Kantor Bina Marga kota Bogor Disegel

September 22, 2015 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - Kota Bogor

Kantor Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bogor menjadi bulan-bulanan aksi unjuk rasa mahasiswa, Senin (21/9/2015). Tagline dengan tulisan tangan “Dinas Korupsi, Kantor ini Disegel oleh Rakyat dan Gerakan Mahasiswa Bogor” terpampang jelas di bagian depan gedung di Jalan Pemuda itu.

Aksi itu, puncak kemarahan para mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Bogor (GMB). Mereka menilai terjadi dugaaan bagi-bagi fee Rp5 miliar dalam proyek pembangunan jalan Regional Ring Road (R3) seksi III dengan dana 21,7 miliar.

“Kami minta kejaksaan segera mengusut kasus ini,” ujar koordinator aksi Egi Hendrawan.

Pantauan Radar Bogor, unjuk rasa dimulai pukul 14.00 WIB, tanpa ada pengawalan dari polisi maupun Satpol PP. Belasan mahasiswa kemudian merengsek masuk ke gedung DBMSDA. Namun, lagi-lagi tak ada pejabat maupun pewakilan dari DBMSDA yang mau menemui mahasiswa.

Karena kesal, bagian depan kantor menjadi sasaran coret-coret mahasiswa.

“Dugaan bagi-bagi fee sudah secara masif dilakukan. Ini harus ditanggapi secara serius oleh aparat,” tegasnya.

Untuk diketahui, rencananya R3 akan menghubungkan Warung Jambu sampai Wangun dibangun sepanjang 10,3 km. Jalur ini, targetnya akan memecah kemacetan di Jalan Pajajaran.

Pembangunan R3 terbagi ke dalam tiga seksi. Seksi pertama  Jalan Adnawijaya – Vila Duta sepanjang 4,7 km. Seksi kedua Villa Duta – Parungbanteng sepanjang kurang lebih 2,4 km, dan seksi ketiga Parungbanteng–Jalan Raya Tajur/Wangun sepanjang kurang lebih 3,2 km.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan pada DBMSDA Kota Bogor Nana Yudiana mengaku sedang melakukan rapat dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta. Sehingga tidak bisa menemui para mahasiswa.

Dia menjelaskan, pembangunan jalan R3 sesi III dipastikan akan tetap berjalan sesuai dengan perencanaan. Nana membantah keras tudingan mahasiswa yang menganggap ada bagi-bagi fee kepada pejabat di DBMSDA Kota Bogor.

“Enggak bener, itu udah fitnah namanya,” ujarnya seperti dilansir Radar Bogor, Selasa (22/9/2015).

Dia menambahkan, tudingan yang ditujukan kepada pejabat DBMSDA juga tidak mendasar. Dia pun mengancam akan  menempuh jalur hukum jika memang tudingan dari mahasiswa ini tidak memiliki bukti-bukti yang kuat.

“Silakan saja dibuktikan, jangan memfitnah kami seperti itu dong,” tegasnya.

image

Sumber: radarbogor.co.id dan
http://jabar.pojoksatu.id/bogor/2015/09/22/kantor-bina-marga-bogor-disegel/

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi wwww.heldi.net via HP. 081111-64-600- email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: heldi_y@yahoo.com , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.