Hotel Permata Hati Aceh

Melayani dengan hati

%heldi.net %tpengadaan barang dan jasa

Ini adalah pengalaman ke dua kalinya saya menginap di Banda Aceh dan Dua duanya bermalam di hotel Permata Hati Banda Aceh, sambil menunggu peserta bimtek datang, pada pagi ini saya tergerak untuk menuliskan testemoni tentang hotel ini, sebenarnya inginnya sih setiap hotel yang ditiduri dibuat postingannya, namun karena kadang keterbatasan waktu dan mood juga ya mungkin sehingga baru kali ini saya membuat tulisan tentang hotel yanug disinggahi.

Namun motovasi terbesar kenapa saya tergerak segera untuk menuliskan cerita tentang hotel ini adalah karena dari pertama saya mengunjungi hotel ini pada bimtek pengadaan barang/jasa yang pertama kali dilakukan oleh unimal di Banda Aceh, saya merasakan pelayanan para karyawan di hotel ini benar benar sangat prima dan benar benar melayani dengan hari. Dari bahasa lisan bahasa tubuh dan terutama bahasa hatinya memang benar benar tulus melayani para pengunjungnya. Ketika menelpon dan mengingatkan kita sarapan, ketika saya menitipkan kunci dan minta agar dirapihkan kamar, atau hal hal lainnya selama proses kegiatan belajar mengajar di kelas. Meskipun layanannya mungkin sama dengan hotel hotel lainnya, namun terasa beda di hati, bahwa memang para karyawan disini enak hatinya :) ya beginilah kalau bahasa curhat… Susah cari padanan katanya hehehe…

Ya sesuai dengan motto hotel permata hati yaitu “serve with heart” melayani dengan hati, makanya kalau memang dari hati ya pasti terasa di hati ya… Mantap!

Meskipun sebenarnya hotel berlantai 4 ini terbilang sederhana, namun kebersihan dan perawatan kamar serta ruangan tempat diklat/meeting cukup terjaga. Fasilitas kamar masih berfungsi dengan baik, meskipun TV model lama tapi masih berfungsi baik, kamar mandi juga bukan american style tapi ada air panasnya dan tidak ada yang mempet mempet seperti yang sering saya temui pada hotel berbintang namun washtafel nya mempet :) hotel ini memang banyak digunakan untuk acara acara diklat atau meeting untuk level menengah, beberapa ruangan besar tersedia untuk acara acara tertentu dengan paket paket menarik, kalau kata penyelenggara sih memang di hotel permata hati ini rate nya tidak terlalu tinggi ya.

Lokasi hotel permata hati ini tidak jauh dari bandara dan pusat kota juga, meskipun agak ke pinggir kota, namun ya tidak lama kalau mau pergi kamana mana. Ke pusat kota banda aceh dekat, ke mesjid baiturahman juga paling lima menit, cukup lah tanpa macet seperti di jakarta :)
Fasilitas yang tersedi diantaranya:
- 60 Guest Room
- 8 Meeting Rom
- 1 Convention Room
- Restaurant dan Cafe
- Free Internet Access 24 Hours
catatan: internetnya kenceng loh… Coba sajah lebih ceoat dari hotel di jakarta :)
- Large Parking Area
- Business Center
- Laundry
- Store / Minimarket
- Mushola

Untuk informasi lengkapnya kalau membutuhkan mangga silahkan hubungi:
Jl. Rel Kereta Api No 2 Meunasah Manyang, Aceh Besar-Indonesia
(Di samping Harian Serambi Indonesia)
Telp : 0651-32900, 0651-32899

Semoga bermanfaat ya, baik untuk pihak hotel agar tetap melayani dnegan hati dan bagi masyarakat yang ingin memperoleh pelayanan hotel yang mantap!
Demikian laporan pandangan mata dari Nangroe Aceh Darussalam… Salam pengadaan dari Aceh

Share

Kerehore adalah kere tapi hore

August 14, 2014 by  
Filed under Kota Bogor

Kerehore – hore kere

Kerehore adalah istilah yang baru saya ketahui dari pa Taufan, seorang wartawan dari LKPP paporit saya dari dulu, kere hore adalah istilah terutama dalam dunia audio yang memberikan hasil suara “hore” yaitu kualitas mantap dengan harga yang”kere” atau murah meriah. Jadi dengan barang kerehore kita bisa mendapatkan kualitas suara emas seperti earphone yang harganya premium tetapi dapat kita beli dengan harga berkisar antara 100 sd 500 ribu rupiah… Mantapkan?!

Dunia audio memang unik apalagi sejalan dengan perkembangan teknologi sekarang ini, kualitas suara yang dihasilkan dari sebuah perangkat audio bisa ditafsirkan secara subyektif dari masing masing penikmat musik dengan istilah masing masing, ada istilah bass nya nendang, staging nya kurang mantap, sparasi nya terlalu rapat, treble nya terlalu tajem, dan sebagainya, namun sebenarnya kalau didengarkan maka sebenarnya akan dipersepsikan sama yaitu dunia suara bergantung pada kualitas telinga kita juga, apalah telinga kita termasuk telinga emas, perak atau perunggu :)
Kalau telinga kita telinga kita adalah telinga emas, maka tentunya kita akan membutuhkan kualitas suara musik yang benar benar mantap pula, mulai dari suara bass di frekuensi rendah sd sub, vocal pada mid, dan treble pada high. Yang mana sering kali juga masing masing orang berbeda kesenangannya, ada yang suka bass yang keras, kering dan nendang, ada yang suka bass yang bulet, lembut dan melebar. Ada yang senang vokal dengan hasil seperti vokalis nya dengan kualitas suara seperti penyanyinya benar benar berada di depan kita, ada yang senang disembunyikan ke belakang, dsb begitu pula treble nya ada yang senang nge cess, ada yang senang nge trek trek… Halah pokonya macem macem lah bahasanya, tetapi bahasa musik kalau didengarkan musiknya ya sebenarnya sama saja, itu bahasa universal, yang berbeda dan kadang lucu adalah membahasakannya itu kadang suka macem macem hehehe.

Nah berkat info dari mas taufan ini, yang id di kaskusnya menyemar menjadi togel22 (nga ada nama lain yang lebih bagus gan?) saya coba menjajal merk Dastn yang termasuk kategori kerehore ini, dicari earphone dengan kaulitas warna suara mild/lembut, bass bulet cenderung soft juga, dan treble yang ngecess dengan sparasi yang agak lebar sehingga kelihatan jelas mana pemain gitar, drum, dsb… Dicoba sudah hampir seminggu ini dengan sistem kasbon, hehehe ambil dulu baru bayar ya :) namanya juga pns ya… Ya setelah indreyen selama semingguan akhirnya kualitas suara mild dengan bass cozy bisa keluar, plus sparasi yang lumayan lebar jelas kelihatan pemain di kiri dan di kanannya… Halah… Pokonya nikmat aja lah…
Beberapa lagu yang biasanya terdengar bass nya terlalu meluber seperti lagu buble pop nya hyun-a terasa pas beg beg nya, begitu pula treble yang terasa mengiris pada lagu i remenber you terdengar lebih soft dengan kere hore ini

So sebagai fungsi dari akuntabilitas dari pemakaian earphone ini maka inilah testemoni saya dalam menggunakan kerehore dari pa Taufan/ togel22 yang lapaknya ada di http://m.kaskus.co.id/post/53ced8ad32e2e629338b45b4
Silahkan bagi yang membutuhkan kualitas suara matap tapi dengan harga yang rendah aka kere hore, silahkan kunjungi lapaknya agan ini ya… Dijamin rekomended seller! Cendol gan pokonamaha :)

Share

Operasi Amandel di Bogor

Postingan ini dibuat sambil menunggu anak pertama yang bari operasi amandel di rumah sakit salak. Alhamdullillah proses operasi sudah selesai dn sekarsng aris sudah masuk ke kamar garuda a1 (bukan kontingen garuda yang ke misi PBB ya), sekarang tinggal lagu “bergadang jangan bergadang” saja, kalau kalau anak terbangun dan rewel karena sakit.

Secara umum saya puas dengan pelayanan di rumah sakit salak ini, rumah sakit salak bogor yang dulu nya merupakan DKT atau dinas kesehatan tentara merupakan rumah sakit dibawah manajemen tni, sehingga dokternya pun hampir semuanya berpakaian militer, begitu pula dokter yang menangani aris, dr. Risman (tht) berpangkat letkol, dokter anaknya juga pakai pakaian TNI. Nah ternyata ada gaya khas dari para dokter ini, yaitu mereka gayanya memang cepat dan tegas seperti gaya tentara, tetapi jelas dalam menerangkan penyakit dan gejalannya dan tetap ada sentuhan sipilnya, seperi ngabodor… Memberi semangat agar tidak takut di operasi, memberi motivasi agar sukses seperti mereka, dsb itu saya suka dok :)

Kemudian ternyata rumah sakit salah biayanya murah juga loh, dokter soesialis tht dan anak pakai biaya umum (tanpa bpjs/askes) hanya 80 ribu, kemudian obat obatan (tanpa bpjs/askes juga) hanya 42 ribu, ini ketika cek saya ketika telinga terasa sakit. Begitu puls ketika cek pertama aris untuk amandelnya, dokter dan obat tidak lebih dari 150 ribu. Namun karena harus dioperasi akhirnya untuk pemeriksaan berikutnya menggunakan askes/bojs, mulai membuat surat rujukan dari puskesmas tanah sareal, daftar bpjs di rumah sakit dan kemudian daftar dokter, okeh lanjut persiapan operasi, tes lab, daftar ke dokter anak. Setelah acc dokter anak barulah hari jumat ini tanggal 19 juni aris dioperasi amandelnya.

Semua biaya dokter, operasi dan obat gratis ditanggung bpjs/askes kecuali untuk sewa alat katanya, ada biaya sewa alat sekitar 600ribuan, ya sudah tidak masalah, kalau mau full gratis maka operasinya harus di jakarta. Yah pas ada pas butuh aka pas butuh pas ada… Baru terima uang dari mba erika sekedar bantuin ngawas ujian tot dasar di ciawi, alhamdullilah butuhnya segitu ya adanya juga segitu juga :) yang penting barokah… Makasih ya miss june aka bu juju aka erika :)
Oke, sementara itu dulu curhatannya, sambil googling tadi, ada artikel yang menarik tentang curhat pasca dan pra operasi amandel ini dari website/blog binibule.com , ini adalah hasil copas nya, mohon ijin ya teh Lia :)



===============

Amandel

Sedari kecil hingga dewasa (mendadak merasa dewasa), saya nggak pernah mengalami permasalahan amandel. Hingga beberapa waktu belakangan ini saya sering mengalami radang tenggorokan.

Setelah konsultasi dengan beberapa dokter, disarankan supaya tonsils/ amandel saya ini di operasi saja untuk dibuang.Duh..ide untuk operasi itu rasanya terdengar mengerikan di kepala saya. Jadi saya mencoba berbagai cara supaya tidak perlu operasi. Dari menjaga makanan (berhenti makan gorengan pinggir jalan), hingga minum air 2.5 liter setiap harinya. Tapi tetep, usaha itu gagal, amandel saya tidak bisa mengecil. Bahkan usaha saya untuk mengkonsumsi obat cina juga gagal berantakan. tenggorokan tetep meradang, tidur agak ngorok, sulit menelan (bahkan liur sendiri) dan yang paling parah kesusahan napas pada saat tidur.

Akhirnya tanggal 23 Juli 20120 saya nyerah dan nekat minta di operasi sama dr. Bono di RS THT Ciranjang. Pak dokter sempat bengong melihat saya yang sudah siap dengan tas dan sudah puasa. Ternyata oh ternyata, operasi di RS THT Ciranjang itu hanya 2 kali setiap minggunya, hari SELASA dan JUMAT. Saya pun dipulangkan dan dijadwalkan untuk operasi pada hari Selasa.

Tidak banyak informasi di google mengenai pre-op dan post-op tonsillectomy. Makanya saya bertekad membagi informasi ini (sampai ke detail biayanya). Siapa tahu berguna.

Pre-op

Hari Selasa pagi, saya diharuskan datang di RS jam 9 pagi, dalam keadaan sudah makan pagi. Test pertama adalah EKG. Telanjang dada di depan dokter dan di pasangi alat yang mirip alat pencubit. Ibu dokter sempat berujar, “Agak kurang nyaman ya.” Saya yang sebenernya malu harus telanjang dada ngaco aja jawab “Gak papa kok Dok, kalau di salon lagi luluran kan hampir sama”. Setelah EKG, saya diambil darah dan dipersilahkan menunggu di kamar. Nggak lama nunggu, saya dipanggil untuk tes radiologi, lagi-lagi gak pakai bra.

Ternyata ada aturan unik, anak-anak didahulukan operasinya. Sementara yang tua belakangan. Nasib…..Sekitar jam 13.30 saya dipanggil ke ruang operasi dan dilarang pakai bra. Takutnya kalau tiba-tiba ada emergency dan harus dipasang alat, ribet harus ngelepasin bra segala. Selain dilarang pakai bra, rambut saya juga harus diikat ke atas, menyerupai sanggul gitu. Nantinya di ruang operasi ada penutup kepala, seperti shower cap yang dipakai untuk menutupi kepala saya.

Ini pengalaman pertama operasi (semoga ini menjadi yang terakhir) dan pengalaman pertama masuk rumah sakit. Jadi masuk dalam ruang operasi, sambil naik ke meja operasi saya masih sempat ngoceh-ngoceh “Wah ternyata ruang operasinya nggak seperti di Grey’s Anatomy ya Dok, nggak ada lampu bulat yang besar itu”. Dokter anastesinya repot masang infus, sementara di dekat kepala saya ada nurse yang bolak balik bilang “ini masker…ini masker…”. Nggak lama saya pun terlelap. Jadi saya nggak tahu bagaimana proses operasinya ^^

Post-op

Operasi saya selesai menjelang pukul 3 sore. Saya bangun dengan keadaan sakit di tenggorokan, terutama untuk menelan ludah. Tenggorokan rasanya kayak dibakar. Daripada nelan ludah, sakit, saya memilih untuk ngiler saja, lagipula saya setengah sadar ..jadi nggak malu-malu amat. Pas di samping saya ada nurse yang setia membersihkan liur.

Dari ruang operasi, saya dimasukkan ke dalam kamar. Di RS Ciranjang ini hanya ada 9 kamar dan masing-masing pasien mendapatkan 1 kamar. Harga per malam untuk kamar kelas I adalah 500.000. Luas kamarnya sekitar 25 m2, dilengkapi dengan TV, TV cable, kamar mandi air panas dan air dingin, serta kulkas.

Begitu saya sadar, sepiring bubur sum-sum dan dua buah puyer sudah disiapkan. Duh…nelan ludah sendiri aja sakit, apalagi bubur sumsum. Tapi susternya menyemangati, semakin banyak minum semakin cepat sembuh. Saya yang dasarnya kuat minum air putih langsung menegak air, ternyata malah tambah sakit! Obat puyer yang masuk tenggorokan pun membuat tenggorokan semakin terbakar. Mitos setelah operasi bisa makan ice cream sebanyak-banyakan juga gila. Baru makan satu sendok ice cream saja, telinga saya rasanya seperti naik pesawat dalam keadaan flu, tertekan dan ngilu. Kata dokter, ini efek normal dari operasi. Apalagi amandel saya katanya gede banget. Selain ngilu, tenggorokan juga agak semriwing karena ada benang jahit yang menggelitik. Benang ini juga memicu dahak.

Hari pertama dan kedua saya sukses makan kurang dari 1 piring bubur sumsum dan kurang dari 1 buah agar-agar. Badan saya jangan ditanya, langsung naik satu kilo. Hahaha..iya naik, bukan turun. Ajaib.

Di hari ke dua, suster datang membawa sandwhich, bubur sumsum, susu, telur rebus. Saya udah girang aja liat roti, ternyata rotinya untuk yang nungguin pasien, sementara saya tetep harus makan bubur sumsum. Baik banget ya, yang nunggu dapat makan juga.

Hari ketiga hingga ke lima, saya sudah makan bubur nasi ditemani abon. Tetap susah mengunyah dan menelan. Pada hari ke lima saya berhasil makan sepotong ayam kecil, total waktu yang dibutuhkan 1.5 jam aja. Bangganya luar biasa! Saya juga rajin ngoceh a, i, u, e, o sendiri. Habisnya kalau ngajak ngomong orang lain, yang diajak ngomong suka geli dan kasihan denger suara saya.

Teorinya di hari ke 6 saya bisa makan keras (tapi di larang makan chiki, keripik dan kerupuk). Tapi prakteknya, saya masih belum sanggup karena luka di sisi yang kanan belum menutup dengan sempurna. Jadi ya tetap makan bubur dan marie regal. Kata dokter, proses recovery ini bisa mencapai 3 minggu saja. Fiuh..siap-siap badan mengurus.

Nggak ada satupun blog yang menuliskan total kerusakan operasi amandel. Saya dengan bodohnya menyangka operasi ini akan menghabiskan maksimal 3 juta. 3 juta ternyata gak cukup buat bayar dokter THTnya dan dokter anastesi. Biaya operasi amandel ini 4 kali lipat dari prediksi saya. Mahal ya bow!

Amit-amit deh jangan sampai ada yang harus operasi amandel, apalagi kalau udah tua. Proses recoverynya benar-benar menghilangkan lemak dari tubuh dan lama. Tapi berita baiknya, saya jadi lebih sopan kalau makan, lebih perlahan. Makan pun tak bisa dalam jumlah banyak. Yang paling saya rindukan adalah tertawa terbahak-bahak karena sekarang saya cuma bisa senyum bak Ratu.

UPDATE
8 hari setelah operasi saya baru bisa makan nasi, tapi harus pelan-pelan. 6 sendok nasi selesai dimakan dalam waktu 2 jam saja. Wohoooo…..

Hari ke 9 saya sudah makan KFC, persis seperti perkiraan teman sekantor. Tapi makannya setengah mati dan gorengan bukanlah makanan yang baik untuk tenggorokan saya.

Hari ke 15 setelah operasi saya masih kesulitan menguap, ini cukup menyiksa terutama di pagi hari. Alhasil kalau akan menguap saya menggigit jari.

Hari ke 17 setelah operasi, saya mencoba makan sushi. Bad idea, karena ternyata mulut saya nggak bisa dibuka lebar-lebar.

Satu tahun setelah operasi, saya kena batuk. Gejala awal tenggorokan mengering, sakit pastinya, tapi gak kayak abis operasi. Gelontor air putih nggak sukses, akhirnya minum antibiotic. Tapi emang setelah operasi saya jadi jarang flu dan radang.

Share

Tukang Bangunan di Bogor – Pa Robet the builder

Kalau dulu anak saya yang paling besar (aris) senang nonton film kartun Bob The Builder yang jago memperbaiki atau bahkan membuat bangunan baik rumah atau sejenisnya, maka sekarang apabila di rumah ada kerusakan atau ada perbaikan sedikit-sedikit, seperti ada yang bocor, pompa air macet, membuat floor belakang rumah dan sebagainya, maka saya sering memanggil tukang bangunan yang ada di bogor yang kerjanya sudah lumayan terpecaya, baik dari teknis pekerjaan maupun non teknis seperti kejujuran dan etika bekerjanya.

Pa Robet pertama saya kenal dari seorang pemborong di Bogor, yaitu haji Ekeng yang tinggal di dekat BBS daerah bubulak bogor barat, sejak pembangunan rumah di gang pesantren, tukang bangunan ini setia membantu saya dalam membangun dan memperbaiki rumah. Orangnya jujur, tidak neko neko, sebenarnya level nya sudah mandor, namun untuk bekerja sendiri pun tidak masalah, sehingga bisa di sewa sebagai mandor untuk pekerjaan pekerjaan besar seperti membangun bangunan atau rumah pribadi atau kerja bangunan sendirian untuk pekerjaan pekerjaan kecil, sekedar memperbaiki rumah juga tidak masalah. Kalau tidak salah juga sudah punya SKT sebenarnya beliau ini.

Untuk itu, sekedar membantu marketing untuk orang orang yang ada di sekitar saya ini, maka apabila ada teman teman pembaca blog heldi.net, ada yang memerlukan jasa tukang bangunan, baik untuk pekerjaan pekerjaan kecil atau pekerjaan besar membangun rumah, silahkan dapat meghubungi pa robet tukang bangunan di bogor ini, pada nomor hp di bawah ya. Bukan apa apa, kasihan juga lah orang orang seperti pa robet ini, karena seringkali diperkerjakan di proyek proyek besar (proyek pemerintah), diperkerjakan oleh pemborong-pemborong besar, namun kadang kala pembayarannya suka “teu puguh tea”, karena sudah rahasia umum sekarang ini, sebenarnya yang bekerja di proyek-proyek pemerintah sebenarnya adalah para mandor mandor ini, pada realnya proyek-proyek yang diperoleh pemborong suka dijual kepada para mandor seperti pa robet ini. Para pemborong hanya bermodal CV atau PT, sedangkan pada pelaksanaannya sebenarnya yang mengerjakan adalah para mandor mandor sekelas pa robet ini lah. Ya karena para mandor ini tidak punya perusahaan, dan di perpres 54 tentang pengadaan barang/jasa masih sulit mengakomodir pelaksana pribadi untuk pelaksana konstruksi, sehingga modus jual proyek ke mandor mandor ini telah berlangsung sejak lama dan belum dapat dicari solusi terbaiknya.

Apabila bapak ibu pengunjung blog heldi.net sedang atau mau membangun rumah, merenovasi, perbaikan sedikit sedikit, nge cat, bikin pagar dan memerlukan baik mandor atau tenaga kuli bangunan yang handal, jujur, bekerja baik, maka silahkan hubungi pak robet ini di nomor:

Robet Tukang Bangunan Bogor – 085216779862 atau 087873339283

Mudah mudahan dengan di postingkannya cerita tentang tukang bangunan di bogor ini, bisa menambah jalan rejeki untuk pa robet dan keluarga yang sudah banyak membantu saya dalam membangun dan memperbaiki rumah saya di gang pesantren. Sekarang ini saya sih sekali sebulan suka memanggilnya, ya sekedar untuk maintenance, kalau kalau ada bagian rumah yang rusak atau sekedar beres beres di gudang atau sekedar membersihkan kebun kecil di belakang rumah. Lumayan lah untuk sekedar “kokoreh” nambah nambah uang jajan untuk keluarganya. Oh iya untuk masalah tarifnya silahkan lah menyesuaikan dengan harga umum yang berlaku di pasaran, yang wajar wajar saja lah ya, Insya Alloh memuaskan kok pekerjaannya, ya tapi jangan lupa instruksinya harus jelas dan “jentre” yah :)

Ini dia photo pa robet tukang bangunan di bogor tea

pa robet bogor

Di blog ini saya mencoba mereferensikan usaha-usaha yang ada di bogor, terutama yang sudah biasa saya gunakan barang atau jasanya sehingga bagi saya pribadi bisa dikatakan terpercaya dan berkualitasnya terjamin (tentunya ketika artikelnya di posting ya, saya tidak tahu kalau selanjutnya menurun usahanya atau bagaimana ya, namanya juga bisnis hehe).  Beberapa rekomendasi yang sudah di posting di blog cerita tentang kota bogor dan sekitarnya ini (www.heldi.net) antara lain adalah:

Mang Ugan Urut – untuk yang sering cape, pegel, leuleus, salah urat, urat kejepit dan sebagainya

Bidan Sri Dody – Bidan Ka Hot di Bogor, Insya Alloh anak ke empat saya sekarang mau lahiran di bidang ka hot di Bogor ini, mohon doa nya ya agar diberikan kelancaran dan kesehatan untuk ibu dan anaknya… aamiin…

Pa Ali Audio Bogor – Untuk pertama kalinya saya puas dengan pemasangan audio di mobil saya.

Gudeg Krecek di Belokan Dadali Bogor – Gudeg Krecek Mantap! dijamin enak! Tidak bisa tidak, kalau saya makan di sini pasti 2 porsi :)

Cuci Super Bersih di Autotic – Cuci harga premium tapi dijamin PUAS!

Smile Seat pak Andi – Jok Mobil yang kredibel di Jalan Pandawa

Soto Bang Ali – Untuk pencinta kuliner, Soto santan khas bogor di jalan pemuda, samping goodyear, dijamin maknyusssss.

Mungkin itu deh postingannya, semoga ada manpaatnya, saya mau ngemandorin pa robet dulu ini, mesin pompa air macet dan mau beres beres gudang dulu biar rapih ya.

Terima kasih atas kunjungannya ya dan salam adem dari kota bogor :)

 

 

 

Share

Bogor – Jakarta enaknya pakai APTB

October 4, 2013 by  
Filed under Kota Bogor

APTB TransjakartaAPTB atau Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway adalah moda transportasi massal swasta yang dapat digunakan oleh masyarakat di sekitar Jakarta, untuk masuk ke Jakarta dengan melewati jalur  (busway) tranjakarta. Dari Bogor (kota Bogor) tersedia 2 (dua) jurusan APTB, yaitu jurusan Bogor – Rawamangun dan Bogor – Blok  M dengan operator swasta yaitu  Sinar Jaya.

Untuk APTB Bogor – Rawamangun rute yang dilewati adalah :

Terminal Bubulak, Jalan Soleh Iskandar- Bogor Outer Ringroad-Tol Jagorawi-Halte Busway Cawang UKI-Halte Cawang Sutoyo-Halte Tenas Kalimalang-Halte Cibinong Kebon Nanas-Halte Pedati Prumpung-Halte Stasiun Jatinegara-Halte Ahmad Yani Bea Cukai-Halte Utan Kayu Rawamangun-Halte Pemuda Pramuka- Halte UNJ-Halte Sunan Giri-Halte Velodrome-Jalan Paus-Jalan Penggambiran dan Terminal Rawamangun.

Sedangkan APTB Jurusan Bogor – Blok M, dari Cawang UKI masuk ke koridor:

Koridor IX (Pinang Ranti – Pluit) yaitu halte:
Cawang UKI ,  Cawang BNN, Cawang Ciliwung, Stasiun Cawang, Tebet BKPM, Pancoran Tugu, Pancoran Barat, Tegal Parang, Kuningan Barat, Menara Jamsostek, Gatot Subroto LIPI, Semanggi
dan ke  Koridor I (Blok M – Kota):
Polda Metro Jaya, Gelora Bung Karno, Bunderan Senayan, Masijd Agung Al-Azhar, Terminal Blok M.

Tarif Bis APTB Bogor baik ke Blok M atau Rawamangun adalah Rp. 14.000,- dengan jadual keberangkatan mulai dari jam 04.45 , 05.30 dan 06.00 terus bergantian berangkat secara bergantian.

Bus APTB Bogor sementara ini bermarkas di perempatan sebelum terminal bubulak yaitu perempatan abdulah bin nuh, SBJ; dari lampu merah yasmin lewat turunan jembatan  RPH (rumah pemotongan hewan), kemudian nanjak, nah setelah tanjakan sebelah kanan itulah Pool APTB Bogor berada, atau tepat di  sebrang bakso solo dan bakso amir, ya sambil nunggu bis APTB boleh lah dicoba bakso Solo di samping Pool APTB atau Bakso Amir yang ada disebrang pool, dua duanya juga enak kok, atau kalau mau bubur ayam cianjur asli, ada juga tuh, tinggal jalan kaki mengarah ke terminal bubulak, tidak sampai 50 meter ada bubur ayam cianjur yang dijamin asli menu dari cianjur, dengan menggunakan beras pandan wangi cianjur, kurupuk nya juga asli cianjur, kecap dari cianjur dan tentunya ciri khas bubur cianjur yaitu pais bawangnya yang mantap…. Ini mau bahas APTB atau kuliner Bogor ya, kok dari APTB ke bakso solo, bakso amir dan bubur ayam cianjur… :)

Oke lanjut deh cerita APTB nya, saya yang berdomisili di jalan Sindangbarang jero terusan (SBJ), sangat diuntungkan dengan adanya APTB dan lokasi pool APTB yang berada dekat rumah, cukup dengan jalan kaki 500 meter atau dianter naik motor, beres sudah tinggal meneruskan tidur yang tertunda :) Apalagi dengan bis yang sangat nyaman, bersih, tidak penuh, musik nya up to date,  ac nya dingin, mantap pokonamah! lihat aja nih photonya

APTB bogor

Ini adalah kondisi di dalam ketika akan berangkat, yang penuh adalah bangku depannya saja, sedangkan bangku tengah dan belakang paling nanti terisi beberapa orang yang naik dari Yasmin dan Perempatan Tol Sentul. Begitu pula ketika pulangnya pasti tetap akan bisa duduk. Sepenuh penuhnya pun paling untuk jurusan Bogor – Rawamangun, kalau pun tidak dapat duduk tapi masih bisa duduk selonjoran di depan pintu dan tidak berdesak desakan seperti di Bus Transjakarta lainnya, apalagi tumpuk teri seperti di Kereta Apa… Tidak La Yaw…

Plus enaknya naik APTB untuk saya pribadi adalah, saya turun pas mantap di depan kantor yaitu turun di halte pancoran barat, tinggal olahraga sedikit naik jembatan penyebrangan, clek… clek… nyampai deh di SMESCO building, so berangkat jam 06.00 wib, sampai ke LKPP sekitar jam 08.15 – 08.30 , pas mantap kan :) alhamdullilah rejeki memang tidak kemana, diberi kemudahan dengan transportasi yang enak seperti ini adalah rejeki yang patut disyukuri juga ya…

Dari kepanjangan kata APTB ada kata terintegrasi dengan transjakarta, itu maksudnya adalah ketika NAIK APTB dari Bogor atau daerah perbatasan lainnya, kemudian kita turun di Jakarta pada halte transjakarta maka kita dapat gratis meneruskan naik bus transjakarta dengan gratis. Namun beda halnya kalau kita dari halte bus tranjakarta mau naik bus APTB yang ke arah Jakarta, maka tarifnya adalah rp. 5000,-

Oke sementara dicukupkan laporan pandangan mata dari APTB kota Bogor, so terima kasih kepada pak Jokowi yang terus menggalakkan program transportasi massal untuk masyarakat Jakarta dan Sekitarnya, juga kepada dinas LLAJ kota Bogor yang juga telah mengijinkan APTB beroperasi di Bogor, beda dengan taksi ya yang sampai sekarang ini belum diijinkan taksi untuk beroperasi di Bogor.

Salam hangat dari kota Hujan dan Selamat mencoba dan menikmati APTB Bogor Jakarta.

Oh iya sebagai tambahan apabila membutuhkan informasi tentang APTB dari Bogor dapat menghubungi salah satu pegawai operatornya (Sinar Jaya) di nomor: 081286656264

Share

Kopi Luwak Mantap dari Aceh

September 26, 2013 by  
Filed under Promosi Usaha Online, Rekomendasi Bogor

Pagi ini ada rasa berbeda ketika duduk di meja kantor ULP kota Bogor, rasa berbeda karena sedang menantikan detik detik terakhir bekerja di ULP (siapa tahu ada yang memberi pesangon hehe) dan satu adalah adalah kenikmatan dari rasa kopi yang disajikan oleh om denny OB di ULP. Kenapa eh kenapa berbeda?  karena eh karena… kopi yang disajikan berasal dari kopi luwak kiriman teman dari aceh. Baru kali ini saya merasakan kopi luwak asli langsung dari aceh, terasa di setiap sruputannya kenikmatan dan kepahitan hidup yang lebih manjadi jadi… :)

Luwak kopiKopi Luwak adalah kopi yang dibuat dari biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD100 per 450 gram.

Asal mula Kopi Luwak terkait erat dengan sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial di koloninya di Hindia Belanda terutama di pulau Jawa dan Sumatera. Salah satunya adalah bibit kopi arabika yang didatangkan dari Yaman. Pada era “Tanam Paksa” atau Cultuurstelsel (1830—1870), Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi, akan tetapi penduduk lokal ingin mencoba minuman kopi yang terkenal itu. Kemudian pekerja perkebunan akhirnya menemukan bahwa ada sejenis musang yang gemar memakan buah kopi, tetapi hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji kopinya masih utuh dan tidak tercerna. Biji kopi dalam kotoran luwak ini kemudian dipunguti, dicuci, disangrai, ditumbuk, kemudian diseduh dengan air panas, maka terciptalah kopi luwak.[1] Kabar mengenai kenikmatan kopi aromatik ini akhirnya tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, maka kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda. Karena kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim, kopi luwak pun adalah kopi yang mahal sejak zaman kolonial.
Gambar Kopi luwak asli

Luwak, atau lengkapnya musang luwak, senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Dengan indera penciumannya yang peka, luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul matang optimal sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang masih dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. Hal ini terjadi karena luwak memiliki sistem pencernaan yang sederhana, sehingga makanan yang keras seperti biji kopi tidak tercerna. Biji kopi luwak seperti ini, pada masa lalu hingga kini sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami di dalam sistem pencernaan luwak. Aroma dan rasa kopi luwak memang terasa spesial dan sempurna di kalangan para penggemar dan penikmat kopi di seluruh dunia.

Bekerjasama dengan petani lokal Kopi arabica luwak tangkaran gayo aceh beberapa teman dari aceh sedang  memproduksi kopi asli luwak arabica Aceh. Berikut adalah gambar produksinya.

%heldi.net %tpengadaan barang dan jasa

luwak green beans dan luwak roasted bean

%heldi.net %tpengadaan barang dan jasa

Gabah yang keluar dari feces luwak

Sampai sekarang ini para petani kopi mempunyai kapasitas 13 sd 15 kg per minggu, so bagi teman teman yang ingin merasakan nikmatnya dan pahitnya kopi luwak asli aceh silahkan kontak ke :

arabicafe24351@yahoo.co.id atau hp 0811673937

Kopi luwak ini dapat diperoleh dengan harga

harga 350 rb/kg green bean
harga 400 rb/kg roasted bean dan bubuk
harga belum termasuk ongkos kirim

Untuk informasi lainnya silahkan kontak ke :”

arabicafe24351@yahoo.co.id atau hp 0811673937 (bpk. zuhri)

Dijamin keaslian kualitasnya serta kredibilitasnya yang mantap!

 

Share

Keluhan Service di Suzuki Pajajaran Bogor

September 9, 2013 by  
Filed under Rekomendasi Bogor

Melalui surat ini saya menyampaikan keluhan terhadap Authorized Suzuki Dealer – Citra Asri Buana (CAB)  Jalan Pajajaran Bogor atas mobil Suzuki Ertiga nopol F 1131 DI, yang dalam 2 kali service terakhir dilakukan di bengkel CAB.

%heldi.net %tpengadaan barang dan jasa

Berikut adalah kronologis peristiwanya:
-    Pada tanggal 22/5 pada bengkel CAB/Citra Asri Buana Bogor, dilakukan service untuk 10.000 km, dan diminta untuk merotasi ban sesuai dengan petunjuk pada buku manual resmi mobil Suzuki Ertiga.
-    Pada tanggal 13/8 pada bengkel CAB, dilakukan service 15.000 km.
-    Pada tanggal 28/8 saya baru menyadari bahwa 2 ban belakang mobil ternyata jauh lebih “gundul” dari 2 ban depan yang masih relatif tebal bunga ban nya.

Yang menjadi permasalahan adalah mengapa 2 ban belakang mobil tersebut bisa jauh lebih gundul dari ban depannya?

Dengan fakta pemakaian mobil sebagai berikut:
-    saya memakai mobil tersebut dengan cara normal, tidak dipakai balapan atau drift, tidak dipakai offroad, tidak memuat beban berat, bahkan mengangkut full penumpang sampai ke raw 3 belakang sangat jarang sekali (paling mengangkut full penumpang baru dilakukan 2 kali, waktu mudik lebaran kemarin dan waktu acara awal tahun baru 2013 kemarin).
-    Kilometer mobil baru 16.000 –an.
-    Mobil tidak pernah dipinjamkan, tidak direntalkan, benar-benar dipakai saya sendiri dan sekali-sekali (itu pun jarang) oleh istri saya, dan selalu parkir dalam pengawasan, atau setidaknya hampir tidak ada kemungkinan untuk terjadinya pemakaian atau “pe-ngoprek-an” mobil oleh pihak lain.
-    Service selalu dilakukan di bengkel resmi suzuki, dua kali service awal di cabang Ciawi (Duta Cendana Adimandiri/DCA) dan dua kali terakhir di cabang pajajaran Bogor (CAB)/Citra Asri Buana. Tidak pernah dilakukan di bengkel lain selain dua bengkel tersebut.

Dari data kronologis dan fakta tersebut di atas saya menyampaikan keluhan sebagai berikut:
-    Saya baru menyadari benar-benar bahwa ban belakang mobil ertiga berbeda jauh kondisinya dengan ban depannya setelah diingatkan oleh tukang cuci mobil langganan dan tukang cat mobil, yang mana seharusnya hal tersebut menjadi SOP dari bengkel resmi Suzuki, yaitu memeriksa kondisi dari mobil konsumen. Beberapa bulan yang lalu setelah ban dirotasi oleh bengkel CAB, istri saya sempat bertanya kenapa kok ban belakang agak gundul? Namun karena belum “ngeh” saya menjawab mungkin ini karena di rotasi yang mana ban serep turun sehingga satu ban kelihatan berbeda, padahal seharusnya kalau ban serep turun tentunya bukan lebih gundul, tapi seharusnya satu ban lebih tebal dari ban lainnya, itu pemikiran saya waktu itu (padahal dalam kenyataannya ternyata ban serep tidak diturunkan/rotasi). Tentunya hal ini akan jelas apabila ketika selesai atau pada awal mobil masuk untuk di service oleh CAB/Citra Asri Buana terdeteksi adanya ban yang di luar kewajaran/aneh, bukan malah terdeteksi oleh tukang cuci mobil dan tukang cat mobil!
Bengkel CAB telah lalai dengan tidak melakukan pemeriksaan terhadap keseluruhan kondisi mobil baik sebelum atau setelah service, apalagi service nya terkait dengan ban juga (rotasi ban).

-    Setelah di lakukan rotasi ban dan tentunya langsung di spooring atau balancing (saya tidak tahu persis treatment apa yang dilakukan, tetapi seharusnya dan pasti data detail tentang service  ada pada data di komputer CAB), seharusnya kondisi ban dan komponen penunjang lainnya (velg, shock, arm, dsb) akan lebih baik dan terkontrol dalam kondisi baik, tapi pada kenyataannya sekarang roda belakang menjadi gundul setelah dilakukan rotasi dan spooring/balancing oleh CAB?!
Bengkel CAB telah melakukan tindakan pada saat mobil diservice, saya tidak tahu secara teknis atau non teknis apa yang dilakukan oleh mekanik Bengkel CAB sehingga menyebabkan dua ban belakang saya dalam waktu 3 bulan atau 5000 km dari sejak di rotasi bisa langsung drastis menjadi gundul seperti kondisi sekarang ini.

Dari fakta yang ada dan apa yang terjadi sekarang ini tentunya pihak CAB harus dapat mempertanggung jawabkan apa yang terjadi dengan kondisi ban mobil sekarang ini.

Demikian keluhan yang dapat disampaikan dengan apa adanya, saya memberikan waktu 5 hari kerja pihak CAB untuk dapat bertanggung jawab atas apa yang terjadi dengan ban belakang mobil saya dan menyelesaikan keluhan ini secara baik.

Data Kendaraan Ertiga:
Nopol : F 1131 DI , tahun : 2012
No mesin : K148T1029433
Atas nama: Wiwin Dwi Krisna (Istri)

Data tambahan dan hasil komplain secara lisan:

Secara lisan saya sudah mengajukan komplain kepada pa Fikram Manajer Bengkel Suzuki CAB/Citra Asri Buana Pajajaran dan berbicara dengan para mekaniknya, berikut hal hal yang dapat saya dapatkan dari hasil komplain tersebut:

Pertanyaan yang saya ajukan adalah apakah ban ini adalah ban bawaan dari mobil ertiga saya ini atau bukan? Dan kok bisa dalam beberapa bulan saja kondisi ban menjadi gundul?

-    Para mekanik yang di belakang (bengkel) tidak ada satu orang pun yang menyatakan bahwa kondisi ban mobil janggal/aneh. Mereka bersikukuh bahwa ban gundul diakibatkan karena kondisi kaki kaki atau ban yang mungkin tidak normal (padahal kan baru di setting 3 bulan kemarin), sehingga hal tersebut adalah hal yang wajar, padahal mana mungkin lah kalau salah settingan bisa sampai se gundul ini, dan gundulnya tidak mungkin merata begini. Padahal kan mereka sendiri yang men setting nya.  Dari psikologisnya intinya mereka tidak mau disalahkan dan bersikap defensif. Mereka yakin bahwa ban adalah memang ban bawaan mobil dari awal dilihat dari nomor seri ban (462012 dan 452012) yang berurutan, padahal ada ertiga baru lainnya yang nomor bannya berjauhan (misal: 202013 dan 502013) berarti ertiga baru tersebut bukan ban bawaannya ya!?
Tapi pada intinya berbicara dengan para mekanik menjadi debat kusir yang tidak masuk logika secara umum, sehingga saya pun mempertanyakan bagaimana kualitas secara umum dari para mekanin di bengkel ini?

-     Pa Fikram melayani komplain saya dengan sabar dan baik dan berjanji akan melakukan penelitian. Sore dan besok harinya ditelepon beliau mengatakan bahwa kode ban apabila berurutan atau berdekatan maka dapat dipastikan bahwa ban itu adalah bawaan mobil tersebut, padahal seperti saya lihat di begkel lain ada ertiga yang kode ban nya berbeda jauh. Selanjutnya katanya beliau akan melakukan penelitian ke penyedia ban yaitu gajah tunggal dan akan menghubungi bila sudah ada kabar.

-    Ada satu orang lagi yang saya tidak tahu namanya, orangnya sedikit agak gempal dan rambutnya agak kurang, kulitnya agak putih. Orang ini yang pertama kali menerima komplain saya, tapi selanjutnya setelah mengetik dan memprint sesuatu dan diberikan ke mekanik belakang, saya ditinggal saja tanpa ada pelayanan selanjutnya, sikapnya acuh dan tidak terlalu perduli terhadap masalah saya dan malah kesana kemari, tidak ada sedikit komentar pun terhadap kasus mobil saya ini dan fokus ke konsumen lainnya, padahal beliau yang pertama kali menerima mobil saya.

-    Beberapa orang yang saya kenal yang sedikit banyak memiliki pengetahuan atau pengalaman dalam dunia per mobilan (supir, teman yang ikut klub mobil, teman yang baru beli mobil juga)  diminta keterangannya dan mereka mengatakan bahwa ban ini seperti ban yang sudah dipakai 2 atau 3 tahun lamanya. Kemudian saya coba meminta second opinion dari bengkel resmi lain, manajer bengkelnya mengatakan bahwa ini memang janggal/aneh, tidak seperti di bengkel CAB yang mengatakan hal ini wajar wajar saja.

Photo ban ertiga yang tiba tiba gundul dapat di lihat di sini:

http://r3-ertiga.blogspot.com/2013/09/ban-suzuki-ertiga-gundul-pada-km-16000.html

Update per tanggal 9 September 2013

- Pa FIkram minta mobil ertiga saya untuk di data spooring dan balancing nya, namun saya menolak hal tersebut karena seharusnya data tersebut seharusnya sudah ada pada saat mobil ertiga di rotasi dan spooring/balancing di km 10000 dan pada dua minggu kebelakang saya melakukan keluhan ke bengkel CAB (Citra Asri Buana) pajajaran Bogor. Pada saat saya melakukan komplain mobil ertiga di naikan ke tempat spooring/balancing dan di katakan mobil normal saja dan ada data minus-minus begitu, seharusnya kalau SOP service dilaksanakan dengan baik tentunya data terakhir sudah ada di Suzuki Citra Asri Buana Bogor. Saya menolak permintaan ini juga karena saya sudah kehilangan trust/kepersayaan terhadap pelaksanaan SOP di bengkel Suzuki pajajaran bogor.

- Per hari ini saya ekpose surat keluhan saya secara online, baik via blog ini, twitter suzuki, facebook suzuki dan blog tentang ertiga, karena sudah dua minggu lebih sejak keluhan disampaikan belum ada jawaban yang pasti dari pihak Suzuki CAB atau dari Suzuki pusat. Sudah dua kali juga saya meghubungi halo suzuki di nomor telepon 08001100800.  Untuk selanjutnya surat keluhan akan disampaikan ke media lokal dan nasional baik online dan offline.

Update perkembangan kasus per 12 September 2013

- Hari Kamis, 12/9 mobil ertiga saya di ambil data spooring dan balancing nya via DCA Ciawi Bogor, terima kasih Pak Yatno atas perhatian dan bantuannya, untuk data spooring dan balancing dapat di lihat di blog ini : http://r3-ertiga.blogspot.com/2013/09/data-spooring-balancing-suzuki-ertiga.html

Share

Next Page »