Kasus Pengadaan Seragam dan Sepatu Disdik Depok

August 23, 2016 by  

Artikel ini ada pada kategori Pengadaan - Kasus Pengadaan

Kalau sudah ada kasus maka yang dipakai adalah KUHP, selanjutnya silahkan dibaca beritanya di bawah ini
=================
http://kriminalitas.com/kasus-korupsi-pengadaan-seragam-sd-disdik-depok-hampir-rampung/
Subdit Korupsi Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya telah menyerahkan berkas tindak pidana korupsi terkait pengadaan seragam Sekolah Dasar di Dinas Pendidikan Kota Depok tahun anggaran 2014 yang telah lengkap beserta barang bukti pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Senin (22/8).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menyebutkan rincian berkas perkara yang telah lengkap tersebut sebagai berikut:

1. Berkas perkara tersangka Didi Suryadi sudah dinyatakan lengkap (P21) sesuai dengan Surat Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Nomor : B-1978/O.2.5/Ft.1/05/2016 tertanggal 10 Mei 2016

2. Berkas perkara tersangka Agus Sulaiman sudah dinyatakan lengkap (P21) sesuai dengan Surat Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Nomor : B-1979/O.2.5/Ft.1/05/2016 tertanggal 10 Mei 2016

3. Berkas perkara tersangka Deden Ervin sudah dinyatakan lengkap (P21) sesuai dengan Surat Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Nomor : B-2998/O.2.5/Ft.1/05/2016 tertanggal 28 Juli 2016

“Kerugian keuangan negara mencapai Rp 3.693.851.734 sesuai dengan perhitungan BPKP,” tambah Awi.

Dua tersangka dalam kasus ini yakni Didi Suryadi selaku PPK dan tersangka Agus Sulaeman selaku Dir CV Mega Agro Jaya (penyedia barang) serta tersangka Deden Erwin selaku PPHP. Keduanya dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP
=================
http://metro.sindonews.com/read/1133104/171/korupsi-pengadaan-seragam-dan-sepatu-di-depok-dilimpahkan-ke-kejati-jabar-1471860489
Setelah polisi menyatakan lengkap atau P21, berkas kasus pengadaan seragam dan sepatu yang diduga terindikasi korupsi di Depok kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. Akibat korupsi ini, negara mengalami kerugian hingga Rp3.693.852.734.

Kasubdit Korupsi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ferdy Irawan mengatakan, dalam kasus korupsi pengadaan seragam SD dan sepatu di Disdik Kota Depok tahun anggaran 2014  ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah DS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), AS selaku Direktur CV Mega Agro Jaya yang menyediakan barang, dan DEF selaku PPHP yang memeriksa barang.

Menurut Ferdy, ketiganya menjadi tersangka karena tak menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak antara Disdik Pemkot Depok dengan penyedia barang dan jasa. Ketiga tersangka itu mengetahui adanya kekurangan sepatu sebanyak 4.985 pasang dan kekurangan seragam yang diterima oleh tiap SD sebanyak 5.014 stel, namun menandatangani kontrak yang tak sesuai tersebut.

“Berkasnya sudah dinyatakan P21 dan Senin (22/8/2016) ini, ketiga tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke Kejati Jawa Barat. Nilai kerugian negara Rp3.693.851.734 sesuai dengan perhitungan BPKP,” katanya di Jakarta, Senin (22/8/2016).

Ferdy menambahkan, dalam kasus korupsi ini, polisi sudah meminta keterangan saksi sebanyak seratus orang, 55 orang adalah Kepala SDN Kota Depok, 12 orang Kepala UPT Dinas Pendidikan Kota Depok, 12 orang Pemkot Depok, dan 12 orang dari pihak swasta.

Sedangkan saksi ahli sebanyak empat orang, yakni saksi ahli pidana, saksi ahli LKPP 1, saksi ahli spesifikasi kain dari Balai Besar Tekstil, dan saksi ahli BPKP DKI Jakarta 1. (Baca: Pengadaan Seragam & Sepatu Siswa di Depok Terindikasi Korupsi)

“Barang buktinya berupa dokumen dan surat yang berkaitan dengan perkara. Adapun pasal yang dilanggar itu, Pasal 2 dan 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP,” pungkasnya.

=================
http://metro.sindonews.com/read/1020144/171/pengadaan-seragam-sepatu-siswa-di-depok-terindikasi-korupsi-1435995136

Polisi masih menyelidiki perihal pengadaan seragam dan sepatu bagi siswa sekolah dasar (SD) di Depok yang diduga terindikasi korupsi. Pengadaan bagi seluruh siswa SD Negeri di Depok itu diperkirakan merugikan negara Rp10 miliar.

Sedangkan total pengadaan Rp15,8 miliar yang diambil dari APBD 2014. Saat ini kasus tersebut sedang ditangani Polda Metro Jaya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPRD Kota Depok Muhammad Thamrin mengatakan, pengajuan program pengadaan itu diajukan oleh anggota Dewan periode sebelumnya. Sayangnya dalam pelaksanaannya tidak sesuai harapan.

“Kalau pengajuan, siapa saja bisa mengusulkan, mulai dari dewan, maupun organisasi perangkat daerah. Tapi, siapa yang mengajukan tidak masalah. Yang harus dipertanyakan justru pelaksananya,” kata Thamrin di Depok, Sabtu (4/7/2015).

Pelaksanaan proyek pengadaan seragam dan sepatu tersebut didelegasikan kepada pihak ketiga yang memenangi proses tender. Berdasarkan data LPSE Kota Depok, pemenang lelang untuk pengadaan pakaian seragam dan sepatu sekolah adalah PT Mega Agro Jaya.

Perusahaan itu berlokasi di Perumahan Griya Permata Raya Blok B1 No 66, Rancaekek, Kabupaten Bandung. Dalam LPSE Kota Depok, pagu anggaran pengadaan seragam sekolah itu sebesar Rp15.778.000.000.

Sementara PT Mega Agro Jaya memberikan harga penawaran sebesar Rp15.399.320.000. “Bantuan diberikan pada 126.024 siswa SD dari total 274 SD Negeri yang ada di Kota Depok,” ungkapnya.

Namun dari catatan kepolisian, banyak paket bantuan yang tidak diterima siswa. Jumlahnya mencapai 5.014 seragam dan 9.693 pasang sepatu.

Kepala Subdirektorat V Bidang Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Adjie Indra Dwiatma mengatakan, pihaknya melakukan penelusuran ke pabrik pembuat seragam dan sepatu di Bandung. Dari keterangan pihak pabrik, uang pengadaan tidak juga dibayarkan, sehingga produksi menjadi berhenti.

Padahal untuk pengadaan sepatu sudah disahkan. “Pertanyaannya, mengalir kemana uang untuk membuat seragam itu,”

==================================================================================
Memerlukan Narasumber/Instruktur Training (Bimbingan Teknis) atau Konsultasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pemerintah berdasarkan Perpres 54 tahun 2010 atau Swasta berbasis Supply Chain Management & Essential Procurement, Silahkan hubungi wwww.heldi.net via HP. 081111-64-600- email: heldi_y@yahoo.com
Bagi para Supplier Barang/Jasa, Penyedia product yang ingin mempromosikan produk atau barang/jasa nya di Pojok Penyedia/Supplier, silahkan kirimkan email mengenai produk barang/jasa nya. ==================================================================================
Share
Punya cerita tentang kota Bogor dan sekitarnya, atau mau promosi usaha anda di kota Bogor, silahkan kontennya ke: heldi_y@yahoo.com , jangan ragu segera dikirm content-nya, ditunggu ya postingannya segera...

Komentar Anda... Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!