Procurement News for The Jakarta Post

January 27, 2017 by  
Filed under Pengadaan Barang Jasa

Sekali kali ambil berita dari kora The Jakarto Post biar berbahasa inggris 🙂

Indonesian Navy signs procurement contract worth Rp 2.22t

The Indonesian Navy has signed procurement deals on goods and services worth Rp 2.22 trillion (US$170 million) with contractors, expecting to create efficiency, transparency and acceleration in the 2017 work plan.

The deals include contracts for weapons procurement (Rp 1.6 trillion), facilities and infrastructure (Rp 409 billion), personnel equipment (Rp 118 billion), education facilities (Rp 48 billion) and research and development (Rp 12 billion).

The contract signing ceremony took place simultaneously in eight areas, including the Navy headquarters in Cilangkap, in the Western Fleet Command (Koormabar), the Eastern Fleet Command (Koarmatim), and several naval bases in Padang, West Sumatra, Tanjung Pinang, Riau Islands,  Merauke in Papua, Pontianak, West Kalimantan, and Tarakan of North Kalimantan.

“We expect the contract signings to speed up the Navy’s budget absorption in 2017,”Navy chief of staff Admiral Ade Supandi said in Jakarta on Wednesday (11/1).

According to Ade, President Joko “Jokowi” Widodo has pledged the acceleration of work plans in ministries and institutions to improve performance and boost results.

 

Bakamla to procure new patrol boats in 2017

The Maritime Security Board (Bakamla) has announced a plan to purchase new patrol boats in 2017 to strengthen its patrol fleet in securing Indonesia maritime territory.

“We have planned to buy four new patrol boats. The boats are designed differently than the boats of our maritime counterparts like Navy or the National Police,” Bakamla chief Vice Adm. Arie Sudewo told The Jakarta Post during a recent interview in Jakarta.

Bakamla will procure two 110-meter boats and two 80-meter patrol boats, Arie said. The new boats were designed to have forensics laboratories on board to allow the guards to test suspicious objects immediately during a patrol.

Currently, Bakamla operates six patrol boats in the eastern and western zones of Indonesia’s maritime territory.

In 2017 Bakamla will get a budget of Rp 955 billion (US$71.5 million) of budget and most of it will be spent on the four new boats, which will be developed in the state-owned shipyard PT PAL.

In 2016 Bakamla received Rp 350 billion to finance its activities.

Bakamla coordinates with 14 institutions in the country’s maritime sector, including the Navy, the Water Police, the Customs Office, the Immigration Office, the prosecutor’s office, the Maritime Affairs and Fisheries Ministry, the Foreign Affairs Ministry and the Transportation Ministry.

jakartapost

Sources: http://www.thejakartapost.com

Share

Project procurement dan Tender Management

October 20, 2011 by  
Filed under Pengadaan Barang Jasa

Project procurement dan tender adalah 2 kegiatan yang saling terkait dalam implementasi project management, kegiatan pengadaan raw material, vendor, dan kontraktor merupakan phase penting yang akan menentukan sukses tidaknya pelaksanaan project itu sendiri.

Mulai dari proses tender yang meliputi: administrasi tender, seleksi vendor/kontraktor, evaluasi sampai penetapan pemenang. Setelah itu phase project procurement akan memastikan semua komitmen yang tertuang dalam work order dan kontrak dengan vendor/kontraktor terpilih, dapat direalisasikan tepat waktu sesuai rencana proyek.

MANFAAT PELATIHAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan memiliki kemampuan untuk:
1. Memahami regulasi project procurement dan tender.
2. Memahami tahapan persiapan, administrasi, dan pelaksanaan dalam project procurement dan tender.
3. Memahami metode, teknik evaluasi, dan alat bantu yang diperlukan dalam pelaksanaan project procurement dan tender.
4. Memahami bagaimana proses menyeleksi, memilih, dan mengevaluasi calon rekanan dalam tender.
5. Mengambil keputusan secara tepat dan strategis dalam pelaksanaan project procurement dan tender.

METODE PELATIHAN
Class presentation, discussion, study analysis, dan video presentation, dengan konsep:
– 20% teori berdasarkan literatur praktisi
– 40% analisa best practices dan benchmarking antar industri, pelaku bisnis, dan instansi terkait.
– 40% studi kasus nyata dan diskusi brainstorming antara trainer dengan peserta

TARGET PESERTA
Para Profesional di bidang:
1. Supply Chain/Logistics, Procurement/Purchasing, PPIC, Komite Pembelian, Unit Layanan Pengadaan.
2. GA, Administrasi Kontrak, Legal Perusahaan.
3. Project Manager, Internal Auditor, Compliance Unit.
4. Supervisor/Manager terkait Project dan Tender.
5. Yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang ini.

OUTLINE PELATIHAN
HARI PERTAMA
1. Regulasi Tender Berdasarkan Perpres No. 54/2010
2. Persiapan & Administrasi Tender
3. Pra-Kualifikasi Dokumen
4. Metode Evaluasi Penawaran
5. Case Study Tender & discussion sharing

HARI KEDUA
6. Project Procurement
7. Logistics & Inventory Mobilization
8. Progress Monitoring
9. Work Order Settlement
10. Case study Project Procurement & closing review

PEMBICARA
Deni Danasenjaya, SE, MM
Heldi Yudiyatna, ST

Untuk informasi hubungi:
email: denids1@yahoo.com atau heldi_y@yahoo.com
website : http://www.deni-ds.com

Share

Tsunami Ilmu Pengadaan di Essential Procurement Skills

April 9, 2011 by  
Filed under Pengadaan Barang Jasa

Mr. Rob Thompson & me

Thanks Mr. Rob, terima kasih LKPP & ISP3…

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Indonesian Strengthening Public Procurement Program (ISP3) selama 2 minggu menyelenggarakan Pelatihan Essential Skills Procurement Programme – Training of Trainers. Pelatihan dilaksanakan mulai hari senin, 21 Maret sampai dengan Jumat, 1 April 2011 di Hotel Bidakara Jakarta.

Pelatihan Essential Skills Procurement Programme dibuka oleh Kepala LKPP Bapak Ir. Agus Rahardjo, MSM serta ikuti oleh 15 orang peserta dari instruktur yang telah mengikuti TOT Pengadaan barang/jasa LKPP. Acara ini dimulai dengan pemberian sertifikat Akreditasi dan Pemeringkatan Lembaga Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah kepada 17 lembaga pelatihan telah mendapatkan pemeringkatan untuk program pelatihan pengadaan barang/jasa pemerintah dan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara pelatihan.

Pelatihan ini berlangsung selama 2 minggu (10 hari kerja) dengan instruktur tunggal Mr. Rob Thompson (International Procurement Advisor). Program Pelatihan dirancang agar para peserta dapat menjalankan pengadaan barang/jasa dengan cara yang efisien, efektif, transparan dan adil dan sesuai dengan kerangka kerja hukum pengadaan pemerintah serta prinsip-prinsip dalam public procurement. Point utama dalam pelaksanaan pengadaan difokuskan dalam 4 (empat) bagian utama yaitu; sourcing, tendering, contract management, dan asset management.

Tujuan dari pelatihan Essential Skills Procurement Programme, adalah:

1. explaining the befenits of procurement for organisation.

2. Understanding the key fungtions, objectives and role of procurement

3. Identifying and minimising the legal and contractual risk.

4. Greater commercial awareness to future procurement activity.

5. Supplier appraisal and vendor rating

6. the various stages of the procurement process or cycle.

7. Sourcing option for bought out supplies and services.

Mr. Rob in action :)

Dengan menggunakan bahasa Inggris (untung toefl saya dah lumayan, so tidak terlalu masalah dalam menerima materinya…) dan melalui bantuan penerjemah ibu Susan Kumaat (apabila ada beberapa bagian yang kurang dimengerti peserta), Mr. Rob Thompson yang merupakan pakar dan praktisi pengadaan international tanpa lelah dan dengan semangat tinggi memberikan tsunami ilmu pengadaan barang/jasa selama 10 hari (2 minggu). Satu hal yang harus diteladani dari Instruktur level Internasional ini adalah ketangguhannya selama 10 hari memberikan materi yang bagai tsunami aceh atau tsunami jepang, tanpa terlihat lelah… tanpa terlihat loyo… dari hari ke hari terus semangat dengan penjelasan yang simple namun terang benderang plus joke-joke khas bule-nya 🙂 hebat… acung 4 jempol untuk mr. Rob, namun sayang sekali saya lupa untuk menanyakan apa rahasianya hingga bisa full of energy mengajar marathon selama 10 hari, nanti via email akan saya tanyakan deh…

Bagi saya pribadi, pelatihan selama 10 hari ini memang benar-benar tsunami ilmu, dan baru hari ini saya mulai membereskan kembali ilmu-ilmu yang berceceran di dalam pikiran dan modul-modul hasil pelatihan kemarin, karena sungguh sangat berharga ilmu sekali pelatihan ini. Dalam pelatihan Essential Procurement Skills, 15 instruktur lulusan TOT LKPP diajak untuk “out of the box” untuk mengenal lebih lebar dan mendalam tentang pengadaan barang/jasa untuk public sector. Ternyata dunia pengadaan bukanlah hanya Perpes 54 tahun 2010 atau bukan hanya tender, dan bukan hanya “pihak ketiga” saja, namun jangkauan pengadaan begitu luas dan ternyata begitu mendalam filosofinya, sehingga paparan mr. Rob selama pelatihan ini semakin membuat saya haus dan jatuh cinta pada dunia pengadaan. Ternyata waktu dua minggu ini masih dirasa kurang, karena setelah mengetahui begitu luasnya dunia pengadaan semakin besar keinginan untuk mendalaminya.

Mudah-mudah kehausan untuk lebih mendalami ilmu pengadaan lebih dalam lagi dapat segera dipuaskan dengan mengikuti pendidikan lebih lanjut tentang pengadaan barang/jasa. Hal ini sejalan dengan yang diungkapkan oleh Bapak Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, MSIS (Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan Sumber Daya Manusia) dan Bapak Dharma Nursani bahwa di LKPP akan ada program beasiswa S-2/S-3 untuk pengadaan barang/jasa, ya mudah-mudahan saja ada rejeki untuk mengikuti S-2 pengadaan, baik melalui LKPP atau melalui jalur lainnya… amien…

dan berikut adalah jadual dari hari ke harinya:

hari-1 ; What is Procurement

hari-2 ; Public Procerement Law, Rules and Procedures

hari-3 ; Sourcing

hari-4; Risk Management, Price and Cost Analysis

hari-5;The Procurement Process

hari-6; Understanding Contract & the legal implications for Procurement Entity

hari-7; Inventory Management

hari-8; How to Create and manage Contracts Efectivelly

hari-9; Asset Management

hari-10; Negotiation.

Pelatihan ini sebenarnya agak memuaskan dahaga saya ketika mengikuti TOT peningkatan kompetensi LKPP di bali akhir tahun 2010 kemarin, dimana ada materi selama 1 hari dari Bapak Sonny Sumarsono tentang Procurement Management yang memberikan sedikit gambaran betapa luasnya dunia pengadaan, nah materi satu hari yang sebenarnya hanya sekedar “mengintip” dunia pengadaan ini akhirnya dapat dibuka lebar-lebar dengan pelatihan selama dua minggu kemarin dalam  Essential Procurement Skills bersama Mr. Rob.

So terima kasih pak Sonny Sumarsono yang telah memberikan “intipan” ttg betapa luasnya dunia pengadaan, Thanks Mr. Rob & ISP3 who had opened the door of procurement, serta terima kasih LKPP yang sudah memfasilitasi semuanya ini… mudah-mudahan dengan telah terbukanya dunia ilmu pengadaan ini, saya dapat segera melangkah ke dalamnya untuk dapat mempelajarinya secara lebih mendalam… amien….

Mungkin cukup demikian laporan pandangan mata dari pelatihan selama 2 minggu Essential Procurement Skills yang diselenggarakan oleh LKPP dan IPS3, mudah-mudah postingan ke depan bisa saya sharing tentang materi-materi yang diperoleh dari pelatihan pengadaan tersebut agar ilmu dari Essential Procurement Skills dapat benar-benar dikristalisasi sebagai modal untuk memberikan sharing pengadaan barang/jasa pemerintah.

oh iya sebagai tambahan berikut adalah  Lembaga Pelatihan yang telah mendapatkan sertifikat akreditasi dan pemeringkatan untuk program pelatihan pengadaan barang/jasa pemerintah , atau untuk lebih lengkapnya, berita tentang hal ini dapat dibaca di website LKPP http://www.lkpp.go.id/v2/highlight-detail.php?id=2193119837

1). Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan BPKP,

2). Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN),

3). Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta,

4). Unit Layanan Pengadaan (ULP) Universitas Diponegoro,

5). Lembaga Manajemen Universitas Andalas,

6) Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung,

7) Pusat Penelitian Humaniora Lembaga Penelitian Universitas Mulawarman Samarinda,

8. Politeknik Negeri Banjarmasin,

9)Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga,

10) Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Barat,

11)Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi DKI Jakarta,

12) Badan  Pendidikan dan Pelatihan Daerah Provinsi Jawa Barat,

13) Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat,

14) Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kepulauan Bangka dan Belitung,

15)  Badan  Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Maluku,

16) Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalimantan Tengah,

17) Badan  Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sulawesi Tenggara,di  Kendari.

Share

PROJECT PROCUREMENT & TENDER MANAGEMENT

January 12, 2010 by  
Filed under Pengadaan Barang Jasa

Project Procurement & Tender Management
Project procurement dan Tender Management

Project procurement dan tender adalah 2 kegiatan yang saling terkait dalam implementasi project management, kegiatan pengadaan raw material, vendor, dan kontraktor merupakan phase penting yang akan menentukan sukses tidaknya pelaksanaan project itu sendiri.

Mulai dari proses tender yang meliputi: administrasi tender, seleksi vendor/kontraktor, evaluasi sampai penetapan pemenang. Setelah itu phase project procurement akan memastikan semua komitmen yang tertuang dalam work order dan kontrak dengan vendor/kontraktor terpilih, dapat direalisasikan tepat waktu sesuai rencana proyek.

MANFAAT PELATIHAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan memiliki kemampuan untuk:
1. Memahami regulasi project procurement dan tender.
2. Memahami tahapan persiapan, administrasi, dan pelaksanaan dalam project procurement dan tender.
3. Memahami metode, teknik evaluasi, dan alat bantu yang diperlukan dalam pelaksanaan project procurement dan tender.
4. Memahami bagaimana proses menyeleksi, memilih, dan mengevaluasi calon rekanan dalam tender.
5. Mengambil keputusan secara tepat dan strategis dalam pelaksanaan project procurement dan tender.

METODE PELATIHAN
Class presentation, discussion, study analysis, dan video presentation, dengan konsep:
– 20% teori berdasarkan literatur praktisi
– 40% analisa best practices dan benchmarking antar industri, pelaku bisnis, dan instansi terkait.
– 40% studi kasus nyata dan diskusi brainstorming antara trainer dengan peserta

TARGET PESERTA
Para Profesional di bidang:
1. Supply Chain/Logistics, Procurement/Purchasing, PPIC, Komite Pembelian, Unit Layanan Pengadaan.
2. GA, Administrasi Kontrak, Legal Perusahaan.
3. Project Manager, Internal Auditor, Compliance Unit.
4. Supervisor/Manager terkait Project dan Tender.
5. Yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang ini.

OUTLINE PELATIHAN
HARI PERTAMA
1. Regulasi Tender Berdasarkan Perpres No. 54/2010
2. Persiapan & Administrasi Tender
3. Pra-Kualifikasi Dokumen
4. Metode Evaluasi Penawaran
5. Case Study Tender & discussion sharing

HARI KEDUA
6. Project Procurement
7. Logistics & Inventory Mobilization
8. Progress Monitoring
9. Work Order Settlement
10. Case study Project Procurement & closing review

PEMBICARA
Deni Danasenjaya, SE, MM
Heldi Yudiyatna, ST

Untuk informasi hubungi:
email: denids1@yahoo.com atau heldi_y@yahoo.com
website : http://www.deni-ds.com

Share