CIO Training di BPPTIK

Berlokasi nun jauh disana yaitu di Jababeka Educational Park Cikarang, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA) menyelenggarakan “Local Training for IT Capacity Building for Local & Central Government” dengan kelas kelas training antara lain:

Operator (Server Administration-Intermediate)
Developer (Web Programming-Intermediate)
Manager (Manajemen Informasi Publik)
Training of Trainers (TOT)
Chief Information Officer (CIO)
Manager (Manajemen Informasi Publik)
Operator (IT Essential)
Developer (Web Programming-Intermediate)
Manager (Project Manajement)
Operator (IT Essential.

Training ini dilaksanakan di BPPTIK yang merupakan singkatan dari Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, berlokasi di Jl. Sekolah Hijau No.2 Cikarang-Bekasi, Jawa Barat – Indonesia. Untuk informasi lengkap tentang training ini silahkan buka website nya di http://bpptik.kominfo.go.id/ittraining/

Pada akhir Juli 2016 kemarin saya mengikuti salah training yang diselenggarakan BPPPTIK – KOICA yaitu pelatihan CIO (Chief Information Officer) selama 5 hari. Belajar apa sih training CIO itu?

Gambaran sederhana dari CIO adalah pimpinan tertinggi TIK (Teknologi Informasi Komputer) di suatu organisasi. Dengan akses tidak lebih dari 2 tingkat ke pimpinan tertinggi, yang bertugas untuk mulai dari membuat grand desain IT sampai dengan aplkasi aplikasi yang dipakai dalam organisasi.

Materi materi yang dibahas dalam training CIO antara lain:

  • E-government
  • Enterprise Architecture
  • Strategi dan Kebijakan TIK
  • Strategi Sumber Daya Manusia TIK
  • Keamanan dan Pejaminan Informasi
  • Manajemen Perubahan TIK
  • Pengadaan dan Investasi TIK

Untuk melihat apakah fungsi CIO berperan baik atau tidak di suatu organisasi atau perusahaan, yang paling sederhana adalah dilihat saja apakah karyawannya masih menggunakan akun gmail untuk komunikasi resmi organisasi, masih menggunakan google drive untuk menyimpan data data pribadi atau organisasi. Nah kalau email perusahaan atau organisasi masih jarang dipakai oleh para stake holder berarti peranan CIO nya masih belum maksimal. Atau kasus pada tingkat menengah nya, kita lihat aplikasi aplikasi yang ada di organisasi, apakah bisa terhubung atau terintegrasi satu dengan yang lainnya, seperti dengan single login, sekali daftar di satu aplikasi maka tidak perlu daftar lagi di aplikasi lainnya, apakah aplikasi mempunya standar platform yang baik, disediakan cara untuk berkomunikasi dengan aplikasi lainnya, atau bahkan apakah sudah punya roadmap nya belum untuk keseluruhan IT di organisasi tersebut.

Kalau masing masing departemen atau bagian dalam suatu organisasi membuat aplikasi tanpa melihat grand desain IT organisasi, tanpa melihat aplikasi aplikasi lain yang sudah ada atau sedang di bangun oleh bagian lain, maka CIO organisasi tersebut pastinya tidak bekerja dengan maksimal, atau  mungkin tidak ada CIO nya di organisasi tersebut.

Contoh contoh di atas baru terkait dengan layanan IT untuk internal, kalau di pemerintah mah disebut dengan e-gov lah. Belum lagi kalau kita bicara tentang smart city yaitu layanan untuk Goverment to Public, lebih seru lagi tentunya ceritanya ini. Smart city itu bukan hanya sekedar ada website organisasi yang kadang updatenya belum tentu sebulan sekali, atau tiap hari update dengan sambutan atau berita tentang kepala daerah nya. Aplikasi untuk smart city harus dapat meningkatkan pelayanan organisasi terhadap stake holder eksternal nya. Bukan hanya melayani dengan excellent tapi juga harus bisa melibatkan masyarakat untuk berperan aktif dalam peningkatan layanan tersebut.

Nah itulah kurang lebih tugas dan fungsi dari CIO suatu organisasi. Bisa dilihat ya bagaimana kondisi IT di negara kita sekarang? baik dari organisasi pemerintah ataupun swasta. Beberapa contoh kecil atau mungkin besar banyak mencolok mata di depan komputer kita, seperti:

  1. website resmi pemerintah/swasta yang statis, atau yang dinamis dengan komentar komentar dari vendor herbal (pembesar dan pengecil alat vi*al), atau hanya berisi sekilas profil daerah dan pidato kepala daerah.
  2. aplikasi e-gov atau smart city yang tidak terpakai, seperti email untuk organisasi, akses internet mobile. Aplikasi pendataan yang sulit dipakai, dsb.
  3. Jarang sekali suatu organisasi yang mempunyai Enterprise Architecture IT yang jelas.
  4. belum masuk masalah infrastrutur nya…. panjang deh ceritanya.

Dari training 5 hari ini, diakhiri dengan ujian sertifikasi CIO. Saya secara pribadi memperoleh gambaran besar tentang bagaimana peranan CIO di suatu organisasi. Dapat melihat dengan lebih jelas bagaimana kondisi atau nasib bidang IT di suatu organisasi.

Di lingkungan sendiri bagaimana? ya… yang menguasai pengembangan aplikasi IT di lingkungan terdekat saja dikuasai oleh orang yang bernafsu untuk menguasainya, dengan cara pendekatan kekuasaan. Apakah dia mengerti tentang CIO atau IT… wallohualam bisowab, mengerti bisnis proses? ya mengerti, tetapi untuk membangun jaringan aplikasi di suatu level tertentu bukan hanya masalah bisnis proses, ada keilmuan lain yang harus dikuasai yang salah satunya adalah CIO ini.

Tapi yang jelas mau dibilang bagaimana lagi ya, aplikasi LPSE dengan eprocurement nya tetap masih yang terbaik di Indonesia… Kominfo pun bisa terbantu dan terangkat terutama di daerah ya dengan adanya aplikasi e-gov yaitu e-procurement… mantap dah 🙂

Bagaimana dengan di level organisasi besarnya? ya…. teman teman masih banyak pakai gmail, masih pakai google drive. Yang pasti absensi mah sudah dipakai aplikasi nya karena absensi adalah hal terpenting dalam dunia PNS ya 🙂

Share

Sensasi ber-Jabat Tangan

September 28, 2015 by  
Filed under PNS (Pegawai Negeri Sipil)

jabat_tanganBerjabat tangan atau salaman, dalam kamus besar bahasa Indonesia, jabat tangan berarti

jabat tangan/ja·bat ta·ngan/ v, berjabat tangan/ber·ja·bat ta·ngan/ v bersalaman dng saling menjabat tangan: kedua orang itu ~ dng erat dan mesra

Dalam www.muslimah.or.id , jabat tangan diartikan sebagai:

Al Hattab (ulama madzhab Malikiyah) mengatakan: “Para ulama kami (Malikiyah) mengatakan: Jabat tangan artinya meletakkan telapak tangan pada telapak tangan orang lain dan ditahan beberapa saat, selama rentang waktu yang cukup untuk menyampaikan salam.” (Hasyiyah Al Adzkar An Nawawi oleh Ali Asy Syariji, hal. 426)

Dari sejak jaman kuliah dulu, saya terbiasa berjabat tangan apabila bertemu dengan teman, baik senior ataupun yunior dibawah angkatan, maklumlah veteran perang banyak kuliah barengan junior ya hehehe. Mungkin karena linkungan bergaul juga dulu, karena pernah kuliah juga di IKIP (sekarang UPI) dan kontrakan dekat Daaurut Tauhid, jadi banyak mendengar dan melihat kebiasaan juga, bahwa berjabat tangan ketik bertemu itu banyak kebaikannya, apalagi kalau disertai dengan salam ya, itu hukumnya malah jadi ada unsur wajib nya katanya.

Dari www.muslimah.or.id  pendapat yang paling tepat adalah dianjurkannya berjabat tangan antar sesama. Mengingat banyak dalil yang menegaskan hal tersebut. Sedangkan adanya pendapat yang menyelisihi hal ini terlalu lemah ditinjau dari banyak sisi. Selain tergugurkannya dosa, nambah silaturahim, dan sebagainya banyak lagi guna dari berjabat tangan katanya.

Kebiasaan berjabat tangan ini ternyata terbawa sampai sekarang ini, baik di lingkungan rumah atau di tempat kerja. Nah yang ingin saya sharing sebenarnya adalah, ternyata selain hal hal yang menyebabkan dianjurkannya berjabat tangan tadi, ternyata banyak sensasi yang bisa saya rasakan ketika berjabat tangan dengan seseorang, dan tentunya sensasi ini hanya untuk berjabat tangan dengan sesama lelaki ya, bukan dengan ahwat tentunya, kalau dengan perempuan, berjabat tangan tentunya sensasinya lain lagi itu mah nya, dan sensasi berjabat tangan dengan ahwat tidak akan dibahas dalam postingan ini ya 🙂

Dari keseringan kebiasaan berjabat tangan dengan orang orang yang kita temui, berikut adalah sensasi sensasi yang saya dapatkan :

– owh lagi sibuk nih teman kita, biasanya hal ini terlihat dari ketika berjabat tangan pikirannya masih kamana mana, bola matanya tidak fokus menatap kita, namun biasanya beberapa saat kemudian tersadar dan fokus lagi… owh iya pa heldi, alhamdullilah sehat, berarti kalau lagi sibuk, siapa tahu kita bisa tahu apa yang membuat dia sibuk, dan ayo kita bantu ringankan kesibukannya ya… aamiin…
–  eh iya alhamdullilah baik… sambil kepalanya agak mundur sedikit dan alis plus matanya agak menyipit sedikit,, bola mata agak ke atas tampak agak berfikir atau agak nanar… nah maksudnya siapa ini ya? Nah langsung saya jawab, heldi ini pa, yang dulu pernah kurus dan pernah ganteng ituloh… lupa dia sama kita, maklumlah salaman sama artis 🙂
– eh pa heldi, senyum sama sama terkembang, mata fokus, jabatan tangan tidak dilepaskan beberapa saat sampai urusan tanya menanya masalah kabar selesai plus satu atau dua pertanyaan lain, apalagi plus heureuy atau joke joke ringan spontan ala standup komedi… nah ini sinyal kuat ya… mantap!
– sedikit kaget, badan agak mundur, tidak berani menatap, tangan cepat cepat ditarik, nah ada sesuatu nih dengan hatinya terhadap hati ku… ayo ngaku ada apa ayo…
– terlihat agak males, senyum bergerak dengan slow motion, bibir hampir rapat, tarikan tidak maksimal… nah ini berusaha menghargai atau menghormati kita, tapi entahlah sebenarnya maunya apa? Ya kita berprasangka baik saja, tanya kabarnya dan pancing dengan pertanyaan insting yang just in mind saja, biasanya insting itu langsung muncul kira kira harus nanya apa… tanya hal hal yang spesifik terkait urusan beliau ya, in sha Alloh nikmat…
– jabat tangan… krek… kenceng amat nih sampai sakit jari jemari ini… owh binaragawan ternyata sekelas ade ray 🙂 kelihatan dari dada yang bidang, susunya nonjol 🙂 bisep berotot… ya sudah kecengin lagi tangan kita sambil baca doa karomah ya sampai bibirnya sedikit meringis 🙂 apa kabar pa? Baik baik saja kan… hadeuh… bari nyeri yeuh…
– jabat tangan, salaman tanpa melihat kita sama sekali, cuman jawab “baik pa”,  maka alhamdullilah itu adalah ladang bersabar bagi kita dan ladang amal bagi kita untuk mendoakannya, doanya apa? Ya terserah, kita doakan beliau bamyak rejekinya siapa tahu lagi banyaj hutang sehingga sudah tidak bisa konsen lagi, doakan dapat jodoh, siapa tahu belum nikah, doakan punya rejeki keturunan yang banyak, siapa tahu belum punya anak, ya namanya juga siapa tahu, ya siapa juga yang tahu kan…
– lebih dalam lagi sebenarnya dengan berjabat tangan dapat terlihat karakter karakter asli dari teman teman kita, baik atau tidaknya, sombong atau someah, harga diri atau bego eh egonya, suka menjilat atau tidak, saling hormat atau menghargai, rasa dia ke kita bagaimana, bohong atau jujur,.
Intinya perbanyak berjabat tangan plus salam tentunya, selain dapat pahala silahkan rasakan sendiri, saya yakin sensasinya akan muncul dengan sendiri nya ya… selamat menikmati berjabat tangan.

Share

PPSU dan Qlue DKI Jakarta

September 8, 2015 by  
Filed under Curhat PNS online, PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Senin 7 September 2015 kemarin, saya menggunakan gojek untuk berangkat ke Kantor Gubernur DKI di jalan Medan Merdeka Selatan. Sambil naik gojek untuk melepas dahaga saya bawa bekal minimun cap kaki tiga, nah ketika habis pas mau buang sampahnya… eits… kok jadi tidak tega gini untuk buang sampah sembarangan di pinggir jalan, kenapa tidak tega? karena baru tersadar kok ini sepanjang jalan gatot subroto ke kuningan terus ke jalan jalan kecil lainnya ternyata kondisinya bersih ya… biasanya kan kalau ada tumpukan sampah di pinggir jalan, kita tampa merasa dosa sedikitpun main lempar saja sampahnya ke tumpukan tersebut. Ini sampai ke lokasi di seputaran Monas, akhirnya botol kosong cap kaki tiga itu saya pegang terus, sampai akhrinya menemukan tong sampah di depan kantor Gubernur DKI.

Read more

Share

Penipuan pensiunan PNS

Berita ini sebenarnya sudah lama saya dengar dari orang tua saya yang mantan pns atau pensiunan pegawai negeri sipil di Cianjur, yaitu adanya iming iming uang pesangon atau istilah kerennya pencairan premi tabungan pensiunan sebesar puluhan juta rupiah. Pasti para pensiunan pada tertarik tuh bisa dapat pesangon besar ketika purnabaktinya. Apalagi si oknum penipu ini membawa sk dari mendagri, kementerian keuangan, dan peraturan peraturan lain yang seolah olah mendukung adanya pencairan premi pensiunan ini.

Read more

Share

Permenpanrb nomor 6 tahun 2015 – Larangan PNS Rapat di hotel Jilid – 2

Oke fresh from di open, tanggal 1 April kemenpan rb mengeluarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (per menpan rb) nomor 6 tahun 2015 tentang Pedoman Pembatasan Pertemuan/Rapat di luar kantor dala rangka peningkatan efisiensi dan efektivitas kerja aparatur. mari kita lihat isinya, apakah menambah penderitaan bagi PNS yang sudah mengetatkan ikat pingging dan harus dikurusin lagi atau memang benar benar jelas pengaturannya.
Read more

Share

Larangan Rapat di Hotel oleh Menteri PAN RB

March 25, 2015 by  
Filed under Curhat PNS online, PNS (Pegawai Negeri Sipil)

panrb“Menteri PAN RB melarang PNS melakukan rapat di hotel” itu adalah judul yang banyak muncul dalam berita berita di media baik online atau offline pada akhir tahun kemarin dan awal tahun 2015 ini. Padalah sebenarnya isi dari Surat Edaran Menteri PAN RB nomor 11 tahun 2014 tersebut bukan hanya “melarang” rapat saja tetapi “kegiatan pertemuan/rapat”, ada istilah “kegiatan pertemuan” yang hal ini dapat melebar kemana-mana, kegiatan pertemuan dapat diartikan sebagai bertemunya 2 orang atau lebih PNS yang dapat berbentuk: RAPAT pastinya ya, Pelatihan, Seminar, Simposium, FGD, Sosialisasi, Rakor, Selamatan, perpisahan, temu kangen, silaturahmi, open house, uji coba, pembahasan, maen gapleh, kaleci, karambol, batminton 🙂 dan kegiatan apapun yang mendefinisikan terjadinya pertemuan atara 2 orang atau lebih PNS, apapun bila terjadi pertemuan maka harus “dibatasi”. Nah ternyata di SE nya juga bukan melarang tetapi “DIBATASI” tetapi dalam pelaksanaannya nampaknya benar benar melarang, karena tidak jelas dimana batasnya? Read more

Share

Staf Teknis PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) – Lowongan Kerja

Dibutuhkan Segera; Staff Teknis PPK untuk Kegiatan Event Organizer

Untuk Membantu Pejabat Pembuat Komitmen di LKPP dalam penyelemnggaraan Event Organizer, dengan persyaratan dan kualifikasi sebagai berikut:

Kualifikasi:
1. Pria/ Wanita
2. Usia Min. 20 Tahun Maks. 35 Tahun
3. Fresh Graduate/ Pengalaman Min. 1 Tahun (Diutamakan)
4. Min. D3 Segala Jurusan Universitas Akreditasi Min. B
5. IPK. Min. 2.75
6. Menguasai Ms. Office dan Internet
7. lebih disukai berpengalaman dalam bidang event organizer/pelatihan
8. Memiliki integritas dan motivasi kerja yang tinggi
9. Memiliki keinginan untuk mengembangkan diri
10. Mampu berkomunikasi dengan baik (High Communication Skill)
11. Mampu bekerja mandiri maupun dalam tim
12. Mampu bekerja sesuai dengan target
12. Tidak pernah terlibat Narkoba dan pelanggaran hukum lainnya
Read more

Share

Next Page »