semua orang harus masuk bisnis travel, tidak semua orang suka bisnis cargo dan kenapa tidak langsung daftar saja ke http://www.mmbctour.com, itu gratis kok ya, tampa harus bayar…

Bisnis Travel, Cargo, Oil Trading yang paling Dahsyat di tahun 2015 – Travel Terdahsyat tahun 2014 – Peluang Sukses Bisnis Travel –

itu adalah jargon nya…  dan ini adalah photonya:

wempy suciady

 

 

 

 

 

baca juga

http://heldi.net/2015/08/rahasia-sukses-bisnis-travel-dan-kargo-beneran-ini/

 

Copy Paste dari http://www.ariasri.com/2011/01/curhat-mmbc.html?m=1

Menjadi bagian dari MMBC Tour n Travel adalah bagian yang paling menyakitkan dalam hidup saya. Khususnya kehidupan saya dalam hal berbisnis. Beberapa kali menjadi pihak ketiga (pihak yang menjualkan produk orang lain), tetapi di MMBC lah hidup saya seperti neraka. Namun itu semua membuat saya juga belajar untuk membedakan mana bisnis yang sebenarnya baik untuk di jalani, dan kapankah kita memutuskan untuk menjadi bagian dari bisnis tersebut.

Berawal saya mengenal MMBC adalah lewat iklannya di salah satu mailing list yang saya ikuti, Agustus 2009 saya membaca iklan itu dan terus mempelajarinya. Salah satunya adalah melalui mailing list internal mereka, meskipun saat itu saya belum menjadi agent MMBC. Milis yang komunikasinya banyak TOP Down alias info dari MMBC ke milis itu, terasa sangat sepi. Kecuali hanya berfungsi sebagai media pengumuman. Dan setelah mengikuti selama 2 minggu, ada yang kirim email complain. Lengkapnya klik disini. Yang intinya protes tentang layanan MMBC, hal itu menjadi bahan diskusi karna sebagiannya merasa puas dengan layanan MMBC. Semua email tersebut, masih tersimpan rapi dalam inbox mail saya hingga saat ini. Sementara di milis tersebut saya hanya sebagai pengamat, maklum saya newbie dan bukan bagian dari MMBC. Maka saya berinisiatif bertanya langsung kepada mereka melalui jaringan pripadi (japri), salahnya saya menanyakan hanya kepada 1 pihak yang pro dengan MMBC, tidak kepada dua belah pihak, dengan begitu saya masih menyimpulkan bahwa kesalahan tersebut adalah kesalahan dari pihak agent bukan dari MMBC.

Waktu terus berjalan, saya masih belum juga mendaftarkan sebagai agentnya. Dan tanpa sengaja sayapun membaca sebuah surat pembaca di detiknews.com yang memuat keluhan dari agent MMBC. Yang menuduhkan MMBC melakukan penipuan.

Beberapa kasus tersebut membuat saya terus saja kebingungan dan tidak segera melakukan action untuk mendaftarkan diri sebagai agent. Meskipun nilai uang yang ditawarkan waktu itu adalah Rp 1.500.000,- tetapi tetap saya harus perhitungkan perkembangan ke depannya. Bukan masalah nilai uangnya saja yang akan saya pertaruhkan, tetapi juga masa depannya saya harus benar – benar yakin dengan usaha ini akan berjalan. Uang 1,5 juta hilang bisa dicari lagi,,tetapi nama baik dan harga diri saya benar – benar saya perhitungkan. Meski segala kemungkinan bisa saja terjadi tapi saya tidak ingin bangkrut!!!

Pengetahuan yang kurang mendalam tentang dunia travel, tidak adanya teman atau kelg yang berhubungan dengan dunia tiket, travel dan sejenisnya membuat saya tidak pernah berdiskusi dengan orang lain tentang rencana saya yang tertarik ingin berbisnis di dunia ini. Pada waktu itu saya juga belum tahu bahwa ternyata banyak perusahaan sejenis atau bahkan jalan serupa yang bisa mengantarkan saya untuk terjun di dunia travel. Sehingga saya tidak memiliki pembanding MMBC.

31 Januari 2009, saya mengikuti seminarnya dikantor MMBC Kuningan dan sekaligus berniat untuk mendaftarkan diri sebagai agent. Keputusan ini saya ambil setelah mendiskusikannya pada suami, dan keputusan saya sendiri juga yang keluar dari kantor tempat saya bekerja. Yapp setelah 7 tahun bekerja di perusahaan software house skala nasional itu. Seminar di isi oleh Zulkarnaini, dia adalah salah satu pemilik saham MMBC. Karna MMBC dibangun bersama seseorang yang saya lupa namanya yang menjadi pemodalnya. Pak zulkarnaini adalah seorang marketing yang bagus, dia mampu menawarkan dan meyakinkan orang lain untuk bekerja sama dengan dirinya. Bertahun – tahun di dunia marketing perbankan pastilah pengalamannya banyak, saya sendiri juga salut dengan cerita perjuangannya yang memulai dari nol bisnisnya ini (meski bukan berarti saya merekomendasikan MMBC bagi orang lain).Ditambah dengan strategi marketing yang dipelajarinya dari pada suhu marketing seperti Pak TDW, dll saya yakin orang yang mendengarnya seperti terhipnotis dengan presentasinya. Karna siapasih yang tidak kagum dengan perjuangan orang dari NOL?? Orang pasti akan merasa dirinya senasib dengan Pak Zul. Strategi dan bahasa – bahasa marketing juga memainkan emosi psikologis orang yang mendengar presentasinya atau membaca iklan dan bukunya. Sehingga saya yakin, tak sedikit orang yang akhirnya mengambil keputusan untuk bergabung dengan MMBC adalah karena emosional. Yap! Ini pelajaran bisnis yang pertama : TIDAK BOLEH MENGAMBIL KEPUTUSAN KARNA IKATAN EMOSI ATAU JADI KORBAN PERMAINAN PSIKIS BISNIS !!!

Seminar ini sendiri lebih tepat buat saya adalah presentasi bisnis, karna dia akan menggiring orang untuk mengambil keputusan berbisnis di travel khususnya dengan MMBC. Bukan berisi mengenai seluk beluk, kesempatan, hambatan dan tantangan di dunia bisnis travel dan ticketing ini. Maka tak heran 80% yang hadir disini pasti mendaftar menjadi agen MMBC. Dan mungkin ini juga yang dimaksudkan penipuan oleh orang yang pernah protes, yg dipersepsikan tidak sama dengan kenyataan. Pelajaran bisnis kedua : BUAT YANG MAU PAKAI STRATEGI MEMFILTER DARI CALON KONSUMEN MENJADI KONSUMEN, YANG OBJEKTIF DIKIT LAHH..

Membayar sejumlah uang senilai Rp 1.500.000,- lalu saya mendapatkan kartu anggota. No perdana IM3, file user ID booking, CD yang berisi video cara booking tiket pesawat , ragam stiker logo maskapai penerbangan dan spanduk yang intinya berisi menyediakan tiket dengan system reservasi online, ditambah beragam logo – logo maskapai penerbangan dan link websitenya MMBC. Dengan senang dan bangga serta polosnya saya memajang spanduk dan stiker tersebut dirumah orang tua, tanpa tahu itulah awal neraka saya dengan MMBC.

11 Februari 2010 saya dating kembali ke kantor MMBC untuk minta training ticketing kepada karyawannya. Hal itu seperti yang dijanjikan Pak Zul bahwa ini adalah free, dengan syarat saya harus membawa laptop sendiri dari rumah. Tiba dikantor, karyawan MMBC bilang bahwa untuk training ticketing harus bayar Rp 50.000,-, tentu saja saya kaget. Bukan masalah uangnya, tetapi tidak sinkronnya omongan antara Pak Zul dan karyawannya. Lelah perjalanan jauh saya dari rumah di tangerang tiba di kuningan, ternyata harus berhadapan dengan masalah. Saya berusaha menghubungi Pak Zul saat dikantor itu, tetapi dia tidak angkat, SMS pun tidak dibalas, mungkin beliau lagi sibuk. Tapi saya sudah menjelaskan apa yang disampaikan Pak Zul sewatu di seminar itu FREE. Kesal dengan kekeuh nya mereka tidak mau mentraining saya, akhirnya saya putuskan untuk pulang. Dan tiba dirumah barulah SMS Pak Zul masuk yang membenarkan saya. Hingga detik ini SMS tersebut masih saya simpan.

Transaksi pertama dari seorang ibu tetangga rumah memesan Batavia Air Jakarta – Balikpapan tanggal 21 Maret 2010 senang luar biasa, meski hanya untung Rp 6.636,- tapi membuat saya semakin PD. Banyak yang berhasil dengan mulus, tapi tidak sedikit juga berhasil dengan melalui hambatan dari saya sendiri juga karena kelalaian MMBC. Terutama terkait dengan uang.

Seperti yang terjadi pada saya, yang memesan tiket Lion Air Jakarta – Makassar tgl 12 Juli 2010, dan Batavia Air Makassar – Jakarta ditanggal yang sama. Transaksi tersebut terjadi tanggal 6 Juli 2010. Dan saya akan melakukan refund tiket, karena konsumen menggagalkannya. Saya sudah menjalankan segala hal, fax ke MMBC Bogor, mendatangi kantor Lion Air dan Batavia Air, menghubungi karyawannya atas nama Ratna. Alhamdulillah uang saya kembali (dengan potongan), yaitu refund tiket yang Batavia. Tapi hingga detik ini uang saya yang di Lion Air sejumlah Rp 931.200 (harga cetak ditiket) belum juga kembali.

Transaksi terakhir.

10 Januari 2011 Jam 20.00 menggunakan internet di rumah, saya melakukan booking tiket Merpati Jakarta – Sampit pada saat itu juga saya melakukan transfer melalui internet banking mandiri dan berhasil, report berhasil saya simpan dan kirim ke mmbc_garuda. Saat itu juga saya mengisi form issued untuk meminta mmbc_garuda meng issued kan via chatting Y!M(mestinya ke mmbc_merpati tapi tidak online, alternative lainnya bisa ke id yang lain termasuk mmbc_garuda). Jawabannya merpati sedang top up (itu artinya saldo MMBC di Merpati sudah nipis jadi harus di isi ulang, dan ini biasanya membutuhkan waktu jeda yang agak lama), lalu saya Tanya sampai jam berapa? Dan dia jawab tidak tahu pasti. Lalu saya jawab ya sudah saya coba besok pagi aja.

11 Januari 2011 Jam 07.30 internet dirumah error, terpaksa saya ke café warnet yang perjam nya 2000. Karena saya tahu, MMBC baru buka sekitar jam kantor 08.00 – 09.00 pagi, dan karena saya hobi nonton sinetron ulangan si Doel Anak Sekolahan. Saya berangkatpun menunggu si Doel selesai. Di warnet saya booking ulang merpati dan mendapatkan kode booking. Saat itu juga saya kembali mengisi form issued meminta mmbc_garuda untuk mengissuedkan. Saya Tanya “uda mas?” mmbc_garuda : masih proses . Kemudian saya tunggu beberapa menit dan dia menjawab “ udah, silahkan cek aja di emailnya”. Sayapun mengecek email, dsana ada dua email dari merpati, yang satu untuk booking semalam yang sudah terkena time limit dan satu lagi adalah hari ini. Kemudian saya Tanya “ saya baru kali ini booking merpati, gimana taunya itu sudah di issued?” tapi tidak ada jawaban. “saya email ke mas nya ya, tolong diliatin bener gak itu?” sayapun berusaha memforwardkan email itu ke mmbc_garuda@yahoo.com dan ternyata baru hari ini saya ngeh ternyata tidak terkirim karna mungkin saya salah @yahoo nya. Dari jam 9-11 siang saya menggunakan warnet dan tagihan yang keluar adalah 4000.

13 January 2011 Jam 10.00 Mbak Danisah konsumen saya menelpon dari Bandara Soetta bahwa Merpati belum menerima uang transferan tersebut dan tiket yang di tangannya time limitnya sudah habis alias tidak berlaku!!!!!! Luar biasa, neraka kembali terasa. Kali ini saya sungguh tidak bisa tinggal diam, sebagai orang yang terdzalimi sungguh kemarahan saya meradang. Saya melakukan chatt dengan pihak MMBC melalui mmbc_online4, yang bersikeras berkata tiket saya sudah kena time limit, dan saya yang tetap yakin dengan diri saya bahwa tidak mungkin terkena time limit karena waktu internetan di warnet pun saya hanya 2jam (time limit merpati 3 jam), saya ingat betul jam berapa saya keluar rumah untuk ke warnet. Karna suami sakit dan hobi saya yang nonton sinetron Si Doel di RCTI yang selesai jam 08.45, perjalanan ke warnet +/- 15 menit. Dan sebelum adzan dzuhur saya sudah berada di rumah orangtua saya, saya butuh waktu 20 menit untuk sampai ke rumah ortu. Itupun setelah ke warnet saya masih sempat ke rental computer untuk print tiket. Jikapun time limit tidak mungkin mmbc_garuda meminta saya untuk mengecek email, atau jika terkena time limit kenapa tidak memberitahukan bahwa saya terkena time limit??? Padahal biasanya itu mereka lakukan. Uang saya masih ada di mereka total sebesar Rp 1.447.750,- Angka yang besar buat saya. Dan sayapun harus berjuang untuk mendapatkan uang itu, mirip seorang pengemis yang meminta –minta padahal itu hak saya!!

Saya tidak tahu harus melaporkan ini kepada siapa, jika ada teman – teman yang membantu dengan senang hati saya akan berhadapan dengan MMBC. Karena saya sungguh merasa terdzalimi. Biar tidak ada lagi yang seperti saya, protes saya seolah juga tak pernah di dengarnya. Tidak pernah ada telpon dari mereka untuk memberikan info uang saya. Sayalah yang harus setiap hari menghubunginya…
Meski tetap kena damprat konsumen tapi saya tetap merasa Beruntung karena kasus terakhir ini saya dibantu oleh petugas merpati yang bersedia menggunakan dana pribadinya untuk membookingkan dan menalangi tiket tersebut, dan saya mentrasnfer ke rekening pribadinya. Big thx buat pak Tian dan Pak Iwan Kurniansyah yang sudah membantu saya…moga rezkinya bertambah banyak. Amiin

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi wwww.heldi.net via HP. 081111-64-600- email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: heldi_y@yahoo.com , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Comments

3 Responses to “Bisnis Travel dan Kargo yang bombastis dari Wempy Suciady”
  1. Christophorus SS says:

    Saran untuk yang mau daftar hati-hati..pelajari dahulu sebelum daftar..
    Biaya yang dibayar tidak sepadan dengan hasilnya..
    Konsepnya tidak seheboh kenyataannya di iklan TV/radio.
    Voucher yang di berikan pada saat bayar dan mendaftar tidak bisa dipakai dan penyelengaranya tidak bisa dihubungi,padahal kami sudah bayar cukup mahal.

  2. b mukti says:

    logikanya… kenapa nggak buka travel sendiri ?
    modus nyari duit…

Trackbacks

Check out what others are saying about this post...


Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!