Ada dua aplikasi baru yang harus dibuka oleh PNS akhir akhir ini, yaitu siharka dan PUPNS. Apa itu siharka dan PU PNS?

Siharka adalah aplikasi yang dikeluarkan oleh menpan rb sebagai alat bantu untuk pengisian harta kekayaan kita sebagai PNS, siharka beralamat di https://siharka.menpan.go.id . Lebih baik menggunakan Aplikasi ini daripada harus mengisi laporan harta kekayaan yang dikeluarkan oleh KPK, Laporan yang dikeluarkan KPK berbentuk manual meskipun excel namun masih manual alias harus di print out, aplikasi ini lebih simpel dan cepat. Dibandingkan dengan PU PNS, kecepatannya juga lebih baik. Salut untuk tim nya pa Yuddy yang membangun aplikasi ini.

Untuk login ke siharka, admin dari kantor/satker masing masing akan memberikan username dan password nya, langsung saja kita masuk ke website nya https://siharka.menpan.go.id, masukan username dan password nya dan tidak ada kesulitan sedikit pun muncul menu dashboard untuk pengisian harta kekayaan. Isian mirip dengan isian laporan harta dari KPK, namun lebih sempel dan tidak berbelit belit. Nama, NIP dan data dasar lainnya sudah diiput oleh admin sistem, sehingga mempermudah juga dalam pengisian data lainnya.

Paling pertanyaan selanjutnya adalah, setelah mengisi isian dengan lengkap apakah harus langsung dikirim ke inspektorat? Kemudian ketika ada kesalahan data, misalkan saya masih salah dalam mengisi data lahir anak, maklumlah anaknya 4, jadi kadang lupa tanggal lahirnya 🙂 saya masih kesulitan untuk melakukan editingnya. Mudah mudahan nanti kalau sudah dicoba eksplor lagi, bisa ketemu untuk editnya. Di nama anak tidak ada link edit yang bisa di klik. Kesimpulan saya adalah apabila salah maka satu data anak harus dihapus dan diisi lengkap kembali, jadi agak panjang juga ya, harusnya bisa ngedit tanpa menghapus data lama.

Oke lanjut ke PU PNS, ini dikeluarkan oleh BKN, di alamat https://epupns.bkn.go.id , nah kalau ini loadingnya agak lambat dan berat, tidak secepat siharka tuh buka tan navigasinya. Kemudian untuk masuk juga agak ribet nih. Pertama kita harus register dulu, jadi nanti kita masuk bukan menggunakan NIP, tapi menggunakan nomor registrasi baru. Kalau siharka bisa langsung pakai NIP. Sehingga ketika selesai register kita harus meng copy nomor registrasi kita berapa. Seharusnya sistem ini mengirimkan hasil pendaftaran/registrasi ke email, namun tunggu ditunggu ternyata tidak ada email terkait pendaftaran PU PNS.

Setelah registrasi, saya langsung ke menu login dan ternyata di minta login dengan nomor registrasinya, berapa tadi ya nomor nya? nah ini kesulitan pertama dengan PU PNS, agak menyesatkan untuk loginnya. oke… ternyata ada tombol lupa kode registrasi, di klik dan muncul berapa nip dan pertanyaan rahasia, apa nama makanan paporit anda? 🙂 dimasukan dan muncullan nomor registrasi anda, namun selanjutnya pasti lupa tuh berapa nomornya, sehingga dijamin sebelum login akan banyak yang masuk ke lupa nomor registrasinya terlebih dahulu. Bagusnya login langsung dengan NIP aja deh pa Bima ya…

Oke, selanjutnya dicoba login dengan nomor registrasi dan password yang tadi dimasukan dalam proses registrasi PU PNS, dan jreng jreng ternyata… tunggu loading dulu agak lama (padahal saya akses pagi pagi nih, masih jam 7, dimana para PNS masih nganter anak atau masih macet macetan di jalan, apalagi kalau nanti siang sedikit ya…), dan ternyata tidak bisa login dengan tulisan “Data anda belum diverifikasi, mohon menghubungi Biro Kepegawaian di Instansi saudara/i” , naha bagaimana ini selanjutnya ya?

Demikian curhat di pagi hari terkait aplikasi terbaru untuk PNS, yaitu siharka dan PU PNS, dan ingat ini ada batas waktunya loh, kalau tidak mengisi dua aplikasi ini, dijamin biasa ancaman dan hukuman menanti, maklumlah PNS kan manajemen ancaman dan hukuman 🙂 bagaimana pa Yuddy reformasinya nih? nampaknya sudah mulai bergeser ya paradigmanya…. Maju Terus PNS Indonesia.

Ini adalah blog versi lama heldi.net , untuk upate bira pengadaan treabaru Silakan kunjungi blog terbaru di www.heldi.net
Share