Jasa Konstruksi oh… Jasa Konstruksi… Jalan Rusak oh… Jalan Rusak…
March 12, 2010 by heldi
Filed under Kota Bogor, its me - Heldi
Serba salah dan serba membingungkan memang kalau bicara tentang Jasa Konstruksi, makin banyak bertanya malah tambah bingung, makin banyak sharing/ngobrol baik dengan pejabat terkait atau dengan pemborongnya sendiri, malah tambah “lieur”, sementara jalan di depan gerbang masuk ke rumah saya di SBJ makin terlihat amburadul, sebelumnya sudah bagus sih diperbaiki oleh pemeliharaan rutin pemkot, tapi muncul galian PDAM, sudah diperbaiki sih tapi perbaikan bekas galiannya ituloh, di aspal… iyah… diaspal, tapi lihatlah kalau hujan atau setelah selesai hujan, air tetap menggenang di bekas galiannya, dan pastinya itu akan menyebabkan jalan menjadi lubang, bukan masalah aspalnya tapi bagaimana hasil perbaikan itu bisa baik. Belum lagi “tali airnya”, pada rusak tuh, dijamin deh beberapa hari lagi akan dibuka wahana baru lagi, SBJ OFFROAD Adventure. Read more
Penipuan melalui Internet
February 18, 2010 by heldi
Filed under its me - Heldi
Pagi ini saya menerima telepon dari seorang praktisi pengadaan swasta di Jakarta yang ingin memesan CD ebook pengadaan barang jasa, beliau pertama-tama menanyakan apakah ebook ini berupa buku dan files, atau bagaimana, dikiranya saya menyediakan buku juga tentang pengadaan barang jasa, ini sebenarnya suatu inspirasi juga sih bagi saya pribadi, kenapa tidak membuat buku yah? padahal kemarin saya lihat di gramedia Botani Square Bogor, belum ada tuh buku tentang Panduan Praktis Pengadaan Barang Jasa, wah sebuah ide yang bagus tuh, nanti ah kita tunggu dulu revisi keppres terbaru dan sponsor yang mau mendanai pembuatannya, ayo siapa yang mau jadi sponsor
Oke lah kalau begitu… bukan itu sebenarnya yang ingin saya bahas, tetapi terakhir pertanyaan dari bapak tersebut yang ingin saya bahas di posting ini, ;pertanyaannya adalah;
ini bener nih pak heldi, katanya…
bener apanya maksudnya pak? tanya saya,
Bener barangnya ada dan akan dikirim? soalnya kalau pembelian di internet ini suka banyak penipuan, katanya…
hehehe… bener ini pak, saya sudah mengirimkan Cd ini ke beberapa orang, dan kalau pun saya bohong tinggal datang saja pak ke Bappeda Kota Bogor, saya tiap hari mangkal di situ
Dan akhir nya beliau katanya akan mentrasfer via ATM bersama dan nanti akan konfirmasi bila sudah trasfer.
Nah begitu ceritanya, memang benar sekali ada dan bahkan banyak penipuan di internet ini, dan saya pun pernah mengalaminya. Beberapa tahun yang lalu saya pernah order space untuk file di internet, eh ternyata penipuan, uang sudah di debet via kartu kredit tapi account penyimpanan file tidak ada tindak lanjutnya. Bahkan yang paling dekat, terakhir-terakhir ini yang terkait dengan CD ebook pengadaan barang jasa ini, malah sebenarnya bukan saya menipu, bahkan saya yang ditipu oleh para penelpon yang saya tidak catat sih siapa-siapanya, dan nomornya pun meskipun ter record di hp, tapi bingungkan mana nomornya, soalnya tidak semua nomor langsung saya record di hp, soalnya banyak juga sih yang order via telepon, saya biasanya menyimpan nomor yang masuk setelah transaksi atau transfer dilakukan, barulah saya simpan nama dan nomornya beserta sms alamatnya untuk pengiriman CD ebook pengadaan barang jasa.
Modus penipuannya begini nih, mereka minta duluan link downloadnya dan berjanji besok akan mentransfer donasinya, okeh lah kalau begitu, saya beri link downloadnya… kemudia… leeeuuusss… prikitiw kalau kata sule OPJ…tidak ada kabar lagi…
Yah sebenarnya sih, seperti yang disampaikan dalam website http://pengadaan.cybercity.web.id bahwa pengadaan CD ini sebenarnya tidak ada maksud untuk memperjual belikan peraturan, makanya sudahlah tidak menjadi masalah, tapi ini sudah ke tiga kalinya nih…
pertama ada orang jakarta, kemudian dari jawa tengah, dan yang terakhir dari surabaya… bukan apa-apa yang kalau memang janji tentunya harus ditepati donk
Tapi sudahlah saya juga jadi agak kurang enak mempermasalahkan hal ini, sudah sajalah ngapapa kok… yang penting intinya saya tidak menipu! Produk yang saya buat memang benar-benar ada dan kalau mau dikirim, tentunya akan dikirim ke alamat yang diberikan..
So jangan takut Bapak dari Jakarta, saya berjanji tidak akan korupsi CD
Okelah kalau begituh saya tunggu pemesanan berikutnya
J&C, Kue Kering yang Makin Menjadi
February 16, 2010 by heldi
Filed under its me - Heldi
Bagi para calon pengusaha, sukses story dari kue kering ini bisa dijadikan tauladan, selamat membaca
J&C, Kue Kering yang Makin Menjadi
Jadi pengusaha kue kering yang produknya dijual di berbagai kota di Indonesia tak pernah terbayang dalam benak Diah Susilawati. Sarjana lulusan Fakultas Sosial Politik jurusan Administrasi Negara di Universitas Parahyangan Bandung ini, mulanya bahkan tak bisa membuat kue kering.
Lebih dari 12 tahun silam, sambil menunggu suaminya pulang kantor, ia iseng belajar membuat kue kering secara otodidak, antara lain lewat buku. Terkadang ia sukses, kadang kue buatannya gagal. Lama-kelamaan, ia makin mahir dan kue buatannya pun makin banyak.
Read more
Memotong Tulisan (Read More) di Blogspot/blogger
February 9, 2010 by heldi
Filed under Wordpress and Joomla
Sebenarnya saya tidak terlalu sering menggunakan fasilitas blog dar blogger.com namun karena ada beberapa blog asuh yang hosting di layanan gratis blogspot.com, akhirnya terpaksa juga harus sedikit belajar tentang beberapa hal yang terkait dengan per-blog-an. Read more
Pemeriksaan BOM di Mall
January 26, 2010 by heldi
Filed under Kota Bogor, its me - Heldi
Habis sudah kesabaran saya,
Hari ini saya pergi latihan ke Celebrity Fitness Botani Square, berangkat dengan perasaan biasa saja tidak ada bad mood or bad feeling about anything. Masuk ke parkiran, parkir motor kemudian ketika masuk ke pintu masuk dalam Botani Square Bogor seperti biasa saya lihat ada satpam yang memeriksa tas dan bawaan kita, namun ketika saya berjalan dari parkiran ke pintu masuk, saya lihat ada ibu-ibu yang sudah kadung masuk, kemudian dipanggil kembali oleh satpam untuk diminta diperiksa tas bawaannya, si ibu tsb kemudian kembali ke meja satpam dan diperiksa tasnya oleh satpam tsb. Saya lihat wajah ibu itu agak-agak gimana gituh…
Dari situ entah dari mana ada perasaan… ini something wrong ini… sebenarnya sudah dari kemarin-kemarin saya menahan dan berusaha menghilangkan perasaan “something wrong” ini, namun akhirnya pecah juga hari ini, akhirnya saya tidak sabar melihat satpan yang hanya sekedar menjalankan tugasnya memeriksa bawaan para pengunjung, menurut saya hal ini sia-sia dan hanya mengganggu kenyamanan saja, yah memeriksanya juga begitu saja, ada yang hanya men scan luarnya saja dengan alat scanner tangan, ada yang minta dibuka… dibuka tapi tidak diperiksa dalamannya…
Itu dia sebenarnya hanya formalitas saja. Saya yakin kalau ada teroris atau apapun istilahnya yang mau nge bom sebuah mall, maka tentunya akan dengan mudah melewati pemeriksaan yang dilakukan seperti sekarang ini dan tidak akan dengan begitu saja membawa bawaannya dalam tas atau di bawah mobil atau di bagasi mobil, pasti lebih canggih dari itulah. Kemudian yang terjadi sekarang sebenarnya pemeriksaan itu hanyalah menjadi sekedar formalitas saja yang pada akhirnya mengganggu kenyamanan dari pengunjung mall. Kalau memang tetap diharuskan memeriksa pengunjung, so periksalah yang sebenar-benarnya, buka dan keluarkan semua barang-barang yang ada dalam tas, bukan hanya sekedar dilintasi alat scanner handheld (nga tau nyala atau tidak tuh), atau disuruh dibuka tapi hanya dilirik sedikit saja oke sajalah.
Teroris sudah berkurang dan mungkin sudah mulai menurun kegiatannya sekarang apalagi setelah ditangkap atau meninggalnya para pimpinan mereka, tetapi kalau pun masih ada gerakannya dan memang mereka berniat untuk membom… saya yakin modusnya tidak akan tertahan dengan cara sekedar pemeriksaan seperti yang dilakukan di mall Botani Square.
Daripada meriksa-meriksa sekedar formalitas saja dan pada akhirnya mengganggu kenyamanan pengunjung, mending dialihkan ke parkiran saja biar bisa jaga motor sehingga tidak perlu memperlihatkan STNK biar keluar parkiran, ini juga hal lumayan mengganggu apalagi buat yang sering berkunjung ke mal. Sudah bayar mahal parkirnya, harus dirazia pula STNK nya, eh pas kebetulan tidak bawa STNK ternyata ngapapa dan dibiarkan lewat saja, jadi maksudnya apa ini?
So tiba di Celebrity Fitness saya langsung buka laptop dan connect, dan langsung saja menuliskan postingan ini, tadinya saya mau ke kantor manajemennya, namun dengan kondisi yang agak panas, saya kira tidak akan maksimal kalau langsung menyampaikannya ke manajemen mall, untuk itulah saya coba menyalurkan ketidak enakan ini dengan langsung menuliskannya di blog ini, namanya juga blog curhat…
Oke ini sekedar draft dulu, saya publish dulu apa adanya, soalnya sudah jam 16.45 nih, jam 5.00 kelas RPM dah mau mulai nih… nanti kita sambung lagi yah curhatnya.
Intinya tolonglah manajemen mall, coba dievaluasi ulang apakah pemeriksaan tas atau barang bawaan pengunjung itu memang efektif untuk mengantisipasi serangan bomber teroris? karena ternyata hal ini lumayan cukup mengganggu. Satpamnya sendiri bilang hanya formalitas, dan mereka juga beragam cara ngeceknya, ada yang hanya di lewati scanner, ada yang minta dibuka. Kalau memang mau bener2 cek, dibuka dan dikeluarin semua barang2nya, jujur saja kalau saya jadi teroris anak buahnya Nurdin “bukan” TOP dan mau ngebom mal ini, gampang kok masukin barangnya…
Nah ini yang paling bikin “pikasebeleun”… abis olahraga, mau pulang saya lewat pintu masuk Lily, eh ternyata satpamnya tidak ada, gimana kalau teroris masuk coba tuh..
Terus saya lihat keluar, di pintu Yasmin bapak satpam sibuk meriksa, sedangkan di satu pintu lainnya satpamnya tidak tau kemana… halah… kumaha ieu teh???
Jadi gitulah, tolong kalau memang mau memeriksa maka periksalah yang benar, kalau perlu pakai scanner sinar x yang bisa melihat kedalam tas, sehingga tidak mengganggu kenyaman pengunjung mall, sehingga pengunjung disuruh membuka tas hanya memang bila mencurigakan, atau kalau memang harus dibuka dan diperiksa, ya periksalah dengan teliti satu per satu dilihat barang yang ada di dalam tas pengunjung, dan pasti itu akan sangat mengganggu kenyamanan pengunjung, tapi yah itukan pengorbanan kita untuk memberantas terorisme dan menjaga keamanan gedung mall.
Cuman masalahnya kalau seperti ini, sudah mah kita korban perasaan dengan dibuka-buka tas kita dan kadang sedang2 terburu-buru mengejar kelas fitness, eh ternyata memeriksanya cuman asal-asalan, formalitas sajah katanya, ya kalau memang sudah aman, sudahlah tidak perlu diperiksa-periksa lagi. Kasus ini juga mungkin sama terjadi di mal-mal lainnya di kota bogor tapi nampaknya tidak semuanya sih. Itu saja sih, ini ada sesuatu yang salah dan kurang pas nih, so tolong manajemen mal segera perbaiki hal ini.
Begitu pula dengan masalah pemeriksaan STNK motor di parkiran, kalau gratisan sih parkirnya seperti di Giant Bogor…bolahlah tidak masalah diperiksa STNK. inimah sudah bayar mahal (Rp. 6000) terus tiap hari saya ke mal harus di razia terus, polisi saja nga pernah sampai tiap hari tuh mengadakan razia motor
Bukan apa-apa itu agak menyusahkan juga, harus mencari STNK, sudah dapat STNK harus dipegang sambil pegang motor jalan, kemudian sudah selesai harus dimasukkan kembali ke dompet, dompetnya susah lagi keluarinnya (karena sambil duduk di motor) sedangkan di belakang sudah ada antrian lagi, akhirnya simpan dulu di saku jaket (mudah2an tidak jatuh), simpan di jaket eh sampai rumah lupa disimpan ke dompet kembali, akhirnya tetap di jaket, kemudian ke kantor nga pakai jaket kulit, akhirnya ketinggalan tuh STNK, pas sialnya ada razia polisi lagi, ditilang deh… tapi untungnya nga lagi lagi sial, cuman yah dengan adanya pemeriksaan itu terlihat beberapa kali saya harus menahan perasaan kurang enak/nyaman, mulai dari mengeluarkan stnk (ada perasaan: stnk kebawa nga yah?), memasukan kembali (takut kelamaan masukinnya), simpan dijaket (takut hilang), kemudian ada kemungkinan stnk ketinggalan di jaket, atau dompet bisa jatuh karena terburu-buru memasukannya. Kemudian suatu saat saya pernah pakai motor istri saya, STNK nya tidak saya bawa, kemudian ditanya sama satpam, “mohon maaf pak, lihat STNKnya” saya jawab, “nga bawa pak, ini motor pegangan istri saya”, ehh… ternyata nga di apa apa in, gimana ini? kalau saya ini maling gimana???
Jadi maksudnya apa ini diperiksa STNK ini? kalau untuk mencegah pencurian kenapa saya tidak bawa stnk juga dibiarkan keluar, nah ini bukti lain ketidak konsistenan dari security nya, okey anggaplah untuk mencegah pencurian motor, selanjutnya apakah tidak lebih baik dengan menempatkan satpam di area parkir motor; cukup dengan berkeliling dan melihat-lihat kalau ada orang yg mencurigakan dan kalau ada yang mau maling, saya kira area parkiran tidak terlalu luas kok cukup dengan 2 sd 4 orang, saya kira bisa aman tuh, tapi yah satpamnya juga yang mumpuni, yang punya ilmu untuk melihat gerak gerik mencurigakan, bukan hanya jalan-jalan saja doank, di bogor ini terkenal banyak kok jawara-jawara anak murid prabu siliwangi yang berguru di istana bogor, pakai aja tuh merek, dijamin aman!
Inimah sudah bayar mahal, dirazia pula… mending kalau gratisan, sebenarnya bisa saja sih saya cari tempat parkiran lain kalau mau ke mal itu, seperti di KFC, atau di belakang Shelter Transpakuan, atau di gedung alumni IPB, tanpa menulis disinipun untuk saya pribida solusinya sudah ada, cumankan tetap saja… kita kan harus memikirkan masyarakat umum juga
So tolong deh manajemen mal harus bagaimana nih bagusnya nih? yah sekedar masukan saja nih dari yang hampir setiap hari berkunjung ke mal
mudah-mudah dapat diterima dengan baik. Demikian terima kasih!
Haaaaaaahhhhhhh… dah itu aja… kalau sudah nulis nih terasa plong deh…
Oke demikian kami sampaikan dan atas segala kekurangan dan apabila ada kata-kata yang kurang berkenan mohon dapat dimaafkan.
Wabillahitaufik walhidayah Wasalamualaikum Wr Wb…
Terima Kasih Untuk Para Donator, e-book toolkit Pengadaan Barang Jasa
January 24, 2010 by heldi
Filed under Pengadaan Barang Jasa, its me - Heldi
Setelah di launching pada bulan Desember 2009 dan mulai berpromosi dengan google adwords, akhirnya setelah berpromosi selama sebulan maka pada awal bulan Januari ini www.heldi.net mulai menerima pesanan e-book pengadaan barang jasa dari beberapa praktisi pengadaan barang/jasa baik dari instansi di pusat atau daerah atau baik dari pulau Jawa atau di luar pulau Jawa. Sudah lebih dari 10 CD sudah dikirim, hal ini bagi saya pribadi sudah merupakan suatu prestasi tersendiri baik dari sudut pandang penyebarluasan pengetahuan tentang pengadaan barang jasa atau sudut pandang bisnis online.
Perasaan masih ada yang kurang…
January 22, 2010 by heldi
Filed under its me - Heldi
Beginilah kalau internet dan komputer sudah jadi hobbie… perasaaan masih aja ada yang kurang…
Tadinya sih mau bikin artikel tentang pemeriksaan barang setiap kali kita berkunjung ke mal atau pusat perbelanjaan, maklumlah hampir tiap hari ke mall buat latihan… kadang sih bisa bersabar dan mengerti… tapi lama kelamaan jadi gatel juga nih jari kepengin menuliskan tentang hal ini, tapi kok yah agak kurang mood gitu loh, jadi aja malam ini cuman ngeposting gambar ini doank.. yah… just iseng doank
Read more







