Hotel Aston Bogor Review

Hotel Aston Bogor adalah hotel bintang 4 dengan fasilitas hampir mendekati bintang 5. Hotel ini berlokasi di Jl. Dreded Pahlawan, Bogor Nirwana Residence, Bogor Selatan, Jawa Barat kode pos 16132.
Telpon: +62 251 8200300.

Posisi di ujung komplek Bogor Nirwana Residence. dekat dengan wisata air Jungle. Banyak pokemon juga disini, kalau pakai bot bisa di masukan Koordinat nya yaitu -6.636038;106.795669 , koordinat ini adalah koordinat tempat kumpulnya pokemon pokemon berjenis air. Seperti Pokemon Ikan Mas, Ikan Koi, Bebek, Keuyeup, dsb. Biasanya di koordinat ini muncul 3 sampai dengan 5 Pokemon. Ada juga 2 pokestop di sini, yaitu di Nirwana Water Fall yang merupakan salah satu bangunan di hotel aston dan satu lagi di jembatan samping hotel.

Read more

Share

Butuh Kurupuk di Kantor anda?

Sebagai manusia yang lahir di USA alias Urang Sunda Asli, saya kalau makan tanpa kurupuk itu serasa masakan tampa garam alias kurang mantap gituh. Untuk itu kalau makan pagi atau siang di kantor, apabila tersedia Kurupuk maka akan bisa menambah kelezatan makanan jatah rapat kita ya.

Atau kalau lagi iseng iseng pas lapar, nah daripada pesan indomie yang bikin perut panas, ya mendingan iseng iseng makan kurupuk saja. Apalagi kalau lembur malam malam, bahaya tuh kalau makan makanan yang berat berat ya, bisa tambah berat badannya, gagal deh diet nya 🙂
Read more

Share

Kolam Renang di Hotel Horison Bekasi

July 31, 2016 by  
Filed under Hotel, Kota Bogor, Rekomendasi Bogor

Setelah mengikuti training CIO di BPPTIK cikarang, lanjut mengikuti acara negoisasi untuk katalog Kartu PVC untuk Kartu Indonesia Sehat dan BPJS di hotel Horison Bekasi. Nah bagaimana kondisi kolam renang di hotel Horison Bekasi? berikut adalah laporan pandangan mata dari kolam renang hotel Horison Bekasi.

Berbeda dengan hotel horison di Bogor yang kolam renang nya kecil (lihat kolam renang Hotel Horison Bogor), kolam renang di hotel horison Bekasi memiliki luasan yang cukup luas. dengan panjang sekitar 50 meteran dan lebar 20 meteran. Untuk berenang serius untuk menurunkan lemak lemak hasil duduk – makan – duduk – makan lagi cukuplah yah 🙂

ini dia photo kolam renang di hotel horison bekasi

kolamhorisonbekasi

Sirkulasi air sangat bagus dengan warna biru “merayu”. Di ujung kolam langsung view ke luar hotel dapat terlihat kemacetan di kota Bekasi ya 🙂 Kedalaman kolam bergradasi dari 0,5 meter sd 1,5 meter.

Di samping kolam ada Gym, meskipun fasilitas masih terbatas gym nya. Setiap hari sabtu dan minggu juga ada acara senam pagi dan yoga di samping kolam.

Untuk non tamu, dapat menggunakan fasilitas kolam renang dengan tarf rp. 100rb.

Share

Kolam Renang di Sumarecon Bekasi

Setelah pulang berenang dari Bangka Belitung, yaitu di Hotel Menumbing Heritage Hotel Bangka Belitung. Mendarat di Bandara Soetta langsung naik Damri ke Bekasi Barat. Sampai di Bekasi naik gojek dengan tujuan ke Hotel Harris Sumarecon Bekasi. Hanya berjarak 3 km dari terminal bis Damri Kayuringin Bekasi, tinggal keluar ke jalan besar, naik jembatan layang, turun masuk ke komplek Sumarecon, sudah kelihatan dari jauh tulisan lonjong Hotel Harris,  tinggal mutar balik sampai deh ke Harris.

Setelah Cek In sore hari, namun ternyata panitia tim e-katalog lainnya belum pada datang, akhirnya sempetin deh untuk olahraga saja. Ambil kacamata renang dan snorkel nya, langsung deh nyebur di kolam renang hotel harris. Eh puasa puasa kok berenang? Batal tahu?!… Kata siapa? sok coba googling deh, tidak ada yang mengatakan puasa ketika berenang itu batal 🙂 yang batal itu kalau airnya keminum, ya kalau masih belajar berenang jangan berenang ketika puasa karena airnya bisa ketelen, trus kan saya pakai snorkel… aman ya… sangat kecil sekali kemungkinannya air masuk ke mulut.

Read more

Share

APTB kembali dilarang masuk Jalur Busway

June 9, 2016 by  
Filed under Kota Bogor

Sebenarnya kalau menurut saya pribadi, bukan masalah nambah bayar ketika masuk halte di UKI, namun yang menjadi masalah adalah kenyamanan, bayar rp. 20 ribu per masuk halte busway pun tidak masalah bagi sayah mah, asal bus nya ada dan nyaman. Silahkan ahok atau para pejabat yang berwenang turun langsung sendiri donk ke halte halte busway, apakah bus nya sudah ada cukup? apakah sudah tidak ada antrian atau bahkan tumpukan penumpang di halte busway? silahkan dibedakan sajalah tarif nya, orang bogor bayar rp. 20 ribu gitu… tidak masalah asal tidak ngantri, asal dingin, asal duduk.

Kalau sekarang ya sudah saya bawa kendaraan sendiri lagi ke Jakarta. Karena kalau naik APTB saya harus masuk lagi ke halte transjakarta, NUNGGU lagi, PANAS lagi, berdiri lagi… cape deh… Ini berantem di atas malah masyarakat yang dikorbankan ya… heran….

Herannya ini APTB sudah nyaman, sudah bagus, sudah pas buat masyarakat.. eh malah dihilangkan… Terus dipindah ke Transjakarta… ya mana buktinya, penambahan bus juga tetap saja koridor tidak steril, tetap saja lama, tetap saja penuh, kumaha pa ahok? saya suka sama pa ahok tapi dalam kebijakan ini kok jadi merugikan masyarakat ya?

Intinya niatan membendung atau menguragi mobail pribadi dari Bogor sudah gagal dengan nambahnya satu mobil “www.heldi.net” yang sekarang wara wari bogor jakarta gara gara APTB tidak bisa masuk jalur busway. Memang anda anda para pejabat tidak merasakan ya susah nya, yang susah itu kami pak 🙂

Berikut berita-berita tentang APTB:

Penggabungan APTB ke Transjakarta Terkendala di LKPP

Jelas jelas lambat ya negosiasi katalog lkpp itu…. entah kapan ya bisa tayang nya….

Rencana penggabungan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) kedalam manejemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terkendala di Lembaga Kebijakan Pengadaan barang dan jasa Pemerintah (LKPP).

Direktur Utama (Dirut) Perum PPD, Pande Putu Yasa, mengakui hal tersebut. Kendala bergabungnya enam operator ATPB ke dalam manajemen Transjakarta disebabkan penentuan besaran rupiah per kilometer (rp/km) di LKPP yang belum rampung.

“Iya betul. Sampai saat ini penentuan Rp/km oleh LKPP masih belum ada titik temunya. Begitu juga secara legalitas dari LKPP belum turun untuk operator APTB ini,” kata Pande kepada Beritasatu.com, Selasa (7/6).

Dalam penentuan Rp/km tersebut, lanjut dia, operator APTB juga harus memperhitungkan investasi yang dikeluarkan untuk membeli bus APTB selama ini. Paling tidak, besaran Rp/km tersebut harus sesuai dapat mengembalikan investasi mereka tersebut.

“Memang saat ini baru tiga operator yang telah menyatakan bersedia bergabung dan Rp/km sedang diproses LKPP. Nah operator kan melakukan investasi yang cukup besar. Kalau diberlakukan Rp/km maka harus ada perhitungan sesuai investasi yang dikeluarkan. Nah, ini yang belum masuk,” ujarnya.

Karena menunggu finalisasi Rp/km oleh LKPP membutuhkan waktu lama, sementara 193 bus APTB masih terus beroperasi mengangkut penumpung meski melalui jalur reguler, Pande mengharapkan Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI memberikan solusi yang terbaik agar para penumpang tidak terlantar.

Sebab tujuan APTB dioperasikan, kata Pande, adalah untuk mengurangi kendaraan pribadi dari daerah mitra Jakarta masuk ke Ibu Kota. Artinya, untuk mengurangi kemacetan lalu lintas Jakarta, salah satunya akibat banyaknya kendaraan pribadi dari daerah mitra masuk ke Jakarta.

“Idealnya, memang Dishubtrans DKI harus ambil solusi. Seperti bus APTB bisa berhenti di halte Transjakarta terdekat, kemudian penumpang bisa melanjutkan perjalanannya dengan bus Transjakarta tanpa membayar kembali,” imbuhnya.

===================

APTB dari Bogor tak Lagi Keluar Tol UKI

Meski dilarang masuk jalur TransJakarta (TransJ), Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) tetap beroperasi. Namun, kebijakan yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta itu membuat para penumpang kebingungan.

Banyak calon penumpang yang belum tahu jika 1 Juni 2016 bus APTB sudah dicabut pengopera­siannya. Sejumlah bus yang ngetem juga sudah tidak memasang stiker dan atribut APTB dan TransJa­karta lagi. ”Makin pusing saya kalau begini,” kata salah satu pe­numpang APTB Bekasi – Bunda­ran HI, Marta.

Selain Marta, penumpang lainnya juga kebingungan. Beberapa dari mereka bahkan mencolek kondektur APTB untuk bertanya. ”Ini mah sama saja ribet. Besok nggak lagi deh naik APTB. Mending bus biasa sekalian kan lewat jalur biasa juga,” kata penum­pang lainnya, Andi.

Dengan adanya peraturan baru itu, posisi bangku APTB Bekasi – Bundaran HI telah diubah. Pintu samping yang biasanya untuk menaiktu­runkan penumpang di jalur TransJ ditutup. Jok sudah diganti dengan warna yang bercorak dengan warna lebih cerah. Di sepanjang Jalan Jenderal Gatot Subroto, bus APTB tak lagi menggunakan jalur TransJakarta. Bus-bus itu melintasi jalan Tol Dalam Kota dan jalur reguler.

Bus APTB dari arah Cawang menuju Semanggi melintasi Tol Dalam Kota. Tak ada bus yang melintas di Jalan Jen­deral Gatot Subroto. Bus-bus APTB tersebut antara lain rute Cawang – Tanah Abang milik Sinar Jaya, Cibinong – Grogol milik Mayasari Bakti dan Tanah Abang – Bekasi milik Mayasari Bhakti.

Meski melintas di tol, bus APTB masih penuh penum­pang. Sedangkan dari arah sebaliknya, Semanggi ke Ca­wang, bus APTB melintas di jalur reguler. Bus tersebut antara lain rute Cileungsi – Blok M milik Mayasari Bhak­ti.

Bus itu tampak sepi penum­pang. Selain itu, perubahan lainnya yakni penghapusan nama APTB di badan bus. Bus berwarna biru tersebut tak lagi memakai APTB dan hanya memakai nama peru­sahaan. Sementara itu, para sopir mengeluh lantaran banyak penumpang bus pro­tes. ”Banyak yang protes ka­rena tidak memakai jalur TransJakarta,” kata Manaf sopir APTB jurusan Bekasi- Tanah Abang.

Menurutnya, para penum­pang banyak yang turun se­telah keluar Tol Semanggi di sekitar Komdak, Jakarta Se­latan. Menurut dia, sebelum­nya bus keluar Tol Cawang lalu menggunakan jalur TransJakarta hingga ke Tanah Abang. ”Sekarang setelah keluar Semanggi harus meng­gunakan jalur biasa sampai Tanah Abang,” katanya.

Ia menyayangkan keputusan Pemerintah DKI melarang angkutan tersebut mengguna­kan jalur TransJakarta. Hal itu lantaran akan mengurangi jumlah penggunanya. Ka­rena biasanya bus tersebut menggunakan jalur bebas macet. ”Seperti bus biasa saja. Jadi penumpang makin berkurang, bisanya bawa pe­numpang sampai 40 orang dari Bekasi kini tinggal se­paruhnya,” akunya.

Di Bogor, sejumlah sopir mengaku tetap beroperasi. Salah satunya jurusan Bogor- Grogol. ”Tetap jalan, hanya sekarang tidak boleh masuk jalur busway,” kata sopir bus APTB, Bambang, kemarin. Menurut Bambang, bus yang beroperasi saat ini keluar langsung di pintu tol jurusan yang dituju. Selain itu, seluruh armada bus yang ada di Ci­awi sekarang tak boleh lagi keluar di Tol UKI. ”Cuma jurusan Cililitan saja paling yang masih ke UKI, itu juga busnya cuma tiga,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, APTB tak boleh lagi melintasi bus­way. Kalau melanggar, Dinas Perhubungan dan Transpor­tasi DKI Jakarta diperintahkan mengandangkannya. ”Bukan dihapus, tapi dia nggak boleh masuk busway. Kalau tidak, kandangin,” kata Ahok, ke­marin.

Larangan APTB masuk bus­way lantaran banyaknya la­poran yang menyebut masih seringnya bus-bus APTB melanggar aturan. APTB ke­rap memungut biaya tamba­han dari penumpang yang naik di sepanjang koridor TransJakarta hingga keluar masuk busway untuk menaik­turunkan penumpang.

Selain sebagai bentuk sank­si, dilarangnya APTB masuk busway merupakan upaya mendorong agar operator APTB segera menandatan­gani kontrak rupiah per ki­lometer dengan PT Trans­portasi Jakarta. Larangan itu berlaku mulai Rabu (1/6) kemarin.

Share

Zoom Komputer – Toko Online dari Bogor

336X280PTTokozoom adalah toko online dari Zoom Computer yang merupakan perusahaan supplier yang bergerak di bidang Information Technology (IT) yang berdiri sejak 19 Desember 1998.

Hingga tahun 2012, Zoom Computer telah memiliki 7 (tujuh) cabang yang tersebar di beberapa wilayah di kota Bogor dan sekitarnya, yaitu Dramaga, Cibinong, Plaza Jambu Dua , dan Mangga Dua Square, dengan kantor pusat yang berada di Ruko Taman Yasmin Sektor VI Bogor.

Read more

Share

Berenang di Kolam Renang Hotel Aryaduta Manado

May 17, 2016 by  
Filed under Kota Bogor

Langsung ke photo kolam renang nya saja dulu ya

aryadutahotelkolamrenang

Berbentuk hampir seperti segi 5 dengan jarak panjang 30 meter dan 20 meteran, kolam renang nya di bagi dua kedalaman, yaitu 1,88 meter yang di sebelah kiri dan 1,2 meter yang di sebelah kanan. Ada satu kolam kecil untuk anak anak di sebelah kiri kolam besar. Beberapa tempat duduk dan tenda tersedia di pinggir kolam.

Di sebelah kolam ada gym tempat fitness dengan beberapa treadmill dan barbel. Handuk tersedia dan selama jam operasional 06.00 sd 20.00 tersedia penjaga kolam dan gym. Kadar kaporit lumayan membuat rambut jigrig. Dari samping luar kolam renang kita bisa melihat view pantai manado yag indah, terutama ketika sunset.

Tarif kamar corporate rp. 550 ribu untuk twin bed. Hotel ini berada di samping Mall Electronic Center dan tidak jauh dari kawasan boulevard pantai.

hotel

 

Share

Next Page »