ABDUL LATIEF – Sukses Bisnis dengan Gaya yang Trendi dan Modis
April 30, 2012 by heldi
Filed under Tokoh Indonesia
Abdul Latief lahir pada tanggal 27 April 1940 di Kampung Baru, Banda Aceh. Anak keenam dari sembilan bersaudara ini, dibesarkan di tanah rencong itu. Dua puluh tahun sebelumnya, ayahnya meninggalkan Tanah Minang, dan menetap di Aceh sebagai pedagang. Ayah dan Ibunya dikenal sebagai aktivis Muhammadiyah di Aceh. Sayang, ayah Abdul Latief meninggal tatkala ia berumur empat tahun. Dalam suasana pergerakan mempertahankan kemerdekaan dan perjuangan rakyat Aceh itu, Abdul Latief dibesarkan oleh ibunya. Karena dibesarkan dalam zaman-zaman perjuangan dengan suasana politik yang panas, Abdul Latief bercita-cita jadi politikus di kemudiah hari. Namun, ibunya mengarahkan menjadi saudagar yang bersifat nasional seperti ayahnya. Ibu Abdul Latief adalah juga pejuang hidup, pada tahun 1950 ia membawa Abdul Latief bersaudara pindah ke Jakarta, berharap bisa berubah nasib di ibukota. Itulah sebabnya masa Remaja Abdul Latief diwarnai dengan kehidupan Remaja Betawi. Ia menyelesaikan pendidikan Sekolah lanjutan pertama dan atas di Jakarta. Ia kuliah di APP kemudian mengambil sarjananya pada tahun 1965 di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana, Jakarta. Selama tahun 1945 dan 1966, situasi politik nasional sedang kacau. Demonstrasi-demonstrasi memenuhi jalan raya. Abdul Latief mengambil peran memasok makanan pada demonstran itu. Situasi belum pulih, tapi Abdul Latief diberi kepercayaan untuk mempelajari manajemen toserba dan supermarket di Seibu Group, Tokyo. Sebalik pulang Sekolah dari Jepang itu, ia lalu melangsungkan pernikahannya dengan Nursiah, gadis tetangga di Jakarta, pada tahun 1967.
Untuk biografi lengkapnya silahkan baca di ebook di bawah ini:
Biografi
Ada sebagian orang menyebut Abdul Latief, Dirut Alatief Corporation, masih aktif sebagai tokoh muda. Padahal, umur pendiri organisasi Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) itu sudah lebih setengah abad. Setidaknya, ada dua alasan kenapa ia masih dianggap aktivis Pemuda. Pertama, dalam berbagai kegiatannya, Abdul Latief selalu terlihat segar dan sangat bersemangat. Kepeloporan dan idealisme mengangkat pengusaha kecil, terutama yang berkaitan dengan bisnisnya, sering ia lakukan dengan gaya orang muda yang mampu melihat jauh ke depan. Kedua, Abdul Latief yang penampilannya setiap hari selalu trendy dan modis ini, sangat gemar berolahraga. Sehubungan dengan itu,ia juga rajin menjaga kondisi fisiknya, sehingga wajahnya kelihatan jauh lebih muda dibanding usianya. Abdul Latief memang terkenal lihai menjalin kerjasama dengan banyak orang. Ia sangat dipercaya oleh mitra bisnisnya. Bahkan, rekan bisnis di luar negeri pun, mau mengikat kerjasama dengannya, kendati ikatan itu tidak selalu hitam di atas putih.
Lewat Hipmi, Abdul Latief berhasil mengarahkan sejumlah besar Pemuda untuk menjadi pengusaha. Belakangan, Hipmi menjadi wadah yang amat digandrungi oleh ratusan pengusaha muda Indoesia. Banyak di antara para pengusaha muda itu adalah anak para pejabat dan mantan pejabat. Kesuksesannya mengantar Hipmi sebagai sebuah organisasi profesional, menyebabkan ia selalu terlibat dalam pembicaraan atau diskusi tentang pembinaan generasi muda. Baik dalam acara yang diselenggarakan Hipmi, maupun dalam acara yang diselenggarakan oleh organisasi Pemuda lainnya. Setelah lulus dari Akademi Pimpinan Perusahaan (APP), Jakarta, dengan Predikat cumlaude, pada tahun 1963, Abdul Latief mendapat tawaran kerja di Stanvac di Sungai Gerong. Perusahaan asing yang bergerak di bidang eksplorasi minyak itu, akan memberi penghasilan dan karir yang baik baginya. Akan tetapi, gurunya di APP, menganjurkannya bekerja di Pasar Sarinah. Prospek kerja di pasar swalayan milik pemerntah itu, jauh lebih baik di bandingkan di Stanbac. Sebab, Bung Karno sebagai Presiden RI saat itu, sangat memberi perhatian untuk mengembangkan toko serba ada yang pertama di Indonesia itu.
Anjuran gurunya itu masuk akalnya, lalu ia pun bekerja di Pasar Sarinah. Abdul Latief mendapat tugas di bagian perencanaan. Lewat tugas ini, Abdul Latief berkesempatan berkeliling mengunjungi beberapa negara, terutama untuk mempelajari perkembangan iklim perdagangan di negara-negara itu. Singapur, Jepang, Eropa, Amerika menjadi negara yang dijelajahi pada waktu itu. Tidak lama kemudian ia diangkat sebagai Pimpinan Promosi Penjualan dan Pengembangan Eksport PT. Departemen Store Indonesia Sarinah (Pasar Saringah). Ia menimba banyak pengalaman dan pengetahuan. Ia memiliki relasi bisnis yang cukup luas, baik dalam negeri maupun luar negeri. Delapan tahun ia bekerja di Sarinah. Tantangan demi tantangan telah mampu ia selesaikan dengan baik. Dan, ia ingin mencari tantangan-tantangan yang lebih memberikan masa depan yang lebih baik baginya. Seolah-olah Pasar Swalayan Sarinah tidak lagi memberi prospek yang diinginkannya. Konsep pemasaran yang diambilnya dari Jepang kurang mendapat tanggapan pimpinan Sarinah. Ia pun mengambil keputusan besar, lalu meninggalkan Pasar Sarinah pada tahun 1971. Selama di Sarinah, Abdul Latief termasuk beruntung, karena ia sempat disekolahkan ke luar negeri. Ia belajar manajemen toko serta ada di Jepang selama dua tahun. Pulang dari sana, ia tidak hanya memiliki ilmu mengolah pasar swalayan, tetapi juga membawa mobil dan sejumlah uang saku. Dengan modal itu, ditambah relasi bisnisnya yang sudah sedemikian luas. Apalagi jabatannya sebagai pimpinan promosi Pasar Sarinah, menyebabkan ia banyak teman dan banyak yang mengenalnya. Itulah yang mendorong dia untuk mandiri dan buka usaha sendiri.
Pada tahun 1971 itu, ia langsung menjadi eksportir barang-barang kerajinan, yang masih dalam skala kecil. Sebagian dari modal yang dimilikinya dipakai untuk membeli tanah luas milik temannya yang sedang butuh duit. Pada tahun yang sama, Abdul Latief juga mulai mencoba meminjam kredit dari bank dengan jaminan tanah di atas. Kredit komersial Rp. 30 juta itu diperolehnya dari BDN. Ia mendirikan PT. Latief Marda Corporation, bergerak dibidang ekspor impor. Ia dibantu adiknya Abdul Muthalib. Tatkala usahanya sudah mulai memperlihatkan perkembangan, ia pun berpikir lebih maju lagi. Kebetulan tanah itu terletak di jalan Jakarta By Pass, sehingga ketika di jual harganya mahal sekali. Hasil penjualan ini yang kemudian menjadi modalnya mendirikan PT Indonesia Product Centre Sarinah Jaya pada tahun 1973. Nama pasar swalayan ini ada kaitannya dengan tempat asal dia bekerja. Nama itu secara historis punya arti tersendiri bagi Abdul Latief. Setahun kemudian, pasar swayalan milik Abdul Latief itu berkembang pesat. Ia mondar mandir Jakarta Singapur. Urusannya bukan hanya soal ekspor-impor, tetapi ia sudah mulai terjun di bisnis properti di negara pulau itu. Tahun 1975 ia membuka cabang pasar swalayannya di kota itu. Di sana ia membeli toko dan gedung, harganya tidak semahal sekarang, karena saat itu Singapura baru mulai membangun negaranya.
Akumulasi kekayaan yang berhasil dia kumpulkan selama sepuluh tahun berusaha secara mandiri, dia pakai untuk mendirikan Pasaraya di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Gedung Pasar Swalayan yang masuk kategori mentereng ini, dibangun Abdul Latief pada tahun 1981. Disinilah tonggak pertama yang ditancapkan Abdul Latief untuk mengukuhkan dirinya sebagai salah seorang pengusaha pedagang eceran yang patut diperhitungkan. Sebutan konglomerat – sesuatu istilah yang tak disukainya – sudah mulai melekat padanya. Ia selalu duduk semeja dengan para pengusaha kenamaan lainnya. Bahkan dengan pimpinan puncak pasar swalayan asal tempatnya kerja pun, ia sudah terlihat memiliki perbedaan. Lebih dari pada itu, Abdul Latief mendapat tempat yang terhormat di mata pemerintah. Sebab, ia mengangkat harga kehidupan dari sekian banyak pengusaha kecil. Oleh sementara orang ia disebut “Pahlawan pengusaha kerajinan rakyat Indonesia.” Perjalanan usahanya yang baik itu, rupanya tidak selamanya mulus. Pada akhir tahun 1984 Pasaraya Sarinah Jaya kepunyaannya di Blok M terbakar. Inilah percobaan pertama terberat yang dialaminya. Kerugian yang ia derita bukan hanya puluhan miliar, puluhan ribu pengunjungnya setiap hari, terpaksa berhenti sampai bangunan itu diperbaiki kembali. Ia tidak ingin putus kontrak dengan 2000 produsen kecil yang menyuplai keperluannya. Kesulitan ini, ia hadapi dengan tenang, 1200 karyawannya tidak akan diberhentikan, mereka disuruh Abdul Latief belajar manajemen, komputer, accounting, bahasa Inggris. Untuk program belajar ini, Abdul Latief mendatangkan pelatih dan pengajar ahli dari Singapur dan Hongkong. Yang menggembirakan Abdul Latief adalah kesediaan pihak asuransi menanggung sebagian kerugian itu. Bantuan dari rekan-rekannya, juga dari pihak pemerintah maupun swasta, sangat menjadi semangat baru bagi Abdul latief untuk memikirkan yang baik buat ekspansi bisnisnya.
Secara perlahan kerugian puluhan miliar rupiah itu, sirna sebagai gangguan pikirannya. Abdul Latief menata kembali jalur-jalur bisnisnya yang sudah sempat terputus. Lalu, diatas tempat gedung yang terbakar, telah berdiri dengan megahnya Pasaraya Sarinah. Bangunan berlantai sembilan itu luas lantainya 42.000 meter. Pengunjung pasar swalayan itu, ada sekitar 100.000 orang perhatiannya. 40% diantaranya adalah yang berbelanja. Dari tahun ke tahun penjualan di Pasaraya Sarinah naik terus. Dan terus menerus pula memberikan penambahan modal bagi Abdul Latif. Kawasan Blok M dimana Pasaraya ada, menjadi inceran para pengusaha bisnis eceran. Banyak konglomerat berlomba membangun fasilitas belanja di daerah itu. Kelompok Subsentra dan Pakuwon jati sudah membuka Blok M Plaza. Ometraco Group membangun pertokoan di bawah tanah, persis di bawah bekas terminal Blok M. Itulah sebabnya, ketika ada tanah seluas 1,4 hektar, dekat Blok M ditenderkan Deplu kepada para pengusaha tahun 1990, puluhan yang datang mendaftar, kendati pengumumannya tidak dilakukan secara terbuka.
Ada sebagian orang menyebut Abdul Latief, Dirut Alatief Corporation, masih aktif sebagai tokoh muda. Padahal, umur pendiri organisasi Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) itu sudah lebih setengah abad. Setidaknya, ada dua alasan kenapa ia masih dianggap aktivis Pemuda. Pertama, dalam berbagai kegiatannya, Abdul Latief selalu terlihat segar dan sangat bersemangat. Kepeloporan dan idealisme mengangkat pengusaha kecil, terutama yang berkaitan dengan bisnisnya, sering ia lakukan dengan gaya orang muda yang mampu melihat jauh ke depan. Kedua, Abdul Latief yang penampilannya setiap hari selalu trendy dan modis ini, sangat gemar berolahraga. Sehubungan dengan itu, ia juga rajin menjada kondisi fisiknya, sehingga wajahnya kelihatan jauh lebih muda dibanding usianya.
Abdul Latief memang terkenal lihai menjalin kerjasama dengan banyak orang. Ia sangat dipercaya oleh mitra bisnisnya. Bahkan, rekan bisnis di luar negeri pun, mau mengikat kerjasama dengannya, kendati ikatan itu tidak selalu hitam di atas putih. Lewat Hipmi, Abdul Latief berhasil mengarahkan sejumlah besar Pemuda untuk menjadi pengusaha. Belakangan, Hipmi menjadi wadah yang amat digandrungi oleh ratusan pengusaha muda Indonesia. Banyak di antara para pengusaha muda itu adalah anak para pejabat dan mantan pejabat. Kesuksesannya mengantar Hipmi sebagai sebuah organisasi profesional, menyebabkan ia selalu terlibat dalam pembicaraan atau diskusi tentang pembinaan generasi muda. Baik dalam acara yang diselenggarakan Hipmi, maupun dalam acara yang diselenggarakan oleh organisasi Pemuda lainnya. Cepat berpikir, gesit dalam bertindak adalah ciri khas Abdul Latief. Pernah suatu kali, penjualan barang-barang kelontong dalam pasar swalayan kepunyaannya, naiknya seret sekali. Yang datang banyak, yang membeli sedikit. Lalu, Abdul Latief mempelajari kenapa demikian. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan dan dari penganalisaan data yang ada, ia berkesimpulan: daya beli masyarakat masih rendah. Solusinya : daya beli masyarakat harus ditingkatkan. Berarti harus ada tambahan penghasilan bagi masyarakat. Mulai saat itu, ia pun mengajak orang untuk berusaha sehingga pendapatan bertambah. Lalu, Abdul Latif mendirikan Hipmi pada tahun 1972 dan ia menjadi Ketua umum yang pertama. Ia mengarahkan para anggota Hipmi itu untuk segera membuka usaha, sekalipun usaha itu dalam ukuran paling kecil. Dari hasil binaan yang dilakukannya, maka banyak pengusaha kecil memproduksi barang-barang kerajinan tangan, mencari barang atau produk yang bisa dijual dan jadi uang, sehingga pendapatan bertambah. Abdul Latief membantu para pengusaha kecil untuk menitipkan barangnya di pasar swalayan kepunyaannya. Bahkan, Abdul Latief juga membantu para pengusaha kecil itu mengekspor produknya ke luar negeri. Lewat langkah-langkah itu, ekspor nonmigas naik. Devisa nasional bertambah, pertumbuhan ekonomi beranjak naik, tingkat beli masyarakat otomatis jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
Komitmen Abdul Latief membesarkan pengrajin kecil, disamping karena memang dibutuhkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk pasar swalayan, juga untuk memenuhi permintaan Ir. Ginanjar Kartasasmita, menteri muda urusan peningkatan penggunaan produksi dalam negeri saat itu, untuk meningkatkan produksi nasional. Sampai sekarang Abdul Latief masih tetap konsisten terhadap komitmen itu. Kegiatannya mendorong dan mengembangkan industri kecil itulah, maka ia dipercaya sebagai Ketua kompartemen perdagangan dan koperasi Kadin Indonesia periode 1979-1982. Bagi Abdul Latief, adanya kesenjangan antara pengusaha kecil dan pengusaha kuat, tidak lepas dari adanya perbedaan pengusaha pribumi dan pengusaha non pribumi di masyarakat kita. Pengusaha pribumi sering diartikan sebagai pengusaha lemah dan kecil sehingga perlu dilindungi dan diangkat. Ia melihat perbedaan pengusaha pribumi dan non pribumi sebagai sesuatu persoalan yang serius. Sehingga ia meminta pemerintah untuk menangani persoalan itu dengan cepat agar kesenjangan sosial itu tidak menimbulkan gejolak sosial. Menurut Abdul Latief, pengusaha kecil yang umumnya pengusaha pribumi tidak perlu diangkat dan dilindungi, tetapi didorong dan dikembangkan. Apalagi pada era globalisasi ini, negara-negara 4 macan Asia adalah hampir semuanya non-pribumi. Hal itu dikuatirkan menjadi masalah di kemudian hari, sebab, para pengusaha dari negara yang maju secara ekonomi itu, pasti akan lebih percaya menjalin bisnis dengan pengusaha sesama non pribumi. Sehubungan dengan itu, Abdul Latief melalui makalahnya yang berjudul “Konsep Mendorong dan Mengembangkan Pengusaha Pribumi,” ia mengajukan 4 dasar langkah pemecahan masalah tersebut. Pertama, Political Will pemerintah membantu pengusaha pribumi. Kedua, Konsep yang cocok untuk mengembangkan usaha pribumi yang sejajar dengan non pribumi, bukan konsep Alibaba. Bank pemerintah harus memprioritaskan pemberi kredit kepada pengusaha pribumi. Keempat, semua proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah sepenuhnya diserahkan kepada pengusaha pribumi. Hal itu disampaikan Abdul Latief pada Seminar Pribumi dan Non-Pribumi yang diselenggarakan Editor pada HUT-nya yang ke-4 tahun 1991 yang lalu.
Kini, Abdul Latief terus melaju dengan Alatief Corporation. Makin banyak mitranya makin banyak perusahaan kecil yang dibimbing dan dimajukannya. Bidang usahanya sudah merebak ke berbagai jenis usaha, tidak lagi hanya pada bisnis retail seperti yang ditekuninya ketika mulai berusaha. Dari puluhan jenis usaha, Pasaraya lah yang menjadi tulang punggung bisnisnya Abdul Latief mengkoordinir pengawasan semua unit usaha itu melalui Alatief Investment Corporation. Gedung Sarinah Pasaraya di Blok M, Jakarta Selatan, adalah salah satu pertokoan yang megah di Ibukota. Di gedung berlantai sembilan itu, terlihat segala macam keperluan rumah tangga. Baju-baju yang trendy dan modis, mulai dari yang agak murah sampai yang paling mahal, tersedia di supermarket yang nyaman itu. Ribuan jenis produk kerajinan tagan dari industri kecil / industri rumah tangga sampai produk-produk elektronik, ada di tempat itu. Dari pagi sampai malam, para pramuniaga yang ramah selalu menyapa melayani para pembeli di gedung yang bernilai Rp. 200 miliar itu. Abdul Latief menyesalkan berdirinya beberapa pusat pertokoan modern di Jakarta, yang jelas-jelas mematikan pengusaha kecil dan tradisional. Industri kecil itu sepertinya tidak mendapat tempat untuk hidup, sebab ia memang tidak mempunyai kemampuan bersaing dengan pengusaha modal besar. Gejalanya, memang pengusaha sekelas raksasa masuk ke pasar tradisional. Sehingga pengusaha kecil itu tergusur atau tenggelam. Mestinya pemerintah mencegah para pemodal kuat itu untuk tidak sembarangan masuk ke pasar yang pangsa pasarnya merupakan lahan pengusaha kecil. Ketika salah satu pasar swalayan terbesar di dunia dari Jepang, yaitu SOGO, membuka cabangnya di Indonesia, Abdul Latief termasuk salah seorang yang bersuara keras menentang kehadirannya. Alasan penolakannya, karena saat itu beredar isu modal asing akan masuk ke bisnis eceran di Indonesia. Ia juga mempertanyakan kenapa Sogo memasukkan 805 produk impor, justru bukan memajukan produk dalam negeri. Padahal, jauh sebelum itu, Abdul Latief memang sudah terikat pada komitmennya untuk memajukan produksi nasional. Menurut pikirannya, pemodal kuat dalam negeri saja sudah mulai mengganggu kehidupan pengusaha kecil, apalagi kalau pengusaha yang datang itu dari luar negeri. Bukankah setiap kali Sogo masuk ke suatu pusat pertokoan, pesaing yang sudah ada biasanya minggir. Tapi ternyata bukan modal asing, dan pangsa pasar Sogo pun juga tidak sama, akhirnya Abdul Latief tidak terlalu keberatan lagi. Memang Abdul Latief mempunyai pertokoan di Blok M, tetapi tidak di pusat pertokoannya. Pasaraya Sarinah menjadi pendukung Pasar Tradisonal Blok M. Konsep yang dikembangkan Pasaraya, menurut Abdul Latief, membeli tanah, membangun gedung, dan membuat kavling pasar baru. Kalau masuk ke pusat pertokoan, memang cepat maju, tetapi itu intervensi namanya, membunuh orang lain, kata Abdul Latief.
Dampak konsep yang dikembangkan Abdul Latief, pasar swalayannya tidak sekencang kemajuan pasar swalayan bermodal kuat itu. Untuk mengatasi dampak ini, ia melakukan sesuatu secara kreatif, agar orang mau datang dan akhirnya berbelanja mengembangkan produk dagangan model yang menarik. Disain baju misalnya, dilakukan dengan mode dan disain yang paling akhir, persis sama dengan mode yang dikembangkan di negara-negara yang kaya mode seperti Perancis. Ini tidak terlalu sulit bagi Abdul Latief, karena ia sendiri juga penggemar model. Itulah sebabnya, setiap hari, ia selalu tampil dengan busaha yang berdisain menarik. Di segi lain, disamping keramahan pelayanan, bentuk dan disain ruangan pertokoan menjadi faktor yang harus diperhatikan penataannya. Menurut Abdul Latief, perusahan bentuk dan disain ruangan pertokoan, dilakukan terus menerus untuk menghindari kebosanan para pengunjung. Kalau perlu, sekali dalam tiga tahun, dilakukan renovasi-renovasi. Melalui penataan pasar swalayan dengan konsep tidak dipusat perbelanjaan tradisional itu, Abdul Latief mengembangkan tiga macam filosofi. Pertama, pengusaha kecil adalah bagian dari kemajuan jenis usaha yang berskala lebih besar. Karena itu, yang kecil memang harus diperhatikan dan diberi tempat yang wajar. Kedua, pengelolaan pasar swalayan harus selangkah lebih maju dari keinginan konsumen. Artinya, yang disediakan di pasar swalayan tidak hanya sekedar yang diinginkan oleh konsumen. Tetapi, apa yang menjadi keinginan konsumen berikutnya. Dalam hal ini perlu antisipasi, sebab situasi terus mengalami perubahan dan perkembangan. Ketiga, lewat berbagai jenis produk dagangan dengan segala inovasinya, dan kreativitas menata produk jualan itu di pertokoan, serta imajinasi mendesain bentuk ruangan yang menarik, akan mencerminkan identitas bangsa. Budaya bangsa terlihat dengan mudah melalui pembuatan dan penjualan produk di pasar swalayan itu.
Sukses di pasar swalayan, ia membuka pembibitan benur di Bulikumba, Sulsel. Usaha itu menghasilkan 100 juta benur pertahun. Abdul Latief juga membuka tambak udang seluas 120 hektar dengan hasil 4 ton per hektar. Dua sampai tiga kali panen dalam setahun. Ia mengelola beberapa perkebunan, membuka usaha penerbitan buku, dan usaha jasa periklanan, asuransi dan berbagai jenis bisnis yang lain. Sambil melakukan ekspansi bisnis, Abdul Latief juga tertarik pada bidang pendidikan dengan tiga alasan. Pertama, ia memang membutuhkan sejumlah besar tenaga terampil di berbagai bidang. Kedua, ia ingin ikut berusaha meningkatkan kecerdasan warga negara umumnya dan generasi muda khususnya. Ketiga, Abdul Latief adalah pernah menjadi guru, malah menjadi Direktur Akademi Pimpinan Perusahaan Departemen Perindustrian, tempat ia belajar. Salah satu Sekolah yang ingin ia dirikan adalah Sekolah Politeknik. Pendirian Sekolah itu merupakan salah satu kegiatan dari Yayasan Abdul Latief yang didirikan dan diketuainya sendiri. Dari berbagai aktivitasnya yang begitu padatnya. Abdul latief selalu berusaha menjaga kesehatan fisiknya. Setidaknya, ia melakukan general check up dua kali setahun. Secara rutin ia olahraga joging, senam, renang, teknis, dan kalau ada waktu main golf. Ia selalu olahraga pagi, terutama untuk menghindari ketegangan-ketegangan. Ia ingin hidup dalam kondisi segar, fit, energik. Tubuhnya padat, gesit, perut tidak buncit.
Itulah Abdul Latief yang mencatat kesuksesan-kesuksesan selama hidupnya. Mulai dari Predikat tamatan cum laude di APP, kemudian menjadi pimpinan promosi Pasar Sarinah, keliling berbagai negara, memberanikan buka usaha sendiri, maju, sukses, lalu gagal, sukses dan berkembang lagi, sampai menjadi pengusaha yang besar seperti sekarang ini. Bagi Abdul Latif, sebenarnya masih ada 25 tahun lagi waktu buatnya untuk berkiprah di dunia bisnis. Namun, ia sudah memasang ancang-ancang untuk memperbesar porsi kegiatan sosial budaya lewat yayasannya. Ia juga telah mempersiapkan generasi keduanya untuk melanjutkan dynasty Alatief Investment Corporationnya. Abdul Latief adalah lambang kesuksesan pedagang berdarah Minang di zaman orde baru. Berasal dari salah satu suku yang sudah terkenal gigih berdagang selama beradab-abad.
Test posting from bb
April 4, 2012 by heldi
Filed under blog from blackberry
Postingan ini di publish dari blackberry handheld pearl 9105.
Bisnis Lokal Go Online
February 25, 2012 by heldi
Filed under Website and Internet
Kesempatan untuk para pengusaha baik kesil atau besar yang belum memiliki website, ini ada bantuan dari om google, KADIN, PANDI, Melsa, Bakrie Connectivity, APTIKOM, Multiply.com yang berkolaborasi untuk meng-online-kan bisnis di Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini berkolaborasi untuk menyediakan website gratis plus tutorial dan bantuan untuk membuat website bagi para pengusaha lokal indonesia.
Google, KADIN, PANDI, Melsa, Bakrie Connectivity, APTIKOM, Multiply.com telah bekerja bersama dalam menciptakan “Bisnis Lokal Go Online”. Dengan mengemban misi untuk membantu dunia usaha Indonesia mengambil manfaat dari berbagai peluang usaha yang ditawarkan di Internet, kami memberikan komitmen untuk membantu dunia usaha agar dapat berhasil di internet.
Sebagai bagian dari prakarsa Bisnis Lokal Go Online, kami menawarkan situs bisnis dan domain co.id gratis pada para pelaku bisnis Indonesia selama setahun bagi 100.000 pendaftar pertama, biaya perpanjangan standar akan berlaku pada harga pasar yang wajar setelah satu tahun. Untuk peserta selanjutnya biaya pendaftaran standar Domain akan berlaku. Selain itu, kami juga akan memberikan berbagai tips dan pelatihan serta uji coba beriklan online gratis senilai Rp 500.000 menggunakan Google AdWords. Kunjungi halaman Memulai untuk memanfaatkan tawaran ini.
MENAMPILKAN BISNIS ANDA DI INTERNET DAPAT BEGITU MUDAH MESKIPUN ANDA BARU PERTAMA KALI MELAKUKANNYA.
Kami menyingkirkan waktu, kesulitan, dan biaya untuk memperoleh situs web sehingga Anda dapat fokus terhadap perkembangan bisnis Anda.

Berikut ini yang akan Anda dapatkan:
Situs web gratis yang mudah diperbarui dan diganti sesuai dengan keinginan Anda
Alamat web .co.id gratis selama satu tahun.*
Tips dan pelatihan yang berkelanjutan
Uji coba AdWords senilai Rp. 500.000,- dengan dukungan telepon dari ahli kami**
Untuk menikmati semua manfaat di atas, Anda harus memiliki:
1) KTP
2) SIUP atau Akte Notaris atau TDP (salah satu)
Sebelum Anda memulai menbuat Website sendiri dan registrasi nama domain, pastikan Anda siap dengan dokumen yang dibutuhkan.
so tunggu apalagi MULAI SEKARANG, lihat informasinya disini:
berita koran tempo:
TEMPO.CO, Jakarta – Google Asia Tenggara resmi meluncurkan program Bisnis Lokal Go Online bagi usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia. Program ini dijalankan sebagai respons Google terhadap fakta bahwa masih belum banyak pengusaha di Indonesia yang memanfaatkan media online.
“Kami melihat ada potensi pertumbuhan yang sangat besar bagi UKM di Indonesia,” kata Managing Director Google Southeast Asia Julian Persaud dalam acara peluncuran program ini di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu, 11 Januari 2012.
Jualian menambahkan, program Bisnis Lokal Go Online ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang Google di Indonesia. “Yang dapat memberikan manfaat ekonomi secara nyata bagi masyarakat Indonesia,” kata Julian.
Berdasarkan statistik, terdapat 17 juta UKM di Indonesia, namun hanya 75 ribu UKM yang telah memiliki website. Dengan adanya program ini, bisnis UKM yang belum online dapat segera go online dalam waktu kurang dari satu hari kerja hingga website mereka beroperasi.
Melalui Bisnis Lokal Go Online, UKM dapat membuat website dan mendorong mereka aktif secara online dalam waktu satu tahun ke depan. Bagi 100 UKM pendaftar pertama, akan memperoleh website, domain, dan hosting gratis selama satu tahun ke depan. Sedangkan, untuk tahun berikutnya, UKM akan dikenakan biaya US$ 12 per tahun.
Dalam menjalankan program ini, Google menggunakan Business SiteBuilder, sebuah peranti lunak untuk desain website bisnis gratis milik Google. Peranti ini memungkinkan website secara otomatis dapat diakses melaui telepon seluler cerdas dan feature phone.
Peranti Business SiteBuilder ini dirancang untuk meminimalkan kendala bagi UKM yang ingin go online, membuat proses dan mengelola website menjadi mudah, cepat, dan gratis.
Wakil Ketua Umum Bidang Tenaga Kerja, Pendidikan, & Kesehatan, Kamar Dagang dan Industri Indonesia, James T. Riady, mengatakan kehadiran Google ini bisa memperkuat usaha kecil dan menengah. “Perekonomian kita ditopang oleh UKM yang kemampuan dan modalnya masih kurang,” katanya.
Menteri Perindustrian M.S. Hidayat mengatakan penawaran Google ini amat membantu UKM untuk semakin memanfaatkan teknologi informasi. “Saya mengapresiasi kehadiran Google untuk memberdayakan kemampuan UKM di Indonesia,” katanya.
Saat ini terdapat sejumlah UKM yang sudah memanfaatkan www.bisnisgoonline.co.id, antara lain penjual kerajinan Natural House Homedeco dan Rendang Uni Farah. Mereka kini dapat beroperasi layaknya sebuah toko 24 jam yang siap menerima pesanan dan pembeli setiap saat.
Galuh Web
February 18, 2012 by heldi
Filed under Website and Internet
GaluhWeb.com hadir untuk memberikan solusi bagi anda baik atas nama instansi, organisasi maupun pribadi yang ingin memiliki akses tak terbatas dalam dunia World Wide Web. 7 Tahun dalam mengelola jasa hosting, web desain dan domain sejak tahun 2004 (galuh.web.id) memberikan kami semangat untuk senantiasa memberikan dan meningkatkan pelayanan yang maksimal bagi pelanggan-pelanggan kami. Mari Bergabung dengan ratusan pelanggan GaluhWeb lainnya, Salam Hangat.
Tahun 2011 sudah berlalu dan kini 2012 tengah kita jalani, tidak terasa sudah dari tahun 2004 kami melayani Anda sampai sekarang. Sebagai bentuk apresiasi dan peningkatan layanan maka ditahun 2012 ini kami merilis beberapa produk baru diantaranya :
Manage Service
Mail Hosting
Layanan Hosting Email bagi instansi atau personal dengan fitur lengkap dan harga terjangkau mulai dari 200rb/Tahun untuk 50 Account Email masing-masing account 2GB. Info detil layanan bisa diperoleh dihttp://www.galuhweb.com/manageservice.html
Moodle Hosting
Layanan Hosting Moodle bagi instansi pendidikan, Lembaga atau personal dengan fitur lengkap dan harga terjangkau mulai dari 125rb/bulan. Menggunakan Server Baru dengan spesifikasi Xeon Quad Core 3430 (4 core), Ram 8GB. Info detil layanan bisa diperoleh di http://www.galuhweb.com/manageservice.html
Branded Dedicated Server IIX
Selain manage service diatas, kami juga merilis beberapa paket Dedicated Server yang berlokasi di jakarta (Cibubur & IDC 3D) yang cocok bagi Anda instansi, lembaga atau personal yang ingin mengembangkan bisnis hosting, komunitas atau keperluan lainnya.
Berikut paket Dedicated Server IIX yang kami tawarkan:
STOK TERBATAS: Untuk mengetahui stok terbaru, silakan untuk menghubungi kami
|
Semi Managed KVM + cPanel (Gratis softaculous)
Gratis Install Apache+Varnish+Nginx/Apache+Nginx, Standar Firewall (CSF), Optimasi VPS, Optimasi MySQL & Standar Mod Security
|
Demikian informasi ini kami sampaikan, atas waktu dan perhatiannya diucapkan terima kasih.
Photo Pramugari Cantik dan Iseng
February 6, 2012 by heldi
Filed under Website and Internet
Pramugara (untuk pria) dan pramugari (untuk wanita) adalah staf/karyawan perusahaan pengangkutan umum (baik udara, darat, dan laut) yang bertugas melayani penumpang. Tugas utama mereka adalah menjaga keselamatan dan melayani kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan. Kepramugaraan adalah hal-hal yang berkenaan dengan pekerjaan di pesawat udara, kereta api, atau kapal.
Walaupun pada awalnya dalam bahasa Indonesia menurut KBBI istilah ini diperuntukkan untuk semua jenis pengangkutan umum, baik pesawat udara (pramugara/i pesawat), kereta api (pramugara/i kereta), maupun kapal laut (pramugara/i kapal), tetapi kemudian istilah ini mengalami penyempitan makna sehingga dan istilah pramugara/pramugari disepadankan hanya untuk staf perusahaan penerbangan saja (bahasa Inggris: flight attendant/steward(ress)) dan penggunaan istilah ini untuk jenis transportasi selain pesawat udara jarang ditemukan lagi. Karena pada praktiknya jumlah pramugara/i pesawat juga lebih banyak daripada jenis angkutan yang lain, dan suatu penerbangan biasanya lebih didominasi oleh pramugari daripada pramugara, maka istilah pramugari menjadi lebih sering digunakan untuk menyebut pekerjaan baik pramugari maupun pramugara pesawat.
Pramugara/i pesawat
Para pramugari dan pramugara selama dalam perjalanan penerbangan secara bersama-sama merupakan awak kabin yang tugas intinya adalah menjaga keselamatan para penumpang di pesawat dan melayani kebutuhan penumpangnya atau biasa disebut serving, sementara para pilot (di kokpit) dan para teknisi memperhatikan aspek-aspek teknis penerbangan.
Tanggung jawab utama para awak penerbangan adalah keamanan penumpang dan siap siaga dalam keadaan darurat. Hal ini diikuti dengan tugas rutin pelayanan penumpang seperti menyediakan makanan dan minuman di pesawat, dan memenuhi kebutuhan individual para penumpangnya. Peran ini kadang-kadang menjadikan konflik ketika mereka harus meminta seorang penumpang yang telah minum minuman beralkohol terlalu banyak untuk berhenti, atau untuk meminta penumpang memasang sabuk pengaman, duduk, menyeleksi barang yang harus dibawa di luggage bins atau meminta mereka mengikuti prosedur keamanan pesawat.
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pramugari
Photo pramugari cantik dan iseng ada disini, kunjungi di bawah ini:
Pilot Lion Air Dibekuk Usai Pakai Sabu
February 6, 2012 by heldi
Filed under Website and Internet
Pagi dini hari tadi, Badan Narkotika Nasional kembali meringkus seorang pilot Lion Air berinisial SS. SS tertangkap tangan sedang menggunakan narkotika jenis sabu di salah satu hotel di Surabaya.
“Pada tanggal 4 Februari 2012 sekitar jam 03.30 WIB di Hotel Garden Palace, Surabaya, kamar 2109 telah ditangkap seorang pilot Lion Air atas nama SS,” kata Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Benny Mamoto, dalam pesan singkat kepada VIVAnews, Sabtu, 4 Februari 2012.
Dari tangan pilot yang merupakan alumni Akademi Penerbangan Juanda, Surabaya ini, BNN menemukan sabu seberat 0,04 gram. Barang haram itu berada dalam sebuah alat penghisap sabu (bong).
“Kami langsung melakukan tes urine terhadap SS, dan hasilnya, dia positif menggunakan sabu,” ujar Benny.
SS diketahui beralamat di kawasan Bumi Serpong Damai, Rawabuntu, Tangerang. Menurut Benny, SS harus bertanggungjawab terhadap kelakuannya yang sangat membahayakan penumpang itu.
“SS saat ini dalam pengawasan BNN. Dia telah dibawa ke Jakarta sejak pukul 07.00 WIB hari ini,” ujar Benny.
Ini bukan pertamakalinya pilot Lion Air dibekuk karena menggunakan sabu. Pilot Lion Air lain berinisial HA ditangkap BNN di Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa malam 10 Januari 2012 lalu. HA dibekuk saat penggerebekan di Hotel Grand Clarion, Makassar. Saat itu, HA sedang asyik berada di ruangan karaoke. (hp).
Sumber: http://metro.vivanews.com
Blackberry menjadi Modem
January 10, 2012 by heldi
Filed under Wordpress and Joomla
Mempunyai blackberry yang harganya bagi saya pribadi cukup lumayan juga, harus bisa menambah nilai lebih dalam operasional pekerjaan sehari-hari saya, karena harus sesuailah antara nilai uang yang dikeluarkan dengan nilai manfaat yang diperoleh, kalau istilah pengadaannya, harus ada added value for the money-nya gituloh.
Beberapa fungsi dalam handphone tipe smartphone ini adalah
- blackberry dapat dihubungkan langsung dengan beberapa akun email yang saya pakai, sehingga dimanapun kapanpun dapat mengetahui bila ada email yang masuk, baik email pribadi atau sepuluh lebih milis yang saya ikuti didunia maya ini, baik hanya sebagai anggota milis ataupun beberapa yang dimoderatori/owner sendiri.
- Social networking seperti fb dan twiter, bisa langsung diakses melalui blackberry juga.
- nge blog pun bisa langsung via blackberry, baik menggunakan aplikasi wordpress yang terintegrasi dengan blackberry atau melalui aplikasi browing internet, so apabila ada ide yang cukup fantastis terlintas di pikiran, bisa langsung di posting di blog kesayangan, atau hasil jepretan, dari pada di simpan di blackberry, langsung saja di upload ke blog. Blog baru yang terinstall langsung di wordpress (WP) dalam blackberry pearl saya adalah http://ulpina.wordpress.com (blogging from blackberry)
- gps dan map navigation, dengan blackberry melalui aplikasi bb map dan gps tools-nya, kemana pun kita perlu tidak perlu tersesat dan kehilangan arah, cukup nyalakan kedua aplikasi tersebut pada blackberry kita, meskipun sinyalnya lemah, dengan dibantu denga aplikasi gps toolsnya maka kita dapat melihat posisi kita berada dimana dan mencari jalan menuju tujuan kita.
nah itu beberapa hal yang dapat disampaikan tentang bantuan smartphone blackberry dalam pekerjaan sehari-hari, dan sesuai judul postingan ini; “Blackberry menjadi modem“, salah satu yang cukup membantu dalam kegiatan keseharian saya adalah fasilitas internet Blackberry yang dapat difungsikan sebagai modem juga, so ketika kita menggunakan laptop, kemudian tidak ada free wife eh free wifi yang tersedia,atau lupa membawa modem, maka kita dapat menggunakan bb kita sebagai modem untuk akses internet, atau bahkan dijadikan sebagai alat utama untuk akses juga nampaknya tidak masalah, sambil akses kita juga bisa sekalian nge-charge bb kita. Sekarang ini modem gsm yang biasa dipakai sehari-hari akhirnya saya pinjam pakaikan ke teman, karena ya memang sudah tidak terpakai lagi.
Lumayan kan mengurangi gadget yang harus dibawa di tas, begitu pula dalam hal pengeluaran bulanan, lumayan bisa menghemat, karena dengan menggunakan paket blackberry dari beberapa operator yang menyediakan paket blackberry, kita dapat menggunakan paket bb yang sudah include internetan di luar internet pada browser aplikasi bb, sebelumnya saya harus membayar 90rb untuk paket bb ditambah 100 untuk akses internet menggunakan modem, so dengan berlangganan paket xtreme dari simpati seharga rp. 130rb maka saya dapat menghemat 60-an per bulannya. Plus memperoleh kecepatan akses yang lumayan juga dengan adanya teknolig 3G pada BB, so added value for the money kan?
Nah pertanyaannya bagaimana caranya agar kita punya blackberry yang dapat digunakan juga sebagai modem?
1. Beli blackberry yang tentunya selain punya fasilitas 3G (agar kecepatannya mantap) juga harus memiliki modem di dalamnya, tidak semua blackberry bisa digunakan sebagai modem, langsung saja tanyakan ke penjualnya, bisa digunakan sebagai modem juga tidak?
2. Pilih operator yang memberikan layanan paket BB yang mana pembayaran bulanannya sudah included akses internet via modemm (bukan hanya akses internet via aplikasi bb). Paket full service atau BIS dari XL atau telkomsel itu biaya tidak termasuk akses via bb modem so seringkali kita mendapati pulsa kita berkurang meskipun kita sudah langganan full bb, itu berarti ada penggunaan internet diluar aplikasi bb yang menyedot pulsa kita. Untuk telkomsel dan as disediakan paket Xtreme dengan bulanan 130rb, itu sudah all in, sehingga memakai aplikasi apapun, baik aplikasi resmi bb atau bukan, via modem bb atau tidak, sudah included semua, Atau bisa memilih paket fullservice pada starone atau smart.
3. Install aplikasi software PC desktop pada komputer anda, bisa diinstall melalui cd bawaan bb nya, atau download di website resmi blackberry, tapi tetap saja meskipun menggunakan cd bawaan bb, kita akan didirect untuk mendownload software dari situs resmi blackberry.
4. Apabila sudah terinstall aplikasi desktop bb di komputer, masuk menu tools-internet mobile, tinggal di klik, maka blackberry kita akan melakukan koneksi internet, so komputer kita bisa digunakan untuk browsing dengan menggunakan modem yang ada pada blackberry kita.
so selamat mencoba mudah-mudahan bisa mengefesiensikan dan mengefektifkan kinerja kita sehari-hari









